PSEL Sumurbatu Disorot DPRD Kota Bekasi: Ubah Sampah Jadi Listrik, Warga Untung Ganda!

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkopangan Zulkifli Hasan (tengah), Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto (kanan) dan Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi (kiri) saat meninjau langsung infrastruktur serta alat teknologi pengelolaan lingkungan. Inovasi seperti PSEL Sumurbatu diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam menuntaskan persoalan sampah sekaligus mencetak energi hijau di Kota Bekasi. (Foto: Istimewa)

Menkopangan Zulkifli Hasan (tengah), Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto (kanan) dan Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi (kiri) saat meninjau langsung infrastruktur serta alat teknologi pengelolaan lingkungan. Inovasi seperti PSEL Sumurbatu diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam menuntaskan persoalan sampah sekaligus mencetak energi hijau di Kota Bekasi. (Foto: Istimewa)

  • ​Ketua DPRD Kota Bekasi mendorong sosialisasi masif proyek PSEL Sumurbatu di Kecamatan Bantargebang.
  • ​Proyek Strategis Nasional (PSN) ini mengusung konsep Waste to Energy, mengubah tumpukan sampah menjadi energi terbarukan.
  • ​PLN merencanakan pembangunan gardu khusus guna menyalurkan listrik hasil olahan langsung ke permukiman warga.
  • ​Pemkot Bekasi diminta memperkuat komunikasi dengan tokoh masyarakat pasca ground breaking untuk memastikan kelancaran operasional.

Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, menyoroti urgensi penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang.

Ia mendesak seluruh elemen dari level kecamatan hingga Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) untuk aktif mensosialisasikan manfaat infrastruktur energi terbarukan ini, mengingat fungsinya yang strategis dalam memecahkan krisis ruang pembuangan sekaligus memperkuat ketahanan energi lokal.

​Sinergi Tokoh Masyarakat Kunci Sukses PSEL Sumurbatu

​Penyelesaian konflik pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pendekatan teknis dari Pemkot Bekasi semata.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dukungan dan pemahaman warga di ring pertama pembangunan menjadi krusial agar operasional fasilitas dapat berjalan tanpa hambatan sosial.

​”Kalau Kota Bekasi ini kan banyak tokoh masyarakat, LPM, lurah, dan camat yang harus berkolaborasi dan bersinergi mewujudkan ini. Karena nanti akan berdampak baik untuk masyarakat sendiri,” kata Sardi Efendi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangannya, Kamis (27/08/2026).

​Mengapa PSEL Sumurbatu Sangat Penting bagi Warga?

​Kehadiran infrastruktur ini menjanjikan penyelesaian persoalan hulu hingga hilir, di mana limbah yang selama ini menjadi beban lingkungan disulap menjadi komoditas bernilai tinggi.

Berdasarkan pemetaan awal, kata dia, pasokan listrik yang dihasilkan akan diprioritaskan bagi wilayah setempat.

​”Kalau tadi dari Kepala Cabang PLN sendiri menyampaikan bahwa sampah dari masyarakat Kota Bekasi akan menjadi energi listrik dan listriknya kembali untuk masyarakat Kota Bekasi. Itu intinya,” jelas Sardi.

​Skema perputaran manfaat ini dipastikan sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan yang diusung oleh pemerintah pusat.

​”Ya, dari masyarakat untuk masyarakat lagi. Jadi manfaatnya kembali kepada warga Kota Bekasi sendiri,” ujarnya.

​Apa Dampak Komunikasi Berkelanjutan di Bantargebang?

​Pasca pelaksanaan ground breaking, tantangan terbesar bagi penyelenggara proyek adalah merawat kepercayaan publik.

Penolakan atau resistensi biasanya muncul akibat minimnya informasi terkait standar keamanan lingkungan dari operasional pabrik.

​”Peranan camat, lurah, tokoh masyarakat, dan LPM menjadi sangat penting sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dengan warga sekitar,” tuturnya.

​Kehadiran pabrik canggih ini pada akhirnya menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas pasokan listrik jangka panjang di wilayah urban.

​”PSEL ini kan waste to energy. Bagaimana sampah menjadi energi listrik dan tidak lagi kita mengalami persoalan energi ke depan. Kalau suatu daerah mengalami gangguan listrik, tentu akan mengganggu aktivitas masyarakat,” paparnya.

​Bagaimana Sistem Distribusi Listrik dari PSEL Nantinya?

​Guna memastikan distribusi daya berjalan optimal, pihak pengembang bersama PLN telah mematangkan rencana tata letak jaringan transmisi baru di sekitar area pengelolaan.

​”Tadi juga disampaikan bahwa nanti akan ada gardu khusus yang dibangun untuk mengalirkan listrik kepada masyarakat Kota Bekasi. Jadi ini suatu hal yang sangat baik sekali untuk masyarakat Kota Bekasi,” katanya.

​Pada akhirnya, proyek ini menempatkan kawasan tersebut sebagai salah satu pelopor energi hijau di Jawa Barat.

​”Artinya banyak manfaatnya. Selain menyelesaikan persoalan sampah, energi terbarukan juga hadir di Kota Bekasi. Ini tentu menjadi berkah bagi masyarakat Kota Bekasi,” ulasnya.

Transformasi pengelolaan limbah dari sekadar pembuangan akhir (open dumping) menjadi energi terbarukan diharapkan mampu mengangkat kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

Dukungan publik serta transparansi pemerintah akan menentukan suksesnya proyek kebanggaan daerah ini.

​Dapatkan update terbaru seputar kebijakan Pemkot Bekasi dan isu pemerintahan lainnya dengan membagikan artikel ini, memberikan komentar, serta ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [di sini] agar tidak ketinggalan informasi yang tajam dan akurat!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangkas Impor BBM Rp80 Triliun! DPRD Kota Bekasi Dukung Penuh Proyek Raksasa PLTS 100 GWp Presiden Prabowo
DPRD Kota Bekasi Minta Renovasi 10.000 Puskesmas Diimbangi Peningkatan SDM, Obat dan Alat Medis
Puji Kebijakan UMKM Presiden Prabowo, Gerindra Kota Bekasi Kawal Digitalisasi Usaha Kecil Menengah
Porsi Ojol 92 Persen, Ketua Fraksi Gerindra Kota Bekasi Buka Suara
Semarak HUT RI ke-81 ala Misbahudin Center, Jemput Bola Sapa Warga Jatiasih
Tergusur Proyek MRT, Pembangunan Monumen Sasak Kapuk Ditunda
Bukan Janji Manis, Anggota DPRD Kota Bekasi Ini Hadirkan Dokter Sunat ke Rumah Warga Miskin
Komisi IV Desak Dispora dan KONI Carikan Tempat Latihan Atlet Pabersi Jelang Porprov XV Jabar 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:14 WIB

Pangkas Impor BBM Rp80 Triliun! DPRD Kota Bekasi Dukung Penuh Proyek Raksasa PLTS 100 GWp Presiden Prabowo

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:51 WIB

PSEL Sumurbatu Disorot DPRD Kota Bekasi: Ubah Sampah Jadi Listrik, Warga Untung Ganda!

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:06 WIB

DPRD Kota Bekasi Minta Renovasi 10.000 Puskesmas Diimbangi Peningkatan SDM, Obat dan Alat Medis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Puji Kebijakan UMKM Presiden Prabowo, Gerindra Kota Bekasi Kawal Digitalisasi Usaha Kecil Menengah

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Porsi Ojol 92 Persen, Ketua Fraksi Gerindra Kota Bekasi Buka Suara

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x