Inovasi ‘Betel Leaf Empowerment Hub’ Sabet Tiga Penghargaan, Ini Daftarnya

- Jurnalis

Minggu, 11 Agustus 2024 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Budidaya tanaman sirih (Piper betle L.), mengelola bank sampah, dan mengolah hasil budidaya daun sirih menjadi produk bernilai ekonomi.

Budidaya tanaman sirih (Piper betle L.), mengelola bank sampah, dan mengolah hasil budidaya daun sirih menjadi produk bernilai ekonomi.

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat melalui SHAFTHI (Soekarno-Hatta Fuel Terminal & Hydrant Installation) mengembangkan inovasi Betel Leaf Empowerment Hub dalam program Kampung Sirih yang merupakan program CSR (Corporate Social Responsibility) atau TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Bersama dengan Pertamina Patra Niaga, masyarakat RW 03 yang tergabung dalam kelompok Ibu Kreasi Olahan Sirih (Ibu KOS) yang kemudian berkembang menjadi Kelompok Kampung Sirih Mekarsari ini menjalankan program TJSL Kampung Sirih sejak tahun 2021 dengan memberdayakan masyarakat untuk melakukan budidaya tanaman sirih (Piper betle L.), mengelola bank sampah, dan mengolah hasil budidaya daun sirih menjadi produk bernilai ekonomi.

Di tahun ke-4 dilaksanakannya program ini, Pertamina Patra Niaga bersama dengan kelompok Kampung Sirih Mekarsari mengembangkan inovasi Betel Leaf Empowerment Hub yang merupakan inisiatif pemberdayaan Kampung Sirih Mekarsari dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan kelompok rentan dengan menggunakan sistem “hub”.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun inovasi ini berfokus pada pemanfaatan daun sirih sebagai bahan baku dan diubah menjadi produk olahan seperti Batik Ecoprint dengan Motif Sirih, Keripik Sirih, Teh SIJALE (Sirih Jahe Lemon), Sabun Sirih, dan Pestisida. Oleh karena itu, program ini memberikan arti yang besar bagi warga sekitar.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan, menjelaskan bahwa program TJSL yang dilaksanakan oleh SHAFTHI ini merupakan wujud komitmen Pertamina Patra Niaga dalam mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs) serta perubahan yang positif dan berkelanjutan.

Betel Leaf Empowerment Hub merupakan hasil inovasi yang muncul dari masyarakat melalui program TJSL yang dilaksanakan bersama Pertamina Patra Niaga di sekitar wilayah operasional SHAFTHI sejak tahun 2021 lalu. Pertamina terus berkomitmen menjalankan program TJSL yang sejalan dengan capaian SDGs. Dalam Program Kampung Sirih Mekarsari ini, kami harapkan dapat mendukung capaian SDGs poin 8 dan poin 12 sehingga dapat terealisasi upaya nyata peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal dan pelestarian lingkungan berkelanjutan,” papar Eko.

Program ini berhasil menciptakan lapangan kerja, peningkatan perekonomian lokal serta pemberdayaan perempuan dan kelompok rentan yang selaras dengan SDGs Poin 8.

Melalui pemanfaatan potensi daun sirih, pola produksi dan konsumsi yang terjadi di kampung Mekarsari juga semakin meningkat dan hal ini selaras dengan SDGs Poin 12.

“Kami akan terus mendukung inisiatif-inisiatif yang membawa perubahan positif dan berkelanjutan, serta memperkuat komitmen kami dalam tanggung jawab sosial dan lingkungan seperti yang dilaksanakan di SHAFTHI melalui program Kampung Sirih Mekarsari ini,” tambah Eko.

Sebelumnya, program Kampung Sirih Mekarsari ini mendapatkan pengakuan di tingkat internasional dengan memperoleh penghargaan Silver Winner untuk kategori ‘The Best CSR‘ dalam ajang The 16th Annual Global CSR & ESG Summit & Awards 2024 di Vietnam.

Di tahun 2021, RW 03 Kelurahan Mekarsari juga ditetapkan sebagai Lokasi Program Kampung Iklim (PROKLIM) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan meraih Kategori Utama.

Di tahun 2024, melalui inovasi Betel Leaf Empowerment Hub, program Kampung Sirih Mekarsari kembali mendapatkan penghargaan Platinum Winner dalam kategori Inovasi Sosial dalam ajang Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2024 yang diselenggarakan di Nusa Dua, Bali pada akhir Juli lalu.

Selain itu, SHAFTHI juga memperoleh penghargaan Gold Winner untuk kategori Aspek Non B3 serta Silver Winner untuk kategori Aspek Kehati, Aspek B3, dan Aspek Energi dalam ajang yang merupakan bentuk apresiasi dari PT SUCOFINDO (Superintending Company of Indonesia) kepada pelaku usaha di Indonesia yang telah menunjukkan inovasi di bidang lingkungan dan sosial.

SHAFTHI Manager, Ridwan, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang telah dilaksanakan di wilayah operasionalnya demi mencapai kesejahteraan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Kami sangat bangga dan bersyukur atas penghargaan yang diberikan kepada program Betel Leaf Empowerment Hub. Program ini bukan hanya tentang peningkatan ekonomi, tetapi juga tentang memberdayakan masyarakat, terutama kelompok rentan, untuk mencapai kesejahteraan yang lebih baik. Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus berinovasi dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat,” tutup Ridwan.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasang CCTV AI dan Internet Cepat, ​PT Link Net Tbk Kuasai Jaringan Infrastruktur Digital Kawasan EJIP
Pengumuman
Bukti Nyata Inklusivitas, Alfamidi Bekasi Santuni Siswa SLB
Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri, MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang
Gila! Sindikat Scamming Rampok Uang Warga Republik Indonesia Rp9,1 Triliun Tiap Hari
Kulineran Bikin Kantong Jebol? Pakuwon Mall Bekasi Hadirkan Dining Cashback Hingga 50 Persen
Gemerlap Panggung Buntung! Promotor NPF Digugat PKPU Rp3,5 Miliar
Jalan ‘Aspal’ Berbahan Baku Ban Bekas: Inovasi Infrastruktur Masa Depan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 01:01 WIB

Pasang CCTV AI dan Internet Cepat, ​PT Link Net Tbk Kuasai Jaringan Infrastruktur Digital Kawasan EJIP

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:59 WIB

Pengumuman

Selasa, 21 April 2026 - 14:56 WIB

Bukti Nyata Inklusivitas, Alfamidi Bekasi Santuni Siswa SLB

Kamis, 16 April 2026 - 09:44 WIB

Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri, MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang

Kamis, 16 April 2026 - 04:36 WIB

Gila! Sindikat Scamming Rampok Uang Warga Republik Indonesia Rp9,1 Triliun Tiap Hari

Berita Terbaru

Sejumlah pengendara sepeda motor dan petugas tampak menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di salah satu perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Mengantisipasi kemacetan imbas proyek DDT Bekasi-Cikarang pada 2027, DPRD mendesak Pemkot Bekasi segera memetakan lokasi perlintasan rawan dan menyiapkan jalur alternatif. (Foto: RakyatBekasi.Com).

Parlementaria

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Suasana jalur perlintasan rel kereta api di wilayah stasiun kawasan Bekasi dilihat dari area peron pejalan kaki. Pembangunan lanjutan Double-Double Track (DDT) rute Bekasi-Cikarang yang ditargetkan bergulir pada 2027 dipastikan akan berimbas pada perlintasan sebidang dan berpotensi membebani APBD untuk pembebasan lahan. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x