Mutasi Pejabat Pemkot Bekasi Tertunda, Komitmen ‘The Right Man on The Right Place’ Jadi Alasan Utama

- Jurnalis

Selasa, 29 Juli 2025 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bekasi, Hudi Wijayanto.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bekasi, Hudi Wijayanto.

Rencana perombakan besar-besaran atau rotasi mutasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi kembali mengalami penundaan. Sempat dijadwalkan pada Juli, proses ini kini ditargetkan akan dilaksanakan pada Agustus 2025.

Alasan utama di balik kelambanan ini adalah komitmen kuat Pemkot Bekasi untuk menerapkan Sistem Merit secara ketat, demi menempatkan figur profesional yang tepat di setiap posisi.

Akibatnya, puluhan jabatan strategis mulai dari eselon II hingga lurah saat ini mengalami kekosongan, yang sementara diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komitmen pada Sistem Merit dan Profesionalisme

Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menegaskan bahwa penundaan ini bukanlah tanpa alasan. Menurutnya, Pemkot Bekasi di bawah kepemimpinannya bersama Wali Kota tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan krusial terkait penempatan pejabat.

“Memang kita akan terus melakukan itu, bersama Pak Wali Kota sedang menyiapkan bahwasanya kita akan melakukan the right man in the right place. Jadi penempatan orang yang profesional,” ucap Abdul Harris Bobihoe saat ditemui beberapa waktu lalu, Senin (26/05/2025).

Ia menambahkan, tujuan utama dari rotasi mutasi ini adalah menempatkan aparatur yang tidak hanya kompeten, tetapi juga mampu mengembangkan posisinya untuk satu tujuan utama, yaitu menyejahterakan masyarakat Kota Bekasi.

“Kenapa agak lama dikit? Ya, kita sedang menata. Agar betul-betul mereka yang duduk di situ adalah orang-orang yang tepat, orang yang punya keahlian dan skill di dalam bidang yang dia punya,” tambahnya.

Puluhan Jabatan Eselon Strategis Kosong

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bekasi, Hudi Wijayanto, membenarkan adanya kekosongan di berbagai tingkatan, sehingga kebutuhan untuk segera mengisi posisi definitif menjadi semakin mendesak.

“Eselon II itu ada 7 yang mengalami kekosongan, Eselon III ada lebih dari 5, dan Eselon IV juga banyak yang kosong,” ungkap Hudi kepada rakyatbekasi.com saat ditemui di Stadion Patriot Candrabhaga, Selasa (29/07/2025).

Ia menjelaskan bahwa kekosongan ini salah satunya disebabkan oleh banyaknya pegawai yang memasuki masa purnabakti (pensiun), baik di level pejabat setingkat Kepala Bidang (Kabid) maupun Lurah.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Petugas Gabungan Bongkar Paksa 8 Bangunan Liar di Jalan Nonon Sonthanie Bekasi Timur
Wali Kota Bekasi Lantik 44 Pejabat Administrator dan Pengawas
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Lantik 44 Pejabat Eselon 3 dan 4
Satpol PP Perketat Perbatasan Antisipasi PPKS di Kota Bekasi
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Rotasi 18 Kepala Puskesmas
Disdik Rancang Penerapan Tes Kemampuan Akademik untuk Guru
Investasi Kota Bekasi 2025 Tembus Rp 11,57 Triliun di Tengah Tantangan Ekonomi
Perumda Tirta Bhagasasi Siap Putuskan Kontrak Rekanan Swasta Kontraproduktif

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:57 WIB

Petugas Gabungan Bongkar Paksa 8 Bangunan Liar di Jalan Nonon Sonthanie Bekasi Timur

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:45 WIB

Wali Kota Bekasi Lantik 44 Pejabat Administrator dan Pengawas

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:26 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Lantik 44 Pejabat Eselon 3 dan 4

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:30 WIB

Satpol PP Perketat Perbatasan Antisipasi PPKS di Kota Bekasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:17 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Rotasi 18 Kepala Puskesmas

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca