BEKASI – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi menjadikan momentum peringatan Hari Guru Nasional tahun ini sebagai titik balik transformasi pendidikan di wilayahnya. Disdik secara tegas mendorong seluruh tenaga pendidik untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi guna menunjang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang lebih efektif.
Pesan tersebut disampaikan sebagai refleksi dari peringatan Hari Guru yang jatuh pada Selasa (25/11/2025) kemarin. Pemerintah Kota Bekasi menilai, tantangan pendidikan masa kini menuntut guru tidak hanya mengajar, tetapi juga terus belajar.
Fokus pada Digitalisasi Pembelajaran: Coding hingga AI
Sekretaris Disdik Kota Bekasi, Warsim Suryana, menyampaikan arahan substantif kepada para guru. Ia menekankan bahwa peningkatan kompetensi guru bukan lagi pilihan, melainkan keharusan di era digital ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”Guru diharapkan untuk terus tumbuh dan berkembang, meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri, serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Penguasaan digitalisasi pembelajaran seperti Coding dan Artificial Intelligence (AI) kini menjadi sangat penting,” ujar Warsim dalam keterangannya, Rabu (26/11/2025).
Menurutnya, integrasi teknologi dalam kelas akan membantu siswa lebih siap menghadapi tantangan global, sekaligus membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan relevan.
Menjadi Agen Perubahan di Era Merdeka Belajar
Selain aspek teknis, Warsim juga menyoroti peran guru sebagai agen perubahan dalam implementasi Kurikulum Merdeka Belajar. Guru diminta mampu membentuk karakter murid yang kuat melalui pembelajaran yang mendalam dan bermakna.
”Guru harus menjadi agen perubahan transformasi pendidikan. Tidak hanya transfer ilmu, tetapi juga membentuk karakter siswa sesuai profil Pelajar Pancasila,” tegasnya.
Kolaborasi Tripusat Pendidikan
Disdik Kota Bekasi juga mengingatkan pentingnya sinergi dalam ekosistem pendidikan. Keberhasilan pendidikan tidak bisa dicapai oleh sekolah sendirian.
”Guru didorong untuk menjalin kerja sama dan komunikasi yang baik dengan orang tua, masyarakat, komunitas, dan lembaga lain untuk membangun pendidikan yang holistik,” tambah Warsim.
Dukungan Penuh Pemerintah
Untuk mendukung peningkatan kompetensi guru tersebut, pemerintah tidak lepas tangan. Warsim memastikan bahwa Disdik Kota Bekasi, bersama Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Barat dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, akan terus memfasilitasi berbagai pelatihan.
”Kami terus mendorong guru untuk semangat berinovasi dan menciptakan pembelajaran berkualitas. Di sisi lain, pemerintah terus melakukan program peningkatan dan pengembangan kapasitas guru secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Apakah Anda seorang tenaga pendidik? Bagaimana cara Anda menerapkan teknologi dalam kelas? Bagikan pengalaman inspiratif Anda di kolom komentar!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







































