Relokasi Pasca Banjir di Pondok Gede Permai Butuh Anggaran Rp150 Miliar, Gubernur Jabar usulkan Rumah Panggung

- Jurnalis

Jumat, 7 Maret 2025 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: kiri-kanan) Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi sedang berdiskusi hangat dengan Bupati Bekasi Ade Kunang dan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Jumat (07/03/2025).

(Foto: kiri-kanan) Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi sedang berdiskusi hangat dengan Bupati Bekasi Ade Kunang dan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Jumat (07/03/2025).

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebutkan bahwa dana sebesar Rp 150 miliar diperlukan untuk memperbaiki rumah-rumah di Pondok Gede Permai (PGP) yang rusak akibat meluapnya Air Kali Bekasi. Banjir tersebut terjadi karena kiriman air dari wilayah Bogor pada Senin (03/03/2025) malam, dan telah berdampak ke beberapa wilayah di Kota Bekasi.

Berdasarkan catatan Pemerintah Kota Bekasi, ada sekitar 1.400 rumah yang mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan, sedang, hingga berat.

“Kalau ingin ideal, 1 rumah Rp 150 juta itu sudah bagus, berarti Rp 150 miliar (bagi anggaran yang dibutuhkan),” ujar Dedi Mulyadi di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Jumat (07/03/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dedi, perbaikan rumah yang rusak tersebut tidak boleh dilakukan secara perorangan dengan menggunakan dana pribadi.

Sebagai langkah jangka panjang, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengusulkan konsep rumah panggung seperti di Karawang. Rumah panggung ini diharapkan dapat mencegah air masuk ke dalam area rumah apabila terjadi potensi banjir lima tahunan.

“Makanya saya menawarkan konsep rumah panggung seperti di Karawang. Dan tadi saya sudah menyepakati ada 1.000 rumah dalam hitungan saya yang akan diperbaiki, dan Pemprov menyiapkan anggaran Rp 40 miliar untuk pembangunan rumah panggung yang dibutuhkan. Misalnya, 30 juta ukurannya sekian, bentangnya sekian, ketinggiannya sekian biar rapi dan tertata,” jelasnya.

Dedi menekankan pentingnya pembangunan rumah panggung sebagai solusi untuk mengurangi dampak banjir di masa mendatang.

“Dengan konsep rumah panggung, diharapkan air tidak akan masuk ke rumah warga saat banjir. Ini adalah langkah preventif yang perlu kita ambil,” tambahnya.

Selain perbaikan rumah, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga berkomitmen untuk mendukung pendanaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Proses penanganan banjir ini juga akan didukung oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung dan Cisadane (BBWSCC), serta Perum Jasa Tirta (PJT) sebagai leading sector dalam penanganan banjir.

“Anggarannya nanti didukung dari APBN. Kementerian PUPR dan BBWSCC harus terpadu penanganannya, termasuk PJT yang berkaitan dengan aliran air sungai. Kita tunggu realisasinya, jangan sampai lama. Harapannya, secepatnya action plan harus segera diwujudkan di Kota Bekasi,” pungkasnya.

Dengan adanya sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bekasi, dan instansi terkait, diharapkan perbaikan rumah dan mitigasi banjir dapat dilakukan dengan cepat dan efektif, sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disdagperin Kota Bekasi Gelar Coaching Clinic Perdagangan, Siapkan UKM dan IKM Tembus Pasar Global
DBMSDA Kota Bekasi Siagakan 300 Personel dan Pompa Mobile Jelang Libur Nataru 2026
Desakan Penertiban: FKUB Kota Bekasi Minta Tindakan Tegas Terhadap Praktik Pijat Plus-Plus
Mayoritas Lansia, Dinkes Imbau Calhaj Kota Bekasi Siapkan Kebugaran Jelang Haji 2026
Disperkimtan Kota Bekasi Renovasi 30 Unit Gedung SD dan SMP Sepanjang 2025
Prabu Gercep: Strategi Puskesmas Jatimakmur Gencarkan Skrining TBC dan Deteksi Dini di Bekasi
Harga Cabai Rawit Merah di Bekasi Tembus Rp 90 Ribu Jelang Nataru, DKPPP Jamin Stok Aman
Viral Kabel Semrawut di Cipendawa, Pemkot Bekasi Tata Ulang Jaringan ke Bawah Tanah

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 17:21 WIB

Disdagperin Kota Bekasi Gelar Coaching Clinic Perdagangan, Siapkan UKM dan IKM Tembus Pasar Global

Jumat, 12 Desember 2025 - 11:04 WIB

DBMSDA Kota Bekasi Siagakan 300 Personel dan Pompa Mobile Jelang Libur Nataru 2026

Jumat, 12 Desember 2025 - 10:51 WIB

Desakan Penertiban: FKUB Kota Bekasi Minta Tindakan Tegas Terhadap Praktik Pijat Plus-Plus

Jumat, 12 Desember 2025 - 09:58 WIB

Mayoritas Lansia, Dinkes Imbau Calhaj Kota Bekasi Siapkan Kebugaran Jelang Haji 2026

Jumat, 12 Desember 2025 - 09:32 WIB

Disperkimtan Kota Bekasi Renovasi 30 Unit Gedung SD dan SMP Sepanjang 2025

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca