Poin Utama:
- Identitas Pasien: Sepasang suami istri lansia asal Kecamatan Jatiasih, Yusuf Hakim Azis (74) dan Maryam Abu Bakar Ibrahim (68), dirawat di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid (CAM).
- Kondisi & Penyebab: Jemaah yang tergabung dalam Kloter JKS 01 ini dirujuk langsung dari Bandara Soekarno-Hatta pada 2 Juni 2026 karena kelelahan ekstrim, demam, dan ISPA.
- Target Kepulangan: Berdasarkan pemeriksaan tim medis pada Rabu (03/06/2026), kondisi keduanya sudah membaik dan direncanakan pulang ke rumah besok, Kamis (04/06/2026).
Sebanyak dua jemaah haji asal Jatiasih, Kota Bekasi, terpaksa dilarikan dan menjalani perawatan intensif di RSUD CAM akibat kelelahan parah usai menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Pasangan suami istri (Pasutri) tersebut langsung dirujuk dari Bandara Soekarno-Hatta setibanya di tanah air bersama Kloter JKS 01 pada Selasa (02/06/2026).
Hingga Rabu (03/06/2026), kondisi kesehatan keduanya terus dipantau secara ketat dan mendapatkan perhatian serius dari jajaran Pemkot Bekasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berikut rincian lengkap mengenai kondisi kedua jemaah haji lansia tersebut yang diolah dari liputan langsung di RSUD CAM Bekasi:
Siapa Jemaah Haji Bekasi yang Dirawat di RSUD CAM Pascahaji?
Jemaah haji Kota Bekasi yang kini dirawat di RSUD CAM adalah pasangan suami istri dari Kecamatan Jatiasih.
Mereka teridentifikasi sebagai Yusuf Hakim Azis yang berusia 74 tahun dan istrinya, Maryam Abu Bakar Ibrahim yang berusia 68 tahun.
Keduanya merupakan jemaah yang bernaung di bawah KBIHU Al-Azhar. Jemaah lansia ini menjadi prioritas pemantauan kesehatan karena faktor usia dan rentannya kelelahan fisik pascaperjalanan jauh.
Kenapa Jemaah Haji Jatiasih Ini Harus Masuk RSUD Kota Bekasi?
Yusuf Hakim Azis dan Maryam Abu Bakar Ibrahim harus masuk RSUD CAM Kota Bekasi karena mengalami diagnosa kelelahan ekstrim pascaproses ibadah haji dan perjalanan pulang.
“Kementerian Agama (Kemenag) menjenguk jemaah haji Kloter JKS 01. Ada dua jemaah yang langsung dirujuk ke RSUD CAM dari Bandara Soekarno-Hatta menggunakan ambulans,” kata Kepala Kemenag Kota Bekasi Rian Fauzi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di lokasi, Rabu (03/06/2026).
Rian menjelaskan diagnosis tim dokter menunjukkan mereka kelelahan parah selama perjalanan arah pulang.
Kondisi ini diperjelas oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Bekasi, Agus Harpa, yang menyebut adanya gejala fisik lain yang menyertai kelelahan tersebut.
“Alhamdulillah kami dari perwakilan Pemkot Bekasi menjenguk beliau. Ternyata sakitnya memang ada demamnya, kalau batuk pilek itu yang namanya ibadah haji pulang ibadah haji biasanya kecapean, itu penyakit biasa bawaan dari sana,” ujar Agus Harpa secara terpisah kepada RakyatBekasi.Com, Rabu (03/06/2026). Pemkot Bekasi memastikan keduanya mendapatkan perawatan terbaik untuk pemulihan optimal.
Kapan Jemaah Haji yang Sakit Ini Bisa Pulang ke Rumah?
Jemaah haji yang sedang sakit di RSUD CAM ini direncanakan dapat segera pulang ke kediamannya masing-masing pada hari Kamis besok (04/06/2026).
Kepastian ini disampaikan oleh Agus Harpa setelah melihat perkembangan terbaru hasil pemeriksaan tim kesehatan di rumah sakit.
“Alhamdulillah kedua jemaah ini sudah cukup membaik, Kemungkinan besok udah bisa pulang para pasien ini ke rumahnya,” tutur Agus Harpa optimistis.
Pemkot Bekasi berkomitmen memberikan dukungan moral, yang juga ditegaskan oleh Rian Fauzi sebagai wujud rasa empati kepada jemaah haji, baik yang sakit maupun yang sudah meninggal dunia dalam pelaksanaan haji tahun 2026 ini.
Kesehatan jemaah haji pascakepulangan menjadi prioritas monitoring bagi Pemerintah Kota Bekasi, terutama pada kloter-kloter awal yang membawa banyak lansia.
Kasus kelelahan ekstrim ini diharapkan menjadi evaluasi untuk penanganan kesehatan jemaah di Kloter berikutnya.
Bagikan berita ini untuk menginformasikan kondisi terkini jemaah haji Kota Bekasi yang baru tiba. Berikan doa terbaik di kolom komentar untuk kesembuhan optimal para jemaah lansia.







