Topik 45 Tokoh Bangsa di Balik Nama Jalan Protokol

JALAN PANGLIMA POLEM: Penampakan plang nama Jalan Panglima Polim di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Seri sejarah nusantara ke-35 eksklusif untuk RakyatBekasi membedah sosok pejuang Aceh, Teuku Panglima Polem IX Muhammad Daud, yang diabadikan sebagai nama jalan karena peran masifnya dalam Perang Aceh (1873-1903) dan taktik gerilya yang ditakuti Belanda. (Ilustrasi)

Ekstra

Menguak Fakta Sejarah Pejuang Aceh di Balik Riuh Jalan Panglima Polim

Ekstra | Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:31 WIB

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:31 WIB

Jalan Panglima Polim di Jakarta Selatan merupakan penghormatan bagi Teuku Panglima Polem IX Muhammad Daud, seorang pahlawan nasional asal Aceh. Nama tersebut merujuk pada…

PENGUASA TERAKHIR MAJAPAHIT: Suasana aktivitas warga dan padatnya laju kendaraan di sepanjang ruas Jalan Brawijaya, kawasan elit Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu (05/08/2026). Penamaan jalan protokol ini diabadikan untuk menghormati memori kolektif tentang kebesaran Brawijaya V (Bhre Kertabumi), penguasa ikonik era transisional yang menjadi saksi sekaligus simbol penutup dari era keemasan imperium Nusantara, Majapahit, menjelang akhir abad ke-15. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Brawijaya: Simbol Akhir Keemasan Majapahit

Ekstra | Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:26 WIB

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:26 WIB

Menjelang perayaan HUT RI ke-81, seri ulasan sejarah jalan protokol ke-34 dari 45 edisi Rabu (05/08/2026) kembali dihadirkan oleh Zenza TekSas, Seniman Kemerdekaan sekaligus…

SANG ARSITEK PERADABAN: Suasana mobilitas warga dan arus lalu lintas di sepanjang ruas Jalan Adityawarman, kawasan elite Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Selasa (04/08/2026). Jalan protokol sarat sejarah ini didedikasikan secara khusus untuk menghormati Adityawarman, diplomat ulung dan menteri senior Kerajaan Majapahit yang sukses menjembatani politik Jawa dan Sumatra dengan mendirikan Kerajaan Pagaruyung pada abad ke-14. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Adityawarman: Diplomat Majapahit Pendiri Pagaruyung

Ekstra | Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:18 WIB

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:18 WIB

Menjelang perayaan HUT RI ke-81, seri ulasan sejarah jalan protokol ke-33 dari 45 edisi Selasa (04/08/2026) kembali dirilis oleh Zenza TekSas, Seniman Kemerdekaan sekaligus…

SANG DHARMADUTA: Suasana aktivitas warga dan arus lalu lintas di sepanjang ruas Jalan Gunawarman, kawasan elite Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin (03/08/2026). Penamaan jalan protokol bersejarah ini diabadikan secara khusus untuk menghormati Gunawarman, pangeran asal Kashmir yang secara tegas menolak takhta istana demi menjadi biksu pengembara dan sukses menanamkan akar peradaban agama Buddha di wilayah Nusantara hingga daratan Tiongkok pada abad ke-5 Masehi. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.Com)

Ekstra

Sejarah Jalan Gunawarman: Pangeran Kashmir Penyebar Buddha

Ekstra | Senin, 3 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Melanjutkan seri tulisan kesejarahan ke-32 dari 45 tentang asal-usul jalan protokol pada Senin (03/08/2026), Seniman Kemerdekaan peraih rekor MURI, Zenza TekSas, mengupas nama ikonik…

JEJAK PERLAWANAN KESATRIA: Suasana arus lalu lintas warga di sepanjang ruas Jalan Trunojoyo, kawasan elit Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Minggu (02/08/2026). Penamaan jalan protokol bersejarah ini diabadikan secara khusus untuk menghormati Pahlawan Nasional Raden Trunojoyo, kesatria besar kelahiran Bangkalan, Madura, yang secara revolusioner pernah memimpin koalisi pasukan lintas pulau (Madura, Makassar, Surabaya) untuk merebut ibu kota Mataram pada tahun 1677 sebagai bentuk perlawanan gigih terhadap kolonialisme VOC. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.Com)

Ekstra

Sejarah Jalan Trunojoyo Kebayoran Baru dan Profil Kesatria Madura Penakluk Mataram

Ekstra | Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Melanjutkan seri tulisan kesejarahan ke-31 dari 45 sejarah jalan protokol, RakyatBekasi.Com mengajak Anda melacak rekam jejak perjuangan bangsa, Minggu (02/08/2026). Kali ini, ulasan Zenza…

