Indonesia Jadi Salah Satu Negara Pendiri WAICO, Bidik Potensi Ekonomi USD 366 Miliar

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat pertemuan dengan dua perusahaan teknologi global asal Tiongkok, yakni Huawei dan ByteDance di sela acara kunjungan kerja ke Shanghai, Tiongkok.(Foto: Dok-Kemenko Perekonomian)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat pertemuan dengan dua perusahaan teknologi global asal Tiongkok, yakni Huawei dan ByteDance di sela acara kunjungan kerja ke Shanghai, Tiongkok.(Foto: Dok-Kemenko Perekonomian)

Indonesia resmi menjadi negara pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO) untuk memperkuat posisi dalam tata kelola teknologi global. Langkah strategis ini bertujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi digital nasional dan memberikan akses utama bagi Indonesia dalam merumuskan kebijakan kecerdasan buatan di tingkat internasional.

Keterlibatan ini diproyeksikan memberikan dampak ekonomi yang signifikan dengan potensi nilai mencapai 366 miliar dolar AS pada tahun 2030. Inisiatif ini juga mendukung penguatan kerja sama ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara guna memastikan Indonesia tetap kompetitif dalam persaingan teknologi masa depan.

​Pemerintah Republik Indonesia secara resmi mengukuhkan posisinya sebagai salah satu negara pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keputusan strategis ini diambil guna mengakselerasi pertumbuhan ekonomi digital nasional di tengah ketatnya persaingan teknologi global.

Keikutsertaan dalam organisasi kecerdasan buatan internasional ini dinilai menjadi momentum krusial bagi masa depan perekonomian Tanah Air.

​Peluang Emas Ekonomi Digital Lewat Organisasi AI Global

​Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa langkah diplomasi teknologi ini membuka ruang luas bagi percepatan ekonomi digital.

Keterlibatan langsung di garis depan memberikan daya tawar politik dan ekonomi yang tinggi bagi Indonesia.

​”Sebagai pendiri, Indonesia memiliki kesempatan emas untuk berkontribusi nyata dalam kebijakan, dalam pengembangan tata kelola global, serta ikut aktif dalam kelembagaan WAICO sendiri,” kata Airlangga Hartarto kepada dalam konferensi pers di Shanghai, China, Sabtu (18/07/2026).

​Mengapa Keikutsertaan RI di WAICO Sangat Krusial?

​Status Indonesia sebagai perintis (founder) memberikan keuntungan mutlak di konstelasi internasional.

Kebijakan adaptif ini sekaligus menjadi wujud implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto yang diputuskan dalam Rapat Terbatas pada awal pekan lalu, tepatnya 13 Juli 2026.

​”Karena dengan menjadi founder, kita tentu mempunyai akses pertama terhadap seluruh pembicaraan mengenai perkembangan daripada AI itu sendiri,” ungkap Airlangga menambahkan.

​Apa Dampak AI Terhadap Nilai Ekonomi ASEAN?

​Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) diprediksi akan mengubah peta kekuatan ekonomi secara masif.

Hal ini juga beririsan erat dengan penguatan kerja sama digital kawasan Asia Tenggara lewat pilar Digital Economy Framework Agreement (DEFA). Proyeksi nilai ekonomi dari teknologi masa depan ini menunjukkan eskalasi yang fantastis:

  • ​Nilai ekonomi dari pemanfaatan AI diperkirakan menembus angka USD 130 miliar pada 2026.
  • ​Angka tersebut diproyeksikan terus melonjak tajam menjadi USD 366 miliar pada 2030.
  • ​Valuasi ekonomi digital di kawasan ASEAN diproyeksikan naik dua kali lipat, dari USD 1 triliun menjadi USD 2 triliun.

​”Karena AI ini salah satu yang merupakan game changer ke depan, dan tidak ada satu negara pun yang di depan. Jadi dengan demikian kita bisa maju bersama-sama dengan berbagai negara lain,” tutur Menko Perekonomian tersebut.

​Keterlibatan RI di garis depan teknologi AI ini diharapkan tidak sekadar berhenti pada kebanggaan diplomasi elit, melainkan harus ditopang dengan pemerataan infrastruktur digital hingga ke tingkat daerah, tak terkecuali di wilayah administratif seperti Kota dan Kabupaten Bekasi.

​Bagaimana pendapat Anda tentang langkah berani Indonesia menjadi pendiri organisasi AI global ini? Bagikan pendapat kritis Anda di kolom komentar dan terus bagikan artikel ini! Simak juga dinamika kebijakan, ekonomi, dan berita terkini lainnya hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Modus Pemerasan Koruptor, Dugaan Korupsi Febrie Ardiansyah dan Yusuf Ateh Wajib Diusut Tuntas
Resmi Naik! Pertamina Kerek Harga BBM Non Subsidi per 1 September 2026
Jangan Asal Packing! Aturan Bagasi Garuda Indonesia Dirombak Mulai 1 September 2026, Ini Rinciannya
Ujian Berat Transisi Energi, Mampukah PLTS 100 GWp Beri Efisiensi Subsidi Rp73,9 Triliun?
Kritik Keras PA GMNI: Jabatan Publik Bukan Hadiah Politik!
Visualisasi Ngeri Utang Indonesia Rp10.000 Triliun: Butuh 5.000 Truk Sepanjang 60 Km!
Pemerintah Resmi Larang Orang Kaya Beli BBM Subsidi Pertalite
Tiga Skema Mendagri Amankan Gaji PPPK, Pemda Dilarang PHK!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:05 WIB

Viral Modus Pemerasan Koruptor, Dugaan Korupsi Febrie Ardiansyah dan Yusuf Ateh Wajib Diusut Tuntas

Selasa, 1 September 2026 - 02:15 WIB

Resmi Naik! Pertamina Kerek Harga BBM Non Subsidi per 1 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:09 WIB

Jangan Asal Packing! Aturan Bagasi Garuda Indonesia Dirombak Mulai 1 September 2026, Ini Rinciannya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:37 WIB

Ujian Berat Transisi Energi, Mampukah PLTS 100 GWp Beri Efisiensi Subsidi Rp73,9 Triliun?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Kritik Keras PA GMNI: Jabatan Publik Bukan Hadiah Politik!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x