Rawan Ledakan! Pemkot Bekasi Segera Relokasi SPBE Cimuning

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe saat memberikan keterangan pers kepada awak media terkait langkah strategis evaluasi dan pemetaan zona lokasi SPBE di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (04/05/2026).

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe saat memberikan keterangan pers kepada awak media terkait langkah strategis evaluasi dan pemetaan zona lokasi SPBE di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (04/05/2026).

Poin Utama:

  • ​Pemkot Bekasi segera merelokasi SPBE PT Indogas Andalan di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya akibat jarak yang terlampau dekat dengan rumah warga.
  • ​Relokasi dilakukan pasca insiden kebakaran hebat pada Rabu (01/04) malam yang diduga kuat berasal dari kebocoran gas saat pengisian tabung.
  • ​Evaluasi zonasi dan tata ruang kini diperluas untuk menyisir sekitar 10 SPBE serta SPBU lain di Kota Bekasi yang berisiko mengancam permukiman padat penduduk.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi segera mengambil langkah tegas untuk merelokasi Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) milik PT Indogas Andalan di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya.

Keputusan strategis ini menyusul insiden kebakaran hebat akibat kebocoran gas yang nyaris menghanguskan permukiman padat penduduk di sekitarnya pada awal April lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Evaluasi tata letak zonasi kini menjadi fokus utama demi menjamin keselamatan warga di masa mendatang.

​Mengapa SPBE Cimuning Harus Segera Direlokasi?

​Relokasi SPBE di Cimuning, Mustikajaya kini menjadi harga mati karena posisinya yang terkurung oleh permukiman warga.

Meski secara historis operasional PT Indogas Andalan lebih dulu berdiri sebelum kawasan tersebut dipadati perumahan, kondisi eksisting saat ini dinilai tak lagi relevan dan sangat rawan memicu bencana fatal di tengah masyarakat.

​”Kira-kira memang kita ingin itu SPBE tidak bisa lagi di situ, karena memang kondisi lingkungannya sudah begitu rapat,” kata Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat ditemui di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (04/05/2026).

​Bagaimana Nasib Izin Operasional SPBE Pascakebakaran?

​Pemkot Bekasi tengah mengkaji mendalam terkait kelanjutan izin operasional dan status pemanfaatan lahan SPBE pasca musibah kebakaran tersebut.

Pihak pemerintah daerah juga telah memanggil pihak pengelola untuk membahas skema pemindahan lokasi yang memenuhi standar keamanan operasional gas bertekanan tinggi.

​”Kita coba hari ini saya akan rapat koordinasi dengan teman-teman, saya kira kalau kondisi sekarang saya berharap tidak mungkin lagi. Kita bolehkan pendirian SPBE ada disekitaran area pemukiman warga, harus direlokasi. Karena itu pemukiman sudah padat sekali,” kata Bang Harris sapaan karibnya.

​Apakah SPBE Lain di Kota Bekasi Turut Dievaluasi?

​Imbas ledakan di Cimuning, Pemkot Bekasi tak ingin kecolongan lagi dan langsung memperluas radius evaluasi tata ruang.

Penyisiran ketat kini menyasar ke seluruh titik usaha distribusi energi, baik gas maupun bahan bakar minyak (BBM), yang letaknya berdempetan dengan area tempat tinggal warga.

​Pemerintah mendata ada beberapa langkah mitigasi dan penertiban yang tengah dikebut saat ini:

  • ​Melakukan penyisiran ketat kelayakan lokasi terhadap kurang lebih 10 SPBE lain yang tersebar di berbagai kecamatan se-Kota Bekasi.
  • ​Mengevaluasi operasional SPBU (Pom Bensin) yang secara jarak terlalu mepet dengan permukiman.
  • ​Menata ulang tata letak Zona Usaha agar patuh terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang berwawasan mitigasi bencana.

​Keselamatan warga Kota Bekasi tentu harus menjadi prioritas mutlak di atas kelonggaran izin korporasi.

Pemkot Bekasi diharapkan konsisten dalam mengeksekusi penertiban zonasi tata ruang ini agar tragedi mengancam nyawa tidak kembali terulang.

​Bagaimana tanggapan Anda mengenai rencana relokasi SPBE di wilayah Mustikajaya ini? Silakan bagikan pendapat Anda di kolom komentar dan baca terus update berita terkini mengenai kebijakan Pemkot Bekasi lainnya hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JPO depan Metropolitan Mall Bekasi Rampung Diperbaiki, Pejalan Kaki Makin Aman
Layanan Publik Tolak IKD? Warga Kota Bekasi Diminta Berani, Menolak dan Melawan!
Relax’t Spa Cibubur Tetap Jualan Terapis Esek-esek saat Libur Kenaikan Yesus Kristus
Emisi Metana TPST Bantargebang Kritis, Teknologi GALFAD Gagal Total
Pasca Tabrakan Maut Kelayakan Dapur SPPG Aren Jaya 2 Tuai Sorotan
Siap Urai Kemacetan Jalan Juanda, JPO Stasiun Bekasi Rampung Akhir Juni 2026
1.200 Rutilahu Masih jadi PR, Tahun Ini Prioritas Perbaikan Pemkot Bekasi Hanya 130 Unit
Promosi Layanan Terapis ala Relax’t Spa Cibubur: Tantang Satpol PP Kota Bekasi?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:12 WIB

JPO depan Metropolitan Mall Bekasi Rampung Diperbaiki, Pejalan Kaki Makin Aman

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:05 WIB

Layanan Publik Tolak IKD? Warga Kota Bekasi Diminta Berani, Menolak dan Melawan!

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:45 WIB

Relax’t Spa Cibubur Tetap Jualan Terapis Esek-esek saat Libur Kenaikan Yesus Kristus

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:52 WIB

Emisi Metana TPST Bantargebang Kritis, Teknologi GALFAD Gagal Total

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:49 WIB

Pasca Tabrakan Maut Kelayakan Dapur SPPG Aren Jaya 2 Tuai Sorotan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x