Netflix Ditinggal Kabur 1,17 Juta Pelanggan Selama 2022

- Jurnalis

Sabtu, 23 Juli 2022 - 05:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Netflix.

Netflix.

Netflix kembali kehilangan 970 ribu pelanggannya pada kuartal II-2022. Sebelumnya pada kuartal I-2022, Netflix kehilangan 200 ribu pelanggan. Dengan demikian, perusahaan layanan streaming itu telah kehilangan 1.17 juta pelanggan selama semester I-2022.

Kini, Netflix mempunyai hampir 221 juta pelanggan. Dengan jumlah ini, perusahaan jasa streaming itu masih mendominasi usaha layanan streaming secara global.

Hilangnya 970.000 pelanggan di kuartal II-2022 itu di bawah perkiraan awal 2 juta pelanggan. Namun, tetap saja pelanggan Netflix berkurang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

”Berat dalam beberapa hal, kehilangan sejuta pelanggan dan untuk mengatakannya sebagai sukses. Namun, kami benar-benar menyiapkan diri dengan sangat lebih baik pada tahun depan,” kata Co-chief and pendiri Netflix, Reed Hastings, dalam paparannya mengutip BBC, Sabtu (23/07/2022).

Dalam paparan pendapatan perusahaan, Netflix memperkirakan akan mendapatkan 1 juta pelanggan baru pada kuartal III-2022. Saham Netflix sedikit naik setelah pengumuman hilangnya 970.000 pelanggan tersebut. Ini mengindikasikan para investor tetap yakin pada prospek usaha Netflix.

Sejumlah analis menyatakan, sekalipun tak seburuk perkiraan, berkurangnya jumlah pelanggan pada kuartal II-2022 tetap saja menjadi tantangan bagi Netflix.

”Berkurangnya pelanggan Nerflix sudah diperkirakan, tetapi tetap menjadi masalah bagi perusahaan yang mengandalkan pendapatan sepenuhnya pada model bisnis berlangganan,” kata analis, Ross Benes.

Siasat Netflix

Benes berpendapat, Netflix mesti menemukan cara untuk mengembangkan bisnis waralaba secara global. Jika tidak, Netflix akan makin kesulitan untuk tetap menjaga posisinya yang selama ini konsisten di depan daripada para pesaingnya.

Para pimpinan Netflix mengatakan, makin banyaknya pelanggan yang membagikan login dan passwords menjadi tantangan yang kian besar bagi perusahaan. Sebab, peluang pendapatan menjadi hilang.

Untuk menyiasatinya, Netflix telah menyiapkan dua strategi. Strategi pertama, menghadirkan langganan Netflix dengan harga murah, tetapi dengan iklan. Opsi berlangganan ini dipastikan bakal hadir pada awal 2023.

Sayangnya, Netflix belum memberikan informasi lebih lanjut soal skema layanan Netflix murah dengan iklan ini. Termasuk belum mengungkap berapa lama durasi iklan yang akan ditampilkan dan berapa harga langganan Netflix dengan iklan tersebut.

Namun, menurut rumor yang beredar, harga langganan paket murah Netflix dengan iklan diprediksi bakal dibanderol dengan harga yang tak jauh berbeda dengan harga langganan Apple TV+ yang sebesar 4,99 dollar AS atau sekitar Rp 73.888.

Strategi yang kedua adalah dengan memungut biaya tambahan bagi pengguna yang berbagi akun dan password dengan pengguna lain yang tidak satu rumah.

Kebijakan ini kabarnya sedang diuji coba oleh Netflix kepada para pengguna di wilayah Amerika Latin, termasuk di Argentina, El Salvador, Guatemala, Honduras, dan Republik Dominika dengan metode yang agak berbeda.

Selain itu Netflix telah berinvestasi terutama pada konten orisinil seperti “Squid Game” dan “Stranger Things” untuk membendung pesaing besar seperti Disney dengan Marvel dan Star Wars.

Rilis “Stranger Things” musim ke-4 membukukan 1,3 miliar jam tayang hanya dalam empat pekan di Netflix. Ini menjadikannya pertunjukan televisi yang paling banyak ditonton di Netflix. (*)


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kurs Rupiah Hari Ini: Ditutup Melemah, Pasar “Wait and See” Jelang RDG BI
Pengamat Prediksi Rupiah Tembus Rp17.100 per Dolar AS Pekan Ini
GMNI Jakarta Timur Desak Menkeu Copot Dirjen Pajak Buntut Dugaan Suap
AS Perketat Syarat Masuk Jelang Piala Dunia 2026, 75 Negara Masuk Daftar Hitam
Waspada Ancaman Mata Kering di Jabodetabek: 41% Warga Terdampak Tanpa Sadar
905 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Bogor Selama Nataru
Revolusi Sepak Bola: FIFA Uji Coba “Wenger Law” dan Aturan Kiper untuk Akhiri Era Offside Milimeter
Kejar Rekor 1.000 Gol, Cristiano Ronaldo: Jika Tidak Ada Cedera Insya Allah

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:31 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini: Ditutup Melemah, Pasar “Wait and See” Jelang RDG BI

Senin, 19 Januari 2026 - 08:40 WIB

Pengamat Prediksi Rupiah Tembus Rp17.100 per Dolar AS Pekan Ini

Senin, 19 Januari 2026 - 04:53 WIB

GMNI Jakarta Timur Desak Menkeu Copot Dirjen Pajak Buntut Dugaan Suap

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:26 WIB

AS Perketat Syarat Masuk Jelang Piala Dunia 2026, 75 Negara Masuk Daftar Hitam

Rabu, 7 Januari 2026 - 21:39 WIB

Waspada Ancaman Mata Kering di Jabodetabek: 41% Warga Terdampak Tanpa Sadar

Berita Terbaru

Tangkapan layar Surat Edaran Nomor 800.1.5/219/BKPSDM.PKA tertanggal 19 Januari 2026.

Bekasi

Wali Kota Bekasi Larang ASN Nikah Siri dan Selingkuh

Rabu, 21 Jan 2026 - 13:58 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca