Pemkot Terima Rp 100 Miliar dari Pemprov Jabar untuk Penanganan Banjir Kali Bekasi

- Jurnalis

Senin, 7 Juli 2025 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hujan Deras Sejak Minggu Malam, BPBD Catat 12 Titik Banjir di 7 Kecamatan Kota Bekasi.

Hujan Deras Sejak Minggu Malam, BPBD Catat 12 Titik Banjir di 7 Kecamatan Kota Bekasi.

Pemerintah Kota Bekasi akan menerima bantuan anggaran sebesar Rp 100 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat guna mempercepat penanganan banjir di sepanjang aliran Kali Bekasi.

Bantuan ini diberikan sebagai respons atas intensitas curah hujan yang tinggi dan banjir yang berdampak di sejumlah wilayah kota.

Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, dalam arahannya kepada seluruh aparatur pemerintahan saat Apel Pagi di Gedung Plaza Pemkot Bekasi pada Senin (07/07/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama tiga hari berturut-turut, Kota Bekasi menghadapi hujan deras yang menyebabkan genangan di berbagai titik. Saya berterima kasih atas perhatian besar dari Pak Gubernur Jawa Barat. Bahkan tadi malam beliau menelepon langsung menyampaikan keprihatinannya,” ujar Tri.

12 Titik Tergenang, Kiriman Air dari Hulu Menambah Beban

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, sedikitnya 12 titik genangan dan banjir tercatat di tujuh kecamatan setelah hujan deras yang mengguyur Minggu malam (06/07/2025). Selain itu, potensi banjir kiriman dari wilayah Kabupaten Bogor—sebagai daerah hulu—juga menjadi perhatian serius.

“Curah hujan di hulu sangat tinggi, itu memperbesar ancaman banjir kiriman yang melintasi Kali Bekasi,” jelas Tri.

Fokus Program Penanggulangan: Pemetaan, Kolaborasi, dan Optimalisasi

Wali Kota menekankan pentingnya kerja cepat dan terkoordinasi antara seluruh OPD terkait dalam menggunakan dana bantuan ini secara efektif.

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) diminta memetakan dengan cermat titik-titik rawan banjir yang kerap terjadi setiap musim hujan.

“Alat-alat berat akan segera diturunkan. Kita juga akan menjalin kolaborasi dengan Dandim dan Marinir untuk mendukung pelaksanaan teknis di lapangan,” tegasnya.

Selain itu, optimalisasi peralatan dan sumber daya manusia akan diintegrasikan dengan program kerja yang didukung pendanaan yang tepat.

Tri juga menyebut bahwa salah satu kendala utama dalam kapasitas tampung sungai adalah keberadaan tanah timbul, yaitu endapan lumpur yang menyempitkan aliran sungai.

“Tanah-tanah timbul itu harus kita selesaikan. Kalau tidak, kapasitas sungai berkurang, muka air meningkat. Kita harus pastikan setiap program dijalankan sesuai aturan demi kepentingan umum yang lebih besar,” ujar Tri.

Upaya Jangka Panjang untuk Mitigasi Banjir Kota Bekasi

Dalam jangka panjang, Pemkot Bekasi terus mendorong pembangunan sistem pengendalian banjir berbasis peta risiko, penataan daerah aliran sungai (DAS), serta edukasi publik tentang adaptasi terhadap perubahan iklim.

Diharapkan, bantuan dana provinsi ini dapat menjadi momentum mempercepat proyek-proyek strategis infrastruktur anti-banjir, termasuk normalisasi Kali Bekasi dan peningkatan sistem drainase perkotaan.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Hari Santri 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tekankan Pengawasan Ketat dan Keteladanan di Lingkungan Pesantren
Tertibkan Fasilitas Mangkrak, Dishub Kota Bekasi Prioritaskan Halte Jalur Trans Patriot dan Bongkar Halte Sepi
Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Nasib Proyek Sky Train Bekasi dan TOD Rp 78 Miliar Tetap Jalan!
Realisasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai Masih Menggantung di ABT 2027
Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun
Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan
Waspada Sindikat Loker Bodong di Kota Bekasi, BPKN-RI Buka Posko Pengaduan Korban
PKS TPST Bantargebang Berakhir 26 Oktober, Pemkot Bekasi Tuntut Kompensasi DKI Tetap Rp362 Miliar
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:25 WIB

​Hari Santri 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tekankan Pengawasan Ketat dan Keteladanan di Lingkungan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Tertibkan Fasilitas Mangkrak, Dishub Kota Bekasi Prioritaskan Halte Jalur Trans Patriot dan Bongkar Halte Sepi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Nasib Proyek Sky Train Bekasi dan TOD Rp 78 Miliar Tetap Jalan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Realisasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai Masih Menggantung di ABT 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x