Targetkan Koneksi TOD, Pemkot Bekasi Bakal Revitalisasi Seluruh JPO Rusak

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Metropolitan Mall, Kecamatan Bekasi Selatan, saat masih dalam proses perbaikan beberapa waktu lalu. Kini, JPO yang usianya lebih dari 10 tahun tersebut telah rampung diremajakan oleh Pemkot Bekasi dan siap dilintasi masyarakat dengan aman. (Dok. RakyatBekasi.Com)

Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Metropolitan Mall, Kecamatan Bekasi Selatan, saat masih dalam proses perbaikan beberapa waktu lalu. Kini, JPO yang usianya lebih dari 10 tahun tersebut telah rampung diremajakan oleh Pemkot Bekasi dan siap dilintasi masyarakat dengan aman. (Dok. RakyatBekasi.Com)

Poin Utama:

  • ​Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi tengah menyisir Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang rusak parah.
  • ​Prioritas utama peremajaan JPO adalah menjamin keselamatan dan kenyamanan pejalan kaki.
  • ​Infrastruktur JPO akan diintegrasikan dengan kawasan Transit-Oriented Development (TOD).
  • ​JPO yang direvitalisasi ditargetkan berfungsi sebagai akses pengumpan (feeder) menuju stasiun dan halte transportasi massal.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) tengah mengebut penyisiran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang mengalami kerusakan fisik di berbagai wilayah.

Langkah taktis ini bertujuan untuk segera melakukan peremajaan demi menjamin keselamatan warga pejalan kaki.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain perbaikan struktural, revitalisasi ini dirancang untuk mengintegrasikan fasilitas penyeberangan dengan kawasan Transit-Oriented Development (TOD) guna mengoptimalkan mobilitas transportasi publik.

​Mengapa Pemkot Bekasi Kebut Revitalisasi JPO Rusak?

​Pemkot Bekasi memprioritaskan revitalisasi ini lantaran banyaknya infrastruktur penyeberangan yang termakan usia dan berpotensi mengancam keselamatan warga.

Saat ini, tim monitoring khusus dari DBMSDA diterjunkan untuk memetakan titik-titik JPO yang membutuhkan penanganan darurat.

​”Kita masih sisir untuk seluruh JPO yang kondisinya rusak parah. Agar ke depannya masyarakat bisa menikmati fasilitas JPO yang layak dan tidak membahayakan ketika melintas di lokasi,” kata Kepala DBMSDA Kota Bekasi Idi Sutanto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Senin (18/05/2026).

​Bagaimana Konsep Integrasi JPO dengan Kawasan TOD di Bekasi?

​Ke depannya, seluruh JPO yang direvitalisasi tidak hanya sekadar menjadi jembatan lintas jalan, melainkan terhubung langsung sebagai simpul penting kawasan Transit-Oriented Development (TOD).

Konsep ini merupakan solusi modern untuk menata ruang kota berbasis transportasi massal yang ramah pejalan kaki.

​Fasilitas penyeberangan tersebut diproyeksikan beroperasi sebagai akses pengumpan (feeder). Pejalan kaki akan diarahkan untuk menggunakan JPO yang memiliki koneksi langsung menuju stasiun kereta maupun halte bus terdekat.

​”Kita sebenarnya arahkan kepada JPO yang bisa terkoneksi ke stasiun ataupun halte lainnya. Kita butuhnya koneksi-koneksi seperti itu. Ini juga yang kita harapkan bisa jadi feeder, biar masyarakat tidak banyak lalu-lalang menyeberang ke jalan raya. Nanti semua akses bawah kita tutup biar masyarakat koneksinya enak dan aman secara mobilitas,” pungkas Idi Sutanto.

Revitalisasi sistematis ini menjadi bukti komitmen Pemkot Bekasi dalam menyediakan fasilitas publik yang aman, modern, dan saling terintegrasi. Penataan wajah kota ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus mendorong warga beralih ke transportasi umum.

​Bagaimana kondisi JPO di sekitar tempat tinggal Anda? Sampaikan aspirasi Anda di kolom komentar dan baca terus pembaruan tata ruang dan kebijakan publik Pemkot Bekasi secara tajam serta akurat hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Promo ‘Gajihan Sale’ Be Glow One Kangkangi Perda, Wali Kota Bekasi Didesak Evaluasi Satpol PP dan Disparbud
​Pembebasan Lahan Flyover Bulak Kapal Kota Bekasi Capai 47 Bidang, BPN Perketat Verifikasi Dokumen Warga
Puskesmas Kranji Integrasikan Tracing TBC dan Cek Kesehatan Gratis di RW 06
​Baru Capai 5,72 Persen! Pendaftaran Perlinsos Digital Kota Bekasi Capai 47 Ribu KK
Tekan Potensi Sengketa Lahan, Wali Kota Bersama Kakantah Bekasi Serahkan 600 Sertifikat PTSL ke Warga 9 Kelurahan
Dugaan Korupsi GOR Rp64 Miliar, GMNI Desak Kadisperkimtan Kota Bekasi Dicopot
Pembangunan Flyover Bulak Kapal Kota Bekasi Dimulai 4 November: Pembebasan Lahan 78 KK Dikebut!
GCB Desak Pemkot Bekasi Kunci Klausul Olah 80 Juta Ton Sampah Lama
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:10 WIB

Promo ‘Gajihan Sale’ Be Glow One Kangkangi Perda, Wali Kota Bekasi Didesak Evaluasi Satpol PP dan Disparbud

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:31 WIB

​Pembebasan Lahan Flyover Bulak Kapal Kota Bekasi Capai 47 Bidang, BPN Perketat Verifikasi Dokumen Warga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Puskesmas Kranji Integrasikan Tracing TBC dan Cek Kesehatan Gratis di RW 06

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:45 WIB

​Baru Capai 5,72 Persen! Pendaftaran Perlinsos Digital Kota Bekasi Capai 47 Ribu KK

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Tekan Potensi Sengketa Lahan, Wali Kota Bersama Kakantah Bekasi Serahkan 600 Sertifikat PTSL ke Warga 9 Kelurahan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x