“Yang penting saya bisa berbuat untuk Kota Bekasi, baik itu wali kota maupun wakil wali kota. Nanti takdir yang akan menentukan,” kata Gus Shol usai menghadiri diskusi publik ‘Bekasi Kini & Nanti’ di aula Masjid Al-Gufron, Margahayu, Bekasi Timur, Minggu (02/06/2024).Menjelang Pilkada Serentak pada 27 November 2024 mendatang, Gus Shol mengaku dirinya sudah membangun komunikasi dengan seluruh partai politik. Kendati demikian, ia mengaku akan lebih intensif merajut komunikasi dengan PKS.[irp posts=”9866″ ]Bahkan Gus Shol mengaku tengah melihat kemungkinan dibentuknya koalisi PKS-PPP sebagai Calon Wakil Wali Kota Bekasi untuk mendampingi Heri Koswara yang merupakan Calon Wali Kota Bekasi dari PKS.
“Hal yang paling penting saat ini adalah bagaimana agar kemenangan dapat diraih dalam Pilkada dan duduk di kursi eksekutif. Karena jabatan di legislatif kurang bisa mengambil keputusan politik,” ucap Politisi PPP yang bakal menjalani periode ketiganya sebagai Anggota DPRD Kota Bekasi usai dilantik pada Agustus 2024 mendatang.Gus Shol melihat Kota Bekasi saat ini tidak sedang baik-baik saja. Maka dengan harapan duduk di kursi eksekutif, ia ingin mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi, dengan good government dan clean government.[irp posts=”9852″ ]
“Sistem yang harus dirubah, jadi tidak lagi ada kata ‘wani piro’. Ketika pemimpin melihat ada yang salah maka anak buahnya itu bisa langsung dipecat,” tegasnya.Lebih jauh Gus Shol kembali mengingatkan masyarakat Kota Bekasi agar memilih calon pemimpin baru di Pilkada Kota Bekasi 2024.
“Pemimpin baru akan dapat memerintah Kota Bekasi dengan lebih baik, jika tidak ada beban masa lalu di belakangnya,” pungkasnya.[irp posts=”10365″ ]
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









































