Pemkot Bekasi Kaji Usulan Insentif BSIP, Wali Kota Tri Adhianto Ungkap Syarat Pentingnya!

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. (Nano Banana 2)

Ilustrasi. (Nano Banana 2)

Poin Utama:

  • ​Usulan Inisiatif: Komisi 2 DPRD Kota Bekasi mengusulkan pemberian dana insentif bagi pengurus Bank Sampah Induk Patriot (BSIP).
  • ​Respons Pemerintah: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto membuka opsi realisasi insentif, bergantung pada kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
  • ​Target Belum Tercapai: Per April 2026, target 1.000 bank sampah mandiri di Kota Bekasi belum tercapai, sehingga insentif akan berbasis kriteria bertahap.
  • ​Perluasan Manfaat: Jika direalisasikan, dana insentif juga berpotensi diberikan kepada kader Posyandu dan PKK untuk pemerataan kesejahteraan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tengah mengkaji usulan strategis terkait pemberian dana insentif bagi para pengurus Bank Sampah Induk Patriot (BSIP).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga kebersihan lingkungan.

​Wali Kota Bekasi Tri Adhianto tidak menutup opsi terkait pemberian insentif ini. Menurutnya, BSIP memiliki peran yang sangat krusial dalam mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan sampah berbasis lingkungan.

​Wacana ini mengemuka dan mendapat respons positif dari berbagai pihak setelah Ketua Komisi 2 DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, secara resmi melemparkan usulan tersebut kepada eksekutif.

​Peran Krusial BSIP dalam Edukasi Lingkungan

​BSIP selama ini telah menjadi garda terdepan dalam menyukseskan program bank sampah milik Pemkot Bekasi.

Kehadiran mereka tidak hanya sekadar mengelola limbah, tetapi juga mengubah paradigma masyarakat.

​Dengan volume sampah yang terus meningkat, edukasi pemilahan sampah dari rumah menjadi kunci untuk mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA), khususnya TPA Sumurbatu dan TPST Bantargebang.

​Respons Positif Wali Kota Bekasi

​Menanggapi usulan DPRD tersebut, Tri Adhianto menyatakan bahwa proses realisasi insentif akan dikaji secara mendalam.

​”Ya nanti kita lihat saja prosesnya. Mungkin tergantung kepada kemampuan keuangan daerah. Karena yang lebih penting adalah bukan terkait dengan apakah mendapatkan atau tidak, tetapi bagaimana hari ini kontribusi nyata yang sudah diberikan,” ucap Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat ditemui di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (27/4/2026).

​Pernyataan ini menegaskan bahwa Pemkot Bekasi sangat menghargai kontribusi sosial yang telah diberikan oleh para pahlawan lingkungan tersebut.

​Target 1.000 Bank Sampah Mandiri

​Meski sinyal positif telah diberikan, Tri Adhianto mengingatkan bahwa ada sejumlah catatan penting yang harus diselesaikan.

Salah satunya adalah target kemandirian pengelolaan bank sampah di Kota Bekasi yang dilaporkan belum mencapai angka ideal.

​”Targetnya saja belum sampai seribu. Jadi, harus ada kriterianya nih secara step by step,” jelasnya.

​Oleh karena itu, penyaluran insentif kepada BSIP nantinya akan dilakukan secara bertahap dengan kriteria penilaian yang ketat.

​Potensi Perluasan Insentif untuk Posyandu dan PKK

​Menariknya, apabila Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mencukupi dan dana insentif BSIP terwujud, Pemkot Bekasi berencana memperluas cakupan penerima manfaat.

​”Tetapi tidak menutup kemungkinan lah, kalau insentif itu direalisasikan jika keuangan kita memadai. Harus kita kasih juga untuk unsur lain, karena elemen masyarakat yang mengabdi itu banyak,” sambung Tri.

​Ia menyebutkan bahwa kader Posyandu dan anggota Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) juga layak mendapatkan insentif serupa di masa mendatang.

​Tri merujuk pada konsep efisiensi anggaran yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat, yang akrab disapa KDM.

Konsep tersebut berfokus pada pengurangan belanja hibah dan pegawai untuk dialihkan pada program yang berdampak langsung pada masyarakat luas.

​”Kita lihat bagaimana Pak Gubernur Jawa Barat mengurangi belanja-belanja hibah dan pegawai, lebih kepada belanja yang memiliki nilai agar bisa dinikmati bukan hanya segelintir orang, tapi lebih banyak lagi. Konsepnya seperti itu,” pungkasnya.

Bagaimana pendapat Anda tentang rencana Pemkot Bekasi ini? Apakah pemberian insentif akan semakin memotivasi warga untuk peduli terhadap pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar dan jangan lupa bagikan artikel ini agar lebih banyak warga Bekasi yang teredukasi!


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Terima Aset Sitaan KPK Rp3,6 Miliar di Jatiasih, Lahan Bakal Disulap Jadi Polder Air
Rusuh di HNM Jatisampurna: Jam Operasional Dilanggar, Ketegasan Pemkot Bekasi Diuji!
Kebakaran TPST Bantargebang Bikin Warga Panik, Lurah Ciketing Udik Beberkan Dugaan Penyebabnya
Zona 3 TPST Bantargebang Terbakar Akibat El Nino, Pemkot Bekasi Gerak Cepat Pastikan Api Tak Meluas
Kontrak TPST Bantargebang Berakhir 26 Oktober 2026, Ini Langkah Kritis Pemkot Bekasi
Berantas Kabel Semrawut, Wali Kota Bekasi Targetkan Proyek Ducting Bawah Tanah Rampung 3 Tahun
Telan APBD Rp5 Miliar, Progres Pembangunan Wall Climbing Patriot Baru Capai 25 Persen
DPRD Minta Belanja Pegawai Ditekan dan Atasi Krisis Guru, Ini Respons Wali Kota Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:06 WIB

Wali Kota Bekasi Terima Aset Sitaan KPK Rp3,6 Miliar di Jatiasih, Lahan Bakal Disulap Jadi Polder Air

Senin, 14 September 2026 - 11:19 WIB

Rusuh di HNM Jatisampurna: Jam Operasional Dilanggar, Ketegasan Pemkot Bekasi Diuji!

Senin, 14 September 2026 - 10:07 WIB

Kebakaran TPST Bantargebang Bikin Warga Panik, Lurah Ciketing Udik Beberkan Dugaan Penyebabnya

Senin, 14 September 2026 - 09:14 WIB

Zona 3 TPST Bantargebang Terbakar Akibat El Nino, Pemkot Bekasi Gerak Cepat Pastikan Api Tak Meluas

Senin, 14 September 2026 - 09:03 WIB

Kontrak TPST Bantargebang Berakhir 26 Oktober 2026, Ini Langkah Kritis Pemkot Bekasi

Berita Terbaru

Seorang petugas sedang membersihkan logo Gedung KPK. (Foto: antara).

Nasional

Skandal Suap HGB di BPN Kabupaten Bogor: KPK OTT Fahd A Rafiq

Senin, 14 Sep 2026 - 23:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x