ORATOR TRIO SI: Suasana aktivitas warga di sekitar ruas Jalan AM Sangaji, kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, Sabtu (01/08/2026). Jalan protokol sejarah ini diabadikan secara khusus untuk menghormati pahlawan nasional Abdoel Moethalib Sangadji, Si Jago Tua Maluku yang dikenal sebagai orator Trio Sarekat Islam dan perumus identitas nasional. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.Com)

Ekstra

Sejarah Jalan AM Sangaji dan Profil ‘Si Jago Tua’ Maluku

Ekstra | Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:37 WIB

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:37 WIB

Menjelang perayaan HUT RI ke-81, seri tulisan sejarah jalan protokol ke-30 dari 45 resmi dirilis, menyoroti Jalan AM Sangaji di Harmoni, Jakarta Pusat, Sabtu…

JEJAK DAKWAH ULAMA: Suasana lalu lintas dan aktivitas warga di sekitar ruas Jalan Alaydrus yang melintang dari kawasan Harmoni hingga Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, pada Jumat (31/07/2026). Jalan protokol bersejarah ini diabadikan secara khusus untuk menghormati marga ulama Ba'alawi keturunan Nabi Muhammad SAW asal Hadhramaut, Yaman, yang berperan penting menyebarkan ajaran Islam Nusantara dengan penuh kedamaian sejak era Batavia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Alaydrus: Jejak Keturunan Nabi di Jakarta

Ekstra | Jumat, 31 Juli 2026 - 20:05 WIB

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:05 WIB

Menyambut perayaan HUT RI ke-81, seri tulisan ke-29 dari 45 tentang sejarah jalan protokol resmi dirilis pada Jumat (31/07/2026) oleh Seniman Kemerdekaan sekaligus peraih…

ARSITEK KEMERDEKAAN: Suasana hiruk-pikuk aktivitas warga dan mobilitas lalu lintas di sekitar ruas Jalan K.H. Hasyim Asy'ari, kawasan vital Harmoni menuju Petojo, Jakarta Pusat, pada Kamis (30/07/2026). Jalan protokol bersejarah ini diabadikan secara abadi untuk menghormati Pahlawan Nasional K.H. Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus pencetus fatwa Resolusi Jihad 1945 yang mewajibkan umat Muslim mengangkat senjata melawan penjajah demi kedaulatan utuh Republik Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan KH Hasyim Asy’ari: Sang Mahaguru Kemerdekaan, Pendiri NU dan Penjaga NKRI

Ekstra | Kamis, 30 Juli 2026 - 14:29 WIB

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:29 WIB

Melanjutkan seri tulisan kesejarahan ke-28 dari 45 sejarah jalan protokol dalam rangka menyambut HUT RI ke-81 pada 17 Agustus 2026 mendatang, RakyatBekasi.com mengajak Anda…

BAPAK BURUH NASIONAL: Suasana mobilitas warga dan padatnya laju kendaraan di sepanjang ruas Jalan Suryo Pranoto yang membentang dari kawasan Harmoni menuju Tomang, Jakarta, pada Rabu (29/07/2026). Jalan protokol bersejarah ini didedikasikan secara khusus untuk menghormati Pahlawan Nasional Raden Mas Suryopranoto, seorang keturunan ningrat yang membuang gelar kebangsawanannya demi memperjuangkan hak buruh dan dijuluki

Ekstra

Sejarah Jalan Suryo Pranoto: Bangsawan ‘Si Raja Mogok’ Perintis Gerakan Massa Aksi Buruh

Ekstra | Rabu, 29 Juli 2026 - 21:50 WIB

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:50 WIB

Melanjutkan seri tulisan kesejarahan ke-27 dari 45 pada Rabu (29/07/2026), Seniman Kemerdekaan sekaligus peraih rekor MURI, Zenza TekSas, membedah ketokohan di balik sejarah Jalan…

PENA KEMERDEKAAN: Suasana jalan raya dan lalu lintas di sekitar ruas Jalan Abdul Muis, kawasan tersembunyi di balik Jalan Merdeka Barat, dekat Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Selasa (28/07/2026). Penamaan jalan protokol ini didedikasikan secara khusus untuk menghormati Abdoel Moeis, jurnalis kritis pendiri koran Hindia Serikat, pengarang mahakarya novel Salah Asuhan, sekaligus tokoh yang tercatat sebagai orang pertama penerima gelar Pahlawan Nasional di Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Abdul Muis: Pahlawan Nasional Pertama RI

Ekstra | Selasa, 28 Juli 2026 - 13:11 WIB

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:11 WIB

Memasuki hari Selasa (28/07/2026), Seniman Kemerdekaan sekaligus peraih rekor MURI, Zenza TekSas, kembali merilis mahakarya ulasan sejarah terbarunya. Naskah edukatif kali ini menyoroti sosok…

error: Content is protected !!