Pemilik Kabel Fiber Optik sudah Teridentifikasi, DBMSDA Kota Bekasi Segera Kunjungi Korban

- Jurnalis

Selasa, 23 Januari 2024 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang mahasiswa dari Universitas Bhayangkara Jaya History Cally Power (19) menunjukan luka di lehernya akibat terjerat kabel fiber optik yang melintang jalan.

Seorang mahasiswa dari Universitas Bhayangkara Jaya History Cally Power (19) menunjukan luka di lehernya akibat terjerat kabel fiber optik yang melintang jalan.

Usai mendapatkan pengobatan, Cally berinisiatif melaporkan kejadian malang yang menimpa dirinya Polres Metro Bekasi Kota agar ditindaklanjuti sehingga tidak jatuh korban lagi.

Namun sayang beribu sayang, Cally yang tengah melangkah dengan tenaga yang tersisa untuk melaporkan hal tersebut, malah ditolak oleh petugas polisi yang berjaga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Parahnya lagi, alih-alih memberikan pelayanan, petugas tersebut menyuruhnya untuk mencari tahu sendiri pemilik kabel fiber optik yang menjeratnya.

“Atas kejadian itu saya melaporkan ke pihak kepolisian di Polres Metro Bekasi Kota. Tapi saya ditolak oleh SPKT dan saya malah disuruh untuk mencari sendiri si pemilik kabel yang bergelantungan itu,” ucapnya geram.

“Selain itu, petugas di SPKT juga tidak berani kalau menerima laporan takutnya dituntut balik. Loh Polisi itu melayani masyarakat atau perusahaan sih?,” bebernya.

Atas penolakan tersebut, Cally mengaku sudah terlampau lemas sehingga tidak bisa berbuat banyak.

Namun demikian, Cally mengaku akan mencoba kembali ke Polres Metro Bekasi Kota dengan membawa bukti kabel dari lokasi tempat kejadian.

“Saya berharap para pihak yang memiliki kabel fiber optik di Jalan Candrabhaga, agar segera menertibkan kabel yang bergelantungan di jalan. Begitu juga di tempat-tempat lainnya. Agar tidak ada lagi korban yang mengalami hal seperti saya,” tutupnya. (mar)


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imbas Geliat Ekonomi, 29 Titik Kemacetan Baru Kepung Kota Bekasi
Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!
Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar
4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem
Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi
GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi
JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda
Lelang Supercar EDC Cash Kejari Kota Bekasi Tembus Belasan Miliar
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 09:40 WIB

Imbas Geliat Ekonomi, 29 Titik Kemacetan Baru Kepung Kota Bekasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:51 WIB

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:18 WIB

Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:35 WIB

Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00 WIB

GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi

Berita Terbaru

Sejumlah pengendara sepeda motor dan petugas tampak menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di salah satu perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Mengantisipasi kemacetan imbas proyek DDT Bekasi-Cikarang pada 2027, DPRD mendesak Pemkot Bekasi segera memetakan lokasi perlintasan rawan dan menyiapkan jalur alternatif. (Foto: RakyatBekasi.Com).

Parlementaria

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Suasana jalur perlintasan rel kereta api di wilayah stasiun kawasan Bekasi dilihat dari area peron pejalan kaki. Pembangunan lanjutan Double-Double Track (DDT) rute Bekasi-Cikarang yang ditargetkan bergulir pada 2027 dipastikan akan berimbas pada perlintasan sebidang dan berpotensi membebani APBD untuk pembebasan lahan. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x