Poin Utama:
- Lokasi & Waktu: Perayaan puncak Milad ke-108 Persatuan Ummat Islam (PUI) diselenggarakan di Pondok Pesantren Santi Asromo, Majalengka, pada Minggu (23/2/2026).
- Target Waktu: PUI menjadikan stabilitas keamanan nasional sebagai prasyarat mutlak untuk menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
- Langkah Strategis: DPP PUI segera mengirimkan surat resmi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Komisi III DPR RI terkait komitmen mempertahankan posisi Polri.
- Dukungan Program: PUI siap mengimplementasikan kebijakan “Gerakan Sekolah Bersih dan Asri” di berbagai lembaga pendidikan di seluruh Indonesia.
MAJALENGKA – Persatuan Ummat Islam (PUI) baru saja menggelar puncak perayaan Milad ke-108 yang berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Santi Asromo, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, pada Minggu (23/2/2026).
Dalam momentum bersejarah tersebut, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) PUI, H. Raizal Arifin, M.Sos., menyoroti pentingnya peran aparat penegak hukum dalam menjaga keutuhan negara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan bahwa kunci utama kemajuan bangsa menuju visi besar Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada terpeliharanya stabilitas nasional.
Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden
Menanggapi wacana yang berkembang di ruang publik belakangan ini, Raizal secara lugas menyatakan sikap organisasinya.
Menurutnya, wacana reformasi kelembagaan kepolisian tidak boleh mengorbankan keamanan negara yang sudah terbangun.
”Kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas tahun 2045 sangat bergantung pada terjaganya stabilitas nasional. Oleh karena itu, ketika muncul isu terkait reformasi Polri, Persatuan Ummat Islam (PUI) menegaskan komitmennya untuk mendukung Polri tetap berada di bawah komando Presiden secara langsung,” ujar Raizal Arifin kepada awak media usai acara peringatan Milad.
Sikap tegas tersebut, lanjutnya, merupakan representasi dari amanah reformasi yang dahulu diperjuangkan dengan penuh pengorbanan oleh berbagai elemen bangsa.
PUI memandang bahwa stabilitas keamanan adalah fondasi dan prasyarat utama dalam membangun sekaligus memajukan sektor perekonomian Indonesia.
Kirim Surat Resmi ke Presiden Prabowo dan DPR RI
Sebagai bentuk keseriusan dalam mengawal isu ini, DPP PUI tidak hanya berhenti pada pernyataan sikap. Organisasi massa Islam tertua ini berencana mengambil langkah strategis kelembagaan.
Sehubungan dengan hal tersebut, jajaran pengurus PUI telah merampungkan diskusi mendalam. Mereka secara khusus menugaskan bidang eksternal untuk segera menyusun dan menyampaikan surat resmi kepada Presiden Prabowo Subianto, Komisi III DPR RI, serta instansi terkait lainnya.
Surat tersebut akan berisi penegasan komitmen PUI terhadap penguatan kelembagaan Polri demi tegaknya kedaulatan negara.
Sinergi Program Pendidikan: Gerakan Sekolah Bersih dan Asri
Di luar isu keamanan nasional, PUI juga menaruh perhatian besar pada sektor pendidikan yang memang menjadi basis pergerakan organisasi.
Ke depan, PUI menyambut baik dan siap bersinergi dengan kebijakan Presiden terkait “Gerakan Sekolah Bersih dan Asri”.
Program ini dinilai sangat krusial dan sejalan dengan visi PUI. Aspek kebersihan dan keamanan diyakini akan menjadi katalisator pendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat, nyaman, dan kondusif.
”Lingkungan yang baik akan membuat sekolah-sekolah kita dapat berkembang lebih maju dan mencetak generasi unggul. Oleh karena itu, kami berharap gerakan tersebut dapat diimplementasikan secara luas dan masif di berbagai sekolah di seluruh pelosok Indonesia,” imbuh Raizal.
Rekam Jejak PUI dan Keharmonisan dengan Aparat
Lebih jauh, Ketua Umum DPP PUI ini juga menyampaikan apresiasi atas hubungan kemitraan yang terjalin erat antara PUI dan Polri selama ini.
Hubungan harmonis tersebut telah terbukti efektif dalam menjaga keberagaman agama, budaya, dan ras di Indonesia.
Sebagai organisasi masyarakat yang bergerak di bidang pendidikan, dakwah, dan sosial sejak didirikan pada tahun 1917, PUI memiliki akar sejarah perjuangan yang panjang.
“Dua tokoh pendiri kami, K.H. Abdul Halim dan K.H. Ahmad Sanusi, turut berperan langsung dalam pendirian pilar-pilar Republik Indonesia dan keduanya telah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh negara,” tukasnya dengan bangga.
Menutup keterangannya, PUI kembali menggarisbawahi komitmen organisasinya untuk terus menjadi mitra strategis yang bersinergi dengan Kepolisian RI dan Pemerintah. Kolaborasi ini diyakini akan menjadi jalan terang menuju kejayaan Indonesia Emas 2045. (Red)
Bagaimana pendapat Anda mengenai wacana posisi kelembagaan Polri ke depan? Bagikan artikel ini untuk memperluas diskusi dan terus ikuti pembaruan berita terkini seputar kebijakan nasional dan dinamika lokal hanya di portal berita kami.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




















