Hari ke Empat Sortir, Ratusan Lembar Surat Suara DPR RI Rusak

- Jurnalis

Kamis, 11 Januari 2024 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sejumlah petugas tampak sedang melipat surat suara untuk pelaksanaan Pemilu 2024.

sejumlah petugas tampak sedang melipat surat suara untuk pelaksanaan Pemilu 2024.

KOTA BEKASI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi melaporkan sebanyak ratusan logistik surat suara Pemilu 2024 rusak saat dilakukan penyortiran oleh petugas, menjelang pelaksanaan Pemilu 2024. Ketua KPU Kota Bekasi Ali Syaifa mengatakan, ratusan suara tersebut diantaranya terhitung sejak tiga hari terakhir melalui penyortiran maupun proses lipat pada surat suara.
“Ya di hari pertama kurang lebih ada 399 surat suara yang rusak, hari kedua ada 132 lembar. Kan sebenarnya masih kita pilah kan mana yang masuk dalam kategori rusak oleh petugas sortir lipat. Nanti kita sortir ulang kembali apakah masih batas toleransi atau engga,” ucap Ali kepada rakyatbekasi, Kamis (11/01/2024).
Ratusan surat suara rusak tersebut, kata Ali, terjadi pada Surat Suara DPR RI.
“Dengan penemuan surat suara rusak, itu bentuk kehati-hatian dari petugas sortir. Sekaligus posisi rusak surat suara tidak berasal dari Gudang Logistik, melainkan berasal dari pabrik,” ujarnya.
Ali menyebutkan bahwa ratusan surat suara yang rusak tersebut di antaranya adalah nama caleg yang kecipratan tinta sehingga tidak dapat terbaca.
“Dan, Itu kita kategorikan pada saat dilakukan pengecekan.Jadi memang yang rusak itu bawaan dari pabrik, bukan pada saat sortir di gudang. Ya namanya pencetakan massal kan ada aja, hasil cetak yang kurang sempurna itu yang kita pisahkan dalam masuk kategori rusak,” ungkap Ali.
Terkait surat suara rusak ini, lanjut Ali, KPU Kota Bekasi juga sudah melaporkan kepada pimpinan agar dari ratusan suara suara yang mengalami kerusakan agar segera digantikan sebelum pelaksanaan pemilu 2024. “Setiap hari kita selalu memberikan laporan kepada pimpinan, jadi yang rusak-rusak udah otomatis terdata, sementara baru surat suara DPR RI yang rusak,” tutupnya. (DAP)

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!
Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar
4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem
Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi
GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi
JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda
Lelang Supercar EDC Cash Kejari Kota Bekasi Tembus Belasan Miliar
Abaikan Warga, Izin Operasional RS Budi Lestari Terancam Ditunda
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:51 WIB

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:18 WIB

Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:07 WIB

4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00 WIB

GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:16 WIB

JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda

Berita Terbaru

Sejumlah pengendara sepeda motor dan petugas tampak menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di salah satu perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Mengantisipasi kemacetan imbas proyek DDT Bekasi-Cikarang pada 2027, DPRD mendesak Pemkot Bekasi segera memetakan lokasi perlintasan rawan dan menyiapkan jalur alternatif. (Foto: RakyatBekasi.Com).

Parlementaria

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Suasana jalur perlintasan rel kereta api di wilayah stasiun kawasan Bekasi dilihat dari area peron pejalan kaki. Pembangunan lanjutan Double-Double Track (DDT) rute Bekasi-Cikarang yang ditargetkan bergulir pada 2027 dipastikan akan berimbas pada perlintasan sebidang dan berpotensi membebani APBD untuk pembebasan lahan. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x