Tri Adhianto Siapkan Rp4,4 Miliar Tangani Banjir Bekasi di Momen HUT Megawati ke-79

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto memberikan keterangan pers terkait strategi penanganan banjir usai peringatan HUT Megawati di Kantor DPC PDI Perjuangan, Bekasi Selatan, Jumat (23/01/2026).

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto memberikan keterangan pers terkait strategi penanganan banjir usai peringatan HUT Megawati di Kantor DPC PDI Perjuangan, Bekasi Selatan, Jumat (23/01/2026).

Poin Utama:

  • Anggaran Darurat: Pemkot Bekasi mengalokasikan dana cadangan sebesar Rp4,4 miliar untuk operasional posko dan kebutuhan korban banjir.
  • Solusi Infrastruktur: Rencana pembangunan crossing saluran air di Jatibening dan ducting di Jalan Raya Caman melalui efisiensi APBD.
  • Layanan Kesehatan: Seluruh Puskesmas diinstruksikan jemput bola ke lokasi pengungsian setiap pagi.

​Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menjadikan momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, untuk mempertegas komitmen penanganan banjir di wilayahnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memastikan kesiapan dana cadangan serta instruksi layanan kesehatan jemput bola guna menanggulangi dampak bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah titik, seperti di kawasan Jatibening dan sekitarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Apa Pesan Ekologis Megawati untuk Kota Bekasi?

​Dalam peringatan HUT Megawati yang digelar di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi, Tri menekankan pentingnya merawat lingkungan sebagai langkah preventif bencana jangka panjang. Kegiatan ini diisi dengan aksi simbolis penanaman pohon dan penebaran benih ikan.

​”Pesan Ibu Ketua Umum sangat jelas, bahwa kita sebagai anak-anak ideologisnya harus mampu merawat bumi dan menjaga lingkungan. Ketika lingkungan kita jaga dan kita suburkan, maka akan muncul nilai tambah dan kebaikan bagi kehidupan,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Kantor DPC PDI Perjuangan, Ruko Sentra Niaga Kalimalang, Jl. Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Jumat (23/01/2026).

​Menurut Tri, langkah ekologis ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya menjaga keberlanjutan sumber daya alam agar tetap terjaga untuk generasi mendatang di tengah tantangan perubahan iklim yang nyata.

​Bagaimana Strategi Penanganan Korban Banjir Terkini?

​Menanggapi intensitas hujan tinggi yang menyebabkan genangan di sejumlah wilayah, Tri Adhianto menginstruksikan jajaran Pemkot Bekasi untuk hadir secara totalitas.

Fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan dan kesehatan warga terdampak melalui pendekatan yang humanis.

​Strategi taktis yang diterapkan meliputi:

  • Layanan Kesehatan Jemput Bola: Petugas Puskesmas wajib mendatangi titik pengungsian setiap pagi untuk memeriksa kondisi warga.
  • Posko Siaga: Lurah, Camat, BPBD, dan Dinas Sosial (Dinsos) dipastikan siaga penuh mendampingi warga di posko yang telah aktif.
  • Anggaran Siap Pakai: Pemkot Bekasi telah menyiapkan dana cadangan sebesar Rp4,4 miliar untuk mendukung operasional darurat dan logistik.

​”Kita harus berempati, kita harus bonding dengan masyarakat. Pemerintah wajib hadir dan memastikan tidak ada kekurangan, baik kebutuhan pokok maupun layanan kesehatan,” tegas Tri.

​Apa Solusi Jangka Menengah Atasi Banjir Jatibening?

​Selain penanganan darurat, Pemkot Bekasi tengah mematangkan solusi infrastruktur untuk titik krusial seperti Jatibening.

Tri mengaku telah berdiskusi dengan Wakil Menteri (Wamen) terkait pembagian tugas antara pusat dan daerah dalam penataan drainase.

​Rencana teknis yang disiapkan meliputi:

  • ​Pembangunan crossing (sodetan) saluran air di kawasan Jatibening oleh Pemerintah Pusat.
  • ​Pembangunan ducting dan crossing di Jalan Raya Caman oleh Pemkot Bekasi (izin Gubernur Jabar).

​”Kalau pusat bangun crossing, saya siap lakukan efisiensi APBD dan akan minta izin Gubernur Jawa Barat untuk pembangunan ducting dan crossing di Jalan Raya Caman,” jelasnya.

​Tri menutup keterangannya dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat gotong royong dalam menghadapi musibah banjir ini. Sinergi antara pemerintah dan warga dinilai menjadi kunci percepatan pemulihan pascabencana.

Warga Kota Bekasi yang membutuhkan bantuan evakuasi atau logistik darurat dapat segera menghubungi Call Center Pemkot Bekasi di nomor 112 atau melapor ke Posko Banjir di Kelurahan terdekat.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Tragedi Bekasi Timur Terulang, Dishub Gembleng 25 Penjaga Perlintasan
Belum Final! Dishub Gandeng KAI Kaji Penutupan Perlintasan Grand Mall
APBD 2026 Tercekik, Pemkot Bekasi Evaluasi TPP ASN: Cek Rincian Lengkap per OPD
Skandal Satpol PP Bekasi: 4 Korban Pelecehan Lapor BKPSDM
Wali Kota Bekasi Dukung Kejari Usut Tuntas Skandal Pungli MCK Bantargebang
Tak Hanya PPPK, Pemkot Bekasi Juga Evaluasi TPP ASN
​7 Ribu Pendaftar Tersingkir SPMB Tahap I Kota Bekasi 2026, Ini Solusinya!
Kejar Tayang PSEL Bantargebang: Ground Breaking 8 Juli, Presiden Prabowo Pilih Bekasi?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:21 WIB

Cegah Tragedi Bekasi Timur Terulang, Dishub Gembleng 25 Penjaga Perlintasan

Senin, 6 Juli 2026 - 16:35 WIB

Belum Final! Dishub Gandeng KAI Kaji Penutupan Perlintasan Grand Mall

Senin, 6 Juli 2026 - 16:02 WIB

APBD 2026 Tercekik, Pemkot Bekasi Evaluasi TPP ASN: Cek Rincian Lengkap per OPD

Senin, 6 Juli 2026 - 12:47 WIB

Skandal Satpol PP Bekasi: 4 Korban Pelecehan Lapor BKPSDM

Senin, 6 Juli 2026 - 10:54 WIB

Tak Hanya PPPK, Pemkot Bekasi Juga Evaluasi TPP ASN

Berita Terbaru

Ilustrasi. (Nano Banana Pro2)

Ekstra

Sejarah Jalan MH Thamrin: Singa Parlemen Pembela Pribumi

Selasa, 7 Jul 2026 - 06:44 WIB

Kepala BKPSDM Kota Bekasi, Anjar Budiono, saat memberikan keterangan pers terkait dugaan kasus pelecehan verbal di internal Satpol PP di lingkungan Pemkot Bekasi, Senin (06/07/2026).

Bekasi

Skandal Satpol PP Bekasi: 4 Korban Pelecehan Lapor BKPSDM

Senin, 6 Jul 2026 - 12:47 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x