Ratusan Massa Aksi Bentrok dengan Polisi di Alun-alun Kota Bekasi

- Jurnalis

Kamis, 12 Oktober 2023 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternyata bentrokan antara aparat kepolisian dan massa tersebut hanyalah simulasi penanganan pengamanan pemilu 2024 yang dilaksanakan oleh Polres Metro Bekasi Kota, Kamis (12/10/2023).

Ternyata bentrokan antara aparat kepolisian dan massa tersebut hanyalah simulasi penanganan pengamanan pemilu 2024 yang dilaksanakan oleh Polres Metro Bekasi Kota, Kamis (12/10/2023).

BEKASI SELATAN – Ratusan massa warga masyarakat Kota Bekasi melakukan protes dan terlibat bentrokan dengan aparat kepolisan di Alun-alun Kota Bekasi Jalan Veteran, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (12/10/2023). Namun, protes yang dilakukan warga masyarakat mendapatkan tindakan tegas dari anggota Polres Metro Bekasi Kota dan mengamankan oknum yang diduga menjadi provokator. Selain, mengamankan oknum provokator. Bentrok dengan massa pun tak terhindarkan. Petugas dalmas yang dipersenjatai tameng dan water cannon dikerahkan agar dapat mengurai massa yang mulai anarkis. Tapi ternyata bentrokan antara aparat kepolisian dan massa tersebut hanyalah simulasi penanganan pengamanan pemilu 2024 mendatang. Berbagai persiapan dilakukan oleh jajaran Polres Metro Bekasi Kota dengan menggelar operasi Mantap Brata. Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Dani Hamdani menjelaskan operasi menatap Brata Jaya 2023 ini dimaksudkan untuk mengantisipasi segala kemungkinan dalam pelaksanaan pemilu nanti. “Siang ini kami dari polres metro bekasi kota melaksanakan latihan sispam kota. Karena ini merupakan bagian dari persiapan pengamanan operasi mantap Brata jaya 2023,” kata Dani kepada awak media. Selain itu, operasi Mantap Brata Jaya atau Pengaman pemilu di 2024 ini akan dilaksanakan mulai 19 Oktober 2023 sampai dengan 20 Oktober 2024 mendatang. Jadi sepanjang 222 hari pelaksanaan operasi mantap brata, operasi pengamanan 2023 nanti, mulai dari pemilihan presiden dan wakil presiden, pemilihan kepada daerah dan pemilihan legislatif baik daerah maupun pusat. Latihan pengamanan bukan hanya dilakukan di jajaran Polres Metro Bekasi Kota. Namun, juga dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia.
“Seluruh latihan pengamanan difokuskan kepada langkah-langkah antisipasi dalam pengamanan proses tahapan pemilu. Pendaftaran calon presiden dan wakil pada bulan Oktober, serta masa kampanye pada 8 November 2023 hingga 12 Februari 2024 masa tenang hingga 14 Februari 2024 mendatang,” jelasnya.
Sementara untuk tingkat kerawanan, kata dia, Polres Metro Bekasi Kota telah melakukan mapping wilayah titik-titik yang dianggap rawan akan menjadi prioritas pengamanan.
“Kita sudah melakukan mapping kerawanan dari tujuh ribu TPS yang ada. Kita kategorikan ada TPS yang rawan dan ada yg tidak rawan,” terangnya.
Dari 5 Daerah Pemilihan (Dapil) yang ada di Kota Bekasi, kata Dani, beberapa dapil yang menjadi perhatian pihaknya bakal ditempatkan personil dua anggota kepolisian. Kemudian di 12 TPS ada 24 anggota linmas yang melakukan pengamanan di TPS tersebut. Jumlah personil yang nantinya akan terlibat pada pengamanan adalah dua per tiga jumlah anggota polres yang ada sekitar 950 personil dan ditambah dengan BKO atau keterlibatan unsur lain. Kemudian, dengan tujuh ribu sekian TPS yang ada, masih ada BKO dari Polda untuk melakukan pengamanan-pengamanan di TPS yang ada. Dalam latihan itu, semua diperagakan segala kemungkinan diantaranya proses unjuk rasa atas hasil pemilu serta penanganan mengatasi permasalahan lain di lapangan. “Disimulasikan juga ketika anggota polri menemukan spanduk-spanduk partai maupun calon masih terpasang pada masa tenang. Sehingga melaporkan temuan kepada Panwaslu untuk dilakukan pencopotan. Sedangkan pihak kepolisian mengamati dan melakukan pengamanan berjalannya Pemilu,” tandasnya. (mar)

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerindra Tumbangkan PDIP di Survei Elektabilitas Parpol IPO 2026
Survei IPO 2026: Surya Paloh Ungguli Prabowo dan Megawati
Taktik Bobby Nasution: Sekda Provsu HKBP Hanya Jabat 3 Bulan
Aksi Gubernur Sumut Bobby Nasution Berkantor di Nias Dikritik, Pemborosan APBD?
Siap-Siap! Dapil DPRD Kota Bekasi Berpotensi Berubah di Pemilu Legislatif 2029
Sekjend PKS Lantik DPP Gema Keadilan 2026-2031, Fokus Rebut Suara Pemuda di Pemilu 2029
Sikat Koruptor dan Kawal MBG, Gerindra Kota Bekasi Dukung Penuh Langkah Presiden Prabowo
Usut Korupsi MBG, PDIP Desak BGN Buka Data Keterlibatan Kader
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Gerindra Tumbangkan PDIP di Survei Elektabilitas Parpol IPO 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:17 WIB

Survei IPO 2026: Surya Paloh Ungguli Prabowo dan Megawati

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:56 WIB

Taktik Bobby Nasution: Sekda Provsu HKBP Hanya Jabat 3 Bulan

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:30 WIB

Aksi Gubernur Sumut Bobby Nasution Berkantor di Nias Dikritik, Pemborosan APBD?

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:53 WIB

Siap-Siap! Dapil DPRD Kota Bekasi Berpotensi Berubah di Pemilu Legislatif 2029

Berita Terbaru

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Ahmadi Madong, saat memberikan keterangan terkait evaluasi kinerja Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi di Gedung DPRD Kota Bekasi, Jumat (14/08/2026).

Parlementaria

Rekomendasi Diabaikan Dinkes, DPRD Kota Bekasi Berang!

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:04 WIB

Pengurus DPP PA GMNI berdiri tegap saat menyanyikan lagu Indonesia Raya di Sekretariat DPP PA GMNI, Jakarta Pusat, Kamis (13/08/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari siaran pers menyambut HUT ke-81 RI yang mendesak stop utang dan politik dinasti.

Nasional

Kritik Keras PA GMNI: Jabatan Publik Bukan Hadiah Politik!

Jumat, 14 Agu 2026 - 17:24 WIB

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Ariyana beserta jajaran menunjukkan barang bukti puluhan ribu obat terlarang saat konferensi pers pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika di Mapolres Metro Bekasi Kota, Jumat (14/08/2026).

Bekasi

Polisi Ringkus 26 Tersangka Pengedar Obat Keras di Bekasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 15:19 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x