Poin Utama:
- Program: Implementasi “Indonesia Asri” arahan Presiden Prabowo Subianto.
- Instruksi: Disampaikan Presiden kepada seluruh Forkopimda di Sentul.
- Rencana Nasional: Kemendagri akan mengatur jadwal pelaksanaan Kurve serentak se-Indonesia.
- Target: Mengubah pola pikir masyarakat agar peduli lingkungan menjadi budaya, bukan sekadar kewajiban pemerintah.
BEKASI TIMUR – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi secara masif mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk membudayakan kegiatan “Kurve” atau kerja bakti lingkungan di wilayah masing-masing.
Langkah ini diambil sebagai respons cepat Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dalam mendukung program nasional “Indonesia Asri” yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengapa Gerakan Kurve Kembali Digencarkan?
Gerakan bersih-bersih atau Kurve ini diintensifkan kembali menyusul instruksi langsung dari Presiden Republik Indonesia kepada seluruh kepala daerah.
Kepala DLH Kota Bekasi, Kiswatiningsih, menjelaskan bahwa momentum ini menjadi pemicu semangat baru bagi aparatur dan warga untuk lebih peduli pada kebersihan lingkungan sekitar.
“Kurve ini terlihat lebih masif lagi karena arahan Pak Presiden langsung saat mengarahkan Forkopimda seluruh Indonesia di Sentul,” kata Kiswatiningsih kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di sela kegiatan bersih-bersih di Jalan Ir. H. Juanda, Bekasi Timur, Sabtu (14/02/2026).
Kiswatiningsih menambahkan, sejatinya semangat menjaga kelestarian lingkungan sudah lama dibangun di Kota Bekasi.
Wali Kota Bekasi sebelumnya telah meluncurkan berbagai program partisipatif, namun arahan Presiden memperkuat legitimasi gerakan ini agar lebih menyeluruh.
Kapan Pelaksanaan Kurve Serentak Nasional?
Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tengah menyusun skema agar kegiatan ini memiliki dampak yang lebih luas. Koordinasi lintas pemerintah daerah telah dilakukan untuk memastikan keseragaman aksi.
“Kemarin seluruh pemerintah daerah juga sudah rapat koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri. Nanti akan diatur secara khusus waktu pelaksanaannya yang serentak di seluruh Indonesia,” ungkap Kiswatiningsih.
Apa Harapan DLH Kota Bekasi ke Depan?
DLH Kota Bekasi berharap kegiatan Kurve tidak hanya berhenti sebagai seremonial atau tugas aparatur pemerintah semata. Kehadiran Menteri Lingkungan Hidup dalam aksi bersih-bersih di Jalan Ir. H. Juanda pada Sabtu (14/02/2026) diharapkan menjadi contoh nyata sinergi antara pusat dan daerah yang bisa ditiru oleh masyarakat di tingkat RT dan RW.
“Sehingga semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya berhenti di kalangan aparatur pemerintah, namun juga dapat menjadi budaya di tengah masyarakat,” sambungnya.
Dengan menjadikan Kurve sebagai budaya, visi Indonesia Asri yang dicanangkan pemerintah pusat diyakini akan lebih mudah tercapai dan mengakar kuat di Kota Bekasi.
Melalui gerakan ini, Pemkot Bekasi optimistis wajah kota akan semakin asri dan nyaman dihuni. Partisipasi aktif warga dalam menjaga kebersihan selokan, jalan lingkungan, dan pengelolaan sampah rumah tangga adalah kunci keberhasilan program ini.
Yuk, Jaga Bekasi Tetap Asri! Mulailah dari lingkungan rumah Anda sendiri. Jadwalkan kerja bakti rutin di lingkungan RT/RW Anda.
Jika membutuhkan bantuan pengangkutan sampah hasil kerja bakti massal, silakan hubungi UPTD Kebersihan DLH di kecamatan masing-masing.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















