Jelang Kabar Bebas Bersyarat, Kediaman Rahmat Effendi di Pekayon Tampak Lengang

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana gerbang kediaman Eks Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, di Jalan Ketapang Raya, Kelurahan Pekayon Jaya yang terpantau tertutup rapat dan sepi aktivitas, Selasa (27/01/2026).

Suasana gerbang kediaman Eks Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, di Jalan Ketapang Raya, Kelurahan Pekayon Jaya yang terpantau tertutup rapat dan sepi aktivitas, Selasa (27/01/2026).

Poin Utama:

  • Isu Kebebasan: Mencuat kabar Eks Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi (Pepen), akan segera menghirup udara bebas.
  • Pantauan Lokasi: Kediaman pribadi di Jalan Ketapang Raya, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, terpantau sepi tanpa aktivitas penyambutan.
  • Status Terkini: Belum ada pernyataan resmi (rilis) dari Ditjenpas maupun pihak keluarga terkait detail waktu pembebasan.

​Kabar mengenai akan bebasnya Eks Wali Kota Bekasi periode 2012–2022, Rahmat Effendi, mulai santer terdengar di kalangan publik.

Namun, pantauan langsung di kediaman pribadinya di Perumahan Permata Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan, justru menunjukkan suasana yang lengang tanpa tanda-tanda persiapan khusus pada Selasa (27/01/2026) pagi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Bagaimana Suasana Terkini di Rumah Rahmat Effendi?

​Berdasarkan pantauan Jurnalis RakyatBekasi.Com di lokasi, situasi di Jalan Ketapang Raya, RT 001 RW 018, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, tampak sangat tenang.

Rumah yang didominasi warna cokelat, kuning, dan krem tersebut tidak menunjukkan adanya aktivitas keluar-masuk tamu maupun kerabat.

​Pagar tinggi yang membatasi area kediaman politisi senior Partai Golkar tersebut tertutup rapat dari berbagai sisi.

Hingga pukul 09.54 WIB, tidak terlihat adanya tenda, karangan bunga, atau persiapan penyambutan yang biasanya lazim dilakukan saat seorang tokoh publik kembali ke lingkungannya.

​Apakah Sudah Ada Konfirmasi Resmi Terkait Pembebasan Pepen?

​Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi yang diterbitkan oleh pihak berwenang. Baik Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) maupun pihak keluarga belum memberikan rilis pers terkait status hukum terkini maupun jadwal pasti pembebasan pria yang akrab disapa Pepen tersebut.

​Informasi yang beredar di lapangan masih bersifat tentatif, mengingat prosedur pembebasan narapidana tindak pidana korupsi memerlukan proses administrasi yang ketat.

​Apa Kasus yang Menjerat Mantan Wali Kota Bekasi Tersebut?

​Sebagai konteks, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Rahmat Effendi sebagai tersangka melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang mengguncang Pemkot Bekasi pada 5 Januari 2022 lalu.

​Sosok yang sempat dijuluki “Bapak Pembangunan” Kota Bekasi ini tersandung kasus dugaan suap yang melibatkan:

  • ​Pengadaan barang dan jasa.
  • ​Jual beli jabatan di lingkungan Pemkot Bekasi.

​Kasus ini menjadi salah satu sejarah kelam bagi birokrasi di Kota Bekasi, yang kemudian mengubah peta politik lokal secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

​Tim redaksi RakyatBekasi.Com akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan menunggu konfirmasi resmi dari pihak terkait mengenai status pembebasan Rahmat Effendi.

Punya informasi terbaru seputar peristiwa di lingkungan Anda? Hubungi Redaksi RakyatBekasi.Com melalui saluran pengaduan kami.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!
Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar
4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem
Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi
GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi
JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda
Lelang Supercar EDC Cash Kejari Kota Bekasi Tembus Belasan Miliar
Abaikan Warga, Izin Operasional RS Budi Lestari Terancam Ditunda
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:51 WIB

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:18 WIB

Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:07 WIB

4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00 WIB

GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:16 WIB

JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda

Berita Terbaru

Sejumlah pengendara sepeda motor dan petugas tampak menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di salah satu perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Mengantisipasi kemacetan imbas proyek DDT Bekasi-Cikarang pada 2027, DPRD mendesak Pemkot Bekasi segera memetakan lokasi perlintasan rawan dan menyiapkan jalur alternatif. (Foto: RakyatBekasi.Com).

Parlementaria

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Suasana jalur perlintasan rel kereta api di wilayah stasiun kawasan Bekasi dilihat dari area peron pejalan kaki. Pembangunan lanjutan Double-Double Track (DDT) rute Bekasi-Cikarang yang ditargetkan bergulir pada 2027 dipastikan akan berimbas pada perlintasan sebidang dan berpotensi membebani APBD untuk pembebasan lahan. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x