LSM GMBI Temukan Kejanggalan PPDB Online, Warsim Tak Bisa Jawab saat Audensi

- Jurnalis

Senin, 29 Juli 2024 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Audensi antara LSM GMBI dengan Pemkot Bekasi.

Audensi antara LSM GMBI dengan Pemkot Bekasi.

KOTA BEKASI – LSM GMBI Kota Bekasi belum menemui hasil yang baik, ketika melakukan audiensi dengan Dinas Pendidikan Kota Bekasi terkait pelaksanaan PPDB Online yang dinilai pelaksanaannya carut marut.

Audiensi dilaksanakan di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, selepas mereka melaksanakan Aksi Demonstrasi di Gedung di Dinas Pendidikan maupun Pemerintah Kota Bekasi.

“Hasil audiensi tidak memuaskan. Karena ada beberapa pertanyaan-pertanyaan yang seharusnya bisa dijawab namun tidak bisa dijawab,” ucap Sekretaris Distrik LSM GMBI Kota Bekasi Asep Sukarya di lokasi, Senin (29/07/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, addendum yang dituntut oleh LSM GMBI Kota Bekasi adalah bagaimana menyelamatkan anak-anak peserta didik yang sudah terdata di sekolah negeri, namun, tidak sekolah.

Sebab, mereka menemukan adanya kejanggalan bagi anak-anak calon peserta didik yang sudah masuk di salah satu SMP Negeri di Kota Bekasi. Tetapi, saat di sekolah tersebut data sang anak hilang.

“Artinya saya akan investigasi ke beberapa sekolah yang seperti itu. Kasihan nasib anak bangsa, walaupun tadi solusi bagaimana untuk menyelamatkan anak-anak Didik kita yang tidak bisa masuk ke Negeri, lalu dia bisa ke swasta juga tidak bisa. Maka ini tanggung jawab Disdik dalam hal ini Pemkot Bekasi,” jelasnya.

LSM GMBI Kota Bekasi juga berkomitmen untuk membantu Dinas Pendidikan dengan melakukan penyisiran bagi warga masyarakat yang belum mendapatkan sekolah, agar bisa sekolah di sekolah swasta.

“Walaupun itu di sekolah swasta kita akan dorong. Tapi dengan satu catatan yang paling penting, jangan
sampai dibebani oleh biaya-biaya yang tinggi, karena dikhawatirkan pada hari ini ketika anak didik ini masuk terlambat biasanya ditekan biayanya oleh pihak swasta untuk bayar sekian,” sambungnya.

“Komitmen Pj Wali kota juga sudah jelas bahwa jangan sampai pihak swasta ini membebani dengan biaya-biaya yang tak terduga itu yang paling penting,” tambahnya.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Warsim Suryana mengatakan bahwa tahapan pelaksanaan PPDB Online di Kota Bekasi pada Tahun 2024 – 2025 telah selesai.

Adapun, hasil rombongan pembelajaran (Rombel) yang disepakati antara Pemerintah Daerah dengan pihak Badan Musyarawah Perguruan Swasta (BMPS) melalui hasil MOU berada di angka 40 siswa per setiap rombel. Dari sebelumnya hasil kesepakatan Perwal di PPDB Online hanya menyepakati di angka 32 siswa per Rombel.

“Terkait dengan tambahan itu kita karena pertama ada MOU dengan BMPS, kedua masih banyak kebutuhan warga masyarakat yang belum tertampung. Sehingga aspirasi itu dari masyarakat dan yang lain itu kita tampung. Cuma sekali lagi, Pemerintah Kota Bekasi belum mampu menyediakan sarana prasarana yang seluruhnya harus tertampung,” katanya secara terpisah ketika diwawancarai.

Sebab, kata dia apabila ada para calon peserta didik yang sudah tidak bisa diterima di Sekolah Negeri. Bisa melanjutkan untuk bersekolah ke sekolah swasta, karena bilamana seluruh siswa ditampung secara menyeluruh di sekolah Negeri. Tentu kualitas pendidikan juga akan turut berdampak.

“Karena disitu juga kita berikan kesempatan kepada swasta untuk menampung mana kala siswa yang tidak masuk negeri bisa masuk swasta,” ujarnya berkelit.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tolak Parkir Berbayar GGC, Warga Desak Pemkot Bekasi Ambil Alih Fasum
Rupiah Anjlok, DKPPP Jamin Stok Kedelai Kota Bekasi Aman
Bahaya! JPO Curam Tol Bekasi Barat Dibiarkan Terbengkalai Tunggu Proyek Sky Train
16 Ribu Calon Siswa Serbu SPMB Kota Bekasi 2026, Daya Tampung SMPN Terbatas!
Rupiah Tembus Rp17.667! Harga Pangan Kota Bekasi Terancam Naik
Proyek Wisata Air Kalimalang Bekasi Molor, Ini Penyebab dan Progresnya
Surati Mensesneg, Pemkot Bekasi Tagih Banpres Flyover Bulak Kapal
Evaluasi BUMD Pemkot dan Pemkab Bekasi: Skill Manajerial Tersandera Loyalitas Buta
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:04 WIB

Tolak Parkir Berbayar GGC, Warga Desak Pemkot Bekasi Ambil Alih Fasum

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:22 WIB

Rupiah Anjlok, DKPPP Jamin Stok Kedelai Kota Bekasi Aman

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:15 WIB

Bahaya! JPO Curam Tol Bekasi Barat Dibiarkan Terbengkalai Tunggu Proyek Sky Train

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:26 WIB

Rupiah Tembus Rp17.667! Harga Pangan Kota Bekasi Terancam Naik

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:01 WIB

Proyek Wisata Air Kalimalang Bekasi Molor, Ini Penyebab dan Progresnya

Berita Terbaru

Petugas DKPPP Kota Bekasi saat memantau stabilitas ketersediaan dan harga kedelai impor di salah satu pasar tradisional di wilayah Kota Bekasi. Meskipun tren kurs Rupiah terpantau melemah terhadap Dolar AS, pasokan bahan baku tempe dan tahu untuk pelaku UMKM dipastikan tetap dalam kondisi aman, Kamis (21/05/2026). (Ilustrasi/RakyatBekasi.Com)

Bekasi

Rupiah Anjlok, DKPPP Jamin Stok Kedelai Kota Bekasi Aman

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:22 WIB

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, Rudy Heryansah, saat memberikan keterangan resmi terkait pengawasan dan rencana kenaikan Dana Hibah RW se-Kota Bekasi. (Foto: Istimewa/RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

Hibah RW Bekasi Naik Rp150 Juta, DPRD Ingatkan Celah Korupsi

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:35 WIB

Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Kota Bekasi, Wildan Faturrahman, saat memberikan keterangan pers terkait desakan kepada Dinas Pendidikan untuk memitigasi paparan judi online pada anak, bertempat di Gedung DPRD Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur, Kamis (21/05/2026).

Parlementaria

Darurat Judol Anak, DPRD Kota Bekasi Desak Disdik Bertindak

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:04 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x