Bahaya! JPO Curam Tol Bekasi Barat Dibiarkan Terbengkalai Tunggu Proyek Sky Train

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Ahmad Yani dekat Pintu Tol Bekasi Barat yang kondisinya dinilai terlalu curam dan membahayakan pejalan kaki, difoto pada Rabu (20/05/2026).

Potret Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Ahmad Yani dekat Pintu Tol Bekasi Barat yang kondisinya dinilai terlalu curam dan membahayakan pejalan kaki, difoto pada Rabu (20/05/2026).

Poin Utama:

  • ​Kondisi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Ahmad Yani, dekat Tol Bekasi Barat, dinilai terlalu curam dan membahayakan keselamatan pejalan kaki.
  • ​Rencana peremajaan JPO tertunda karena Pemkot Bekasi terbentur masa kontrak pengelolaan oleh pihak swasta yang baru berakhir pada tahun 2027.
  • ​Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi juga harus menyelaraskan desain revitalisasi JPO dengan kajian teknis megaproyek Sky Train dari Summarecon Bekasi.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) belum bisa memastikan kapan revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) curam di Jalan Ahmad Yani, dekat Pintu Tol Bekasi Barat, akan dieksekusi.

Kondisi infrastruktur yang dinilai membahayakan pejalan kaki ini terpaksa dibiarkan karena Pemkot Bekasi masih terikat kontrak pengelolaan dengan pihak ketiga hingga tahun 2027.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain kendala birokrasi, peremajaan fasilitas publik ini juga masih tersandera oleh kajian teknis proyek Sky Train (Kalayang) yang sedang dirancang oleh pengembang Summarecon Bekasi.

​Mengapa Revitalisasi JPO Tol Bekasi Barat Tertunda Lama?

​Penundaan perbaikan JPO di koridor sibuk Jalan Ahmad Yani ini utamanya disebabkan oleh status pengelolaan yang masih dipegang oleh pihak swasta.

Meskipun pihak pengelola saat ini sudah tidak aktif merawat kelayakan fasilitas, jajaran Pemkot Bekasi tidak bisa serta-merta melakukan pembongkaran sebelum masa perjanjian selesai.

​”Secara kontrak akan habis pada tahun depan, atau pada Tahun 2027. Nanti selepas habis kontrak, akan segera dilakukan peremajaan ulang kembali, secara perencanaan penataan JPO,” kata Kepala DBMSDA Kota Bekasi Idi Sutanto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Rabu (20/05/2026).

​Mewujudkan integrasi transportasi yang aman dan nyaman merupakan salah satu fokus utama Wali Kota beserta jajaran Pemkot Bekasi. Namun, kehati-hatian dalam perencanaan tata ruang tetap harus dikedepankan.

​Apa Dampak Proyek Sky Train Summarecon Terhadap JPO?

​Selain persoalan masa kontrak, rencana peremajaan infrastruktur ini harus diselaraskan secara presisi dengan proyek monorel Sky Train.

Proyek ini direncanakan akan menghubungkan area komersial Summarecon Bekasi, kawasan pemerintahan Pemkot Bekasi, hingga bermuara di Stasiun LRT Bekasi Barat.

DBMSDA tidak ingin revitalisasi JPO berbenturan dengan jalur konstruksi ataupun tiang pancang monorel tersebut.

​”Kemarin kan Summarecon mau bikin perencanaan BRT (Sky Train) lewat atas monorel sampai ke Stasiun LRT Bekasi Barat, itu nanti kita cek ketinggiannya, apakah secara perencanaan akan kena dampak atau tidak terhadap JPO yang ada di dekat Tol Bekasi Barat,” jelas Idi Sutanto.

​Risiko pembongkaran ulang berpotensi terjadi, dan akan memboroskan anggaran, jika desain JPO baru tidak sinkron dengan jalur Sky Train.

Oleh karena itu, Pemkot Bekasi saat ini tengah mengkaji detail desain dan site plan bersama tim teknis dari pihak pengembang.

​Berikut adalah beberapa rencana pengembangan tata ruang di sekitar Jalan Ahmad Yani yang memengaruhi JPO:

  • ​Pembangunan kawasan Transit Oriented Development (TOD) di lahan eks SPBU depan Kantor Pemkot Bekasi.
  • ​Integrasi rute Sky Train dari Summarecon menuju Stasiun LRT Bekasi Barat.
  • ​Penyesuaian elevasi dan tata letak simpang jalan agar selaras dengan operasional moda transportasi baru.

Masyarakat dan pejalan kaki yang beraktivitas di sekitar Jalan Ahmad Yani diharapkan tetap ekstra waspada saat melintasi JPO curam tersebut sembari menunggu realisasi penataan ulang dari Pemkot Bekasi.

Bagaimana pendapat Anda mengenai kondisi JPO di Tol Bekasi Barat saat ini? Tinggalkan komentar Anda di bawah, dan bagikan artikel ini. Pantau terus pembaruan berita seputar infrastruktur dan layanan publik Kota Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

16 Ribu Calon Siswa Serbu SPMB Kota Bekasi 2026, Daya Tampung SMPN Terbatas!
Rupiah Tembus Rp17.667! Harga Pangan Kota Bekasi Terancam Naik
Proyek Wisata Air Kalimalang Bekasi Molor, Ini Penyebab dan Progresnya
Surati Mensesneg, Pemkot Bekasi Tagih Banpres Flyover Bulak Kapal
Evaluasi BUMD Pemkot dan Pemkab Bekasi: Skill Manajerial Tersandera Loyalitas Buta
Tekan Angka Non-Revenue Water, Perumda Tirta Bhagasasi Perketat SOP
Barbuk Lenyap! Polisi Didesak Tahan ABH Pengeroyok di Jatiasih
Darurat Sampah Bekasi: Bumerang Konsumerisme Ulah Kapitalis
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:15 WIB

Bahaya! JPO Curam Tol Bekasi Barat Dibiarkan Terbengkalai Tunggu Proyek Sky Train

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:25 WIB

16 Ribu Calon Siswa Serbu SPMB Kota Bekasi 2026, Daya Tampung SMPN Terbatas!

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:01 WIB

Proyek Wisata Air Kalimalang Bekasi Molor, Ini Penyebab dan Progresnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:35 WIB

Surati Mensesneg, Pemkot Bekasi Tagih Banpres Flyover Bulak Kapal

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:10 WIB

Evaluasi BUMD Pemkot dan Pemkab Bekasi: Skill Manajerial Tersandera Loyalitas Buta

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Kota Bekasi, Wildan Faturrahman, saat memberikan keterangan pers terkait desakan kepada Dinas Pendidikan untuk memitigasi paparan judi online pada anak, bertempat di Gedung DPRD Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur, Kamis (21/05/2026).

Parlementaria

Darurat Judol Anak, DPRD Kota Bekasi Desak Disdik Bertindak

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:04 WIB

(Kiri ke Kanan) Ketua DPW PKB Jawa Barat Syaiful Huda, H Sholihin (Gus Shol), dan Anggota DPR RI Fraksi PKB Sudjatmiko, menunjukkan kekompakan usai melakukan pertemuan konsolidasi politik di markas PKB, Rabu (20/05/2026).

Politik

Terdepak dari Takhta PPP, Gus Shol Loncat Pagar ke PKB?

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:53 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x