Operasi Zebra Jaya 2025 Digelar Besok di Kota Bekasi, 9 Pelanggaran Ini Jadi Target Utama Polisi

- Jurnalis

Minggu, 16 November 2025 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Bekasi Kota selama dua pekan ke depan bakal menggelar Operasi Zebra Jaya 2025, mulai Senin 17 November 2025 hingga Minggu, 30 November 2025.

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Bekasi Kota selama dua pekan ke depan bakal menggelar Operasi Zebra Jaya 2025, mulai Senin 17 November 2025 hingga Minggu, 30 November 2025.

BEKASI, RAKYATBEKASI.COM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Bekasi Kota mengumumkan penyelenggaraan Operasi Zebra Jaya 2025.

Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan di wilayah Kota Bekasi.

​Kegiatan ini akan berlangsung serentak selama dua pekan penuh, yang dijadwalkan mulai Senin, 17 November 2025, hingga Minggu, 30 November 2025 mendatang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Fokus Edukasi dan Preventif, Tak Ada Tilang

​Kasubid Bin Ops (KBO) Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Devi Sumardiyono, menjelaskan bahwa operasi kali ini akan lebih mengedepankan pendekatan humanis. Sebanyak 180 personel gabungan akan dilibatkan dalam kegiatan ini.

​”Untuk pelaksanaan Tilang, kami menggunakan langkah preemtif dan preventif yang sifatnya secara edukasi,” jelas AKP Devi Sumardiyono saat dikonfirmasi, Minggu (16/11/2025).

​AKP Devi menegaskan bahwa fokus utama petugas di lapangan adalah memberikan teguran dan imbauan. Tidak akan ada sanksi tilang yang diberikan kepada pelanggar.

​”Kami berupa teguran, agar masyarakat diimbau tetap mengedepankan unsur keselamatan saat berkendara,” ujarnya.

​Tiga Titik Lokasi Operasi Zebra di Kota Bekasi

​Meski bersifat edukatif, operasi ini akan difokuskan pada tiga titik strategis di Kota Bekasi yang dinilai rawan pelanggaran dan memiliki mobilitas tinggi.

​”Adapun melalui pelaksanaan giat operasi, ada 3 lokasi yakni di Jalan Ahmad Yani, Jalan Ir. H. Juanda, dan Jalan KH Noer Ali,” ucap AKP Devi.

​Walaupun demikian, tidak menutup kemungkinan petugas akan melakukan patroli di luar tiga titik utama tersebut untuk mengawasi ketertiban lalu lintas secara menyeluruh.

​9 Pelanggaran Prioritas Target Operasi Zebra Jaya 2025

​Operasi ini akan menyasar sembilan jenis pelanggaran lalu lintas yang dianggap paling sering terjadi dan berpotensi tinggi menyebabkan kecelakaan. Berikut adalah daftar pelanggaran yang menjadi target utama:

​1. Penggunaan Handphone Saat Berkendara

Petugas akan menegur pengemudi, baik roda dua maupun roda empat, yang kedapatan menggunakan ponsel saat kendaraan sedang melaju karena dapat mengganggu konsentrasi.

​2. Pengendara di Bawah Umur

Anak-anak yang belum cukup umur dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) akan menjadi sasaran edukasi, termasuk pemanggilan orang tua.

​3. Pengendara Melawan Arus

Pelanggaran ini dinilai sangat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain, sehingga akan mendapat perhatian khusus.

​4. Pengendara di Bawah Pengaruh Alkohol

Mengemudi dalam keadaan mabuk atau di bawah pengaruh alkohol/obat-obatan terlarang akan ditindak tegas.

​5. Melebihi Batas Kecepatan

Pengendara yang memacu kendaraan di luar batas kecepatan (ngebut) yang ditentukan di ruas jalan tertentu.

​6. Sepeda Motor Berboncengan Lebih dari Satu Orang

Khususnya pengendara sepeda motor yang membawa penumpang lebih dari kapasitas (bonceng tiga atau lebih).

​7. Tidak Memakai Helm SNI atau Sabuk Pengaman

Kelengkapan keselamatan dasar seperti helm berstandar SNI bagi pengendara motor dan safety belt bagi pengemudi mobil.

​8. Kendaraan Tanpa TNKB

Menggunakan kendaraan tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau pelat nomor yang sah.

​9. Plat Nomor Palsu, Rahasia, atau Kedutaan

Penggunaan pelat nomor yang tidak sesuai peruntukannya, termasuk pelat rahasia, kedutaan, atau pelat palsu.

​AKP Devi Sumardiyono mengimbau seluruh masyarakat Kota Bekasi untuk proaktif melengkapi surat-surat dan kelengkapan berkendara sebelum bepergian.

​”Operasi ini bukan untuk mencari-cari kesalahan, tapi untuk keselamatan kita bersama. Mari patuhi aturan lalu lintas demi kenyamanan dan keamanan di jalan,” tutupnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar
4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem
Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi
GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi
JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda
Lelang Supercar EDC Cash Kejari Kota Bekasi Tembus Belasan Miliar
Abaikan Warga, Izin Operasional RS Budi Lestari Terancam Ditunda
Tolak Parkir Berbayar GGC, Warga Desak Pemkot Bekasi Ambil Alih Fasum
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:18 WIB

Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:07 WIB

4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:35 WIB

Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00 WIB

GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:16 WIB

JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda

Berita Terbaru

Sejumlah pengendara sepeda motor dan petugas tampak menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di salah satu perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Mengantisipasi kemacetan imbas proyek DDT Bekasi-Cikarang pada 2027, DPRD mendesak Pemkot Bekasi segera memetakan lokasi perlintasan rawan dan menyiapkan jalur alternatif. (Foto: RakyatBekasi.Com).

Parlementaria

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Suasana jalur perlintasan rel kereta api di wilayah stasiun kawasan Bekasi dilihat dari area peron pejalan kaki. Pembangunan lanjutan Double-Double Track (DDT) rute Bekasi-Cikarang yang ditargetkan bergulir pada 2027 dipastikan akan berimbas pada perlintasan sebidang dan berpotensi membebani APBD untuk pembebasan lahan. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x