Vidya Abimata Gelar Kelas Pendidikan Inklusif bagi Anak Putus Sekolah di Bekasi Utara

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim pengajar Vidya Abimata usai memberikan bimbingan belajar kepada anak-anak dalam kegiatan Education Class yang didukung KITA+ di lingkungan RW 03, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Minggu (01/02/2026).

Tim pengajar Vidya Abimata usai memberikan bimbingan belajar kepada anak-anak dalam kegiatan Education Class yang didukung KITA+ di lingkungan RW 03, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Minggu (01/02/2026).

Poin Utama:

  • Penyelenggara: Vidya Abimata bekerjasama dengan mitra strategis KITA+.
  • Lokasi & Waktu: RW 03 RT 01, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Minggu (01/02/2026).
  • Peserta: 34 anak yang terdiri dari jenjang TK, SD, SMP, hingga anak putus sekolah.
  • Bantuan: Materi pembelajaran interaktif, alat tulis sekolah gratis, dan konsumsi.

KOTA BEKASI – Vidya Abimata kembali mempertegas komitmennya dalam pemerataan akses pendidikan dengan menggelar Education Class di lingkungan RW 03 RT 01, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Minggu (01/02/2026).

Kegiatan yang menggandeng KITA+ sebagai mitra strategis ini menyasar anak-anak usia sekolah serta mereka yang sempat putus sekolah agar kembali merasakan semangat menuntut ilmu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Apa Tujuan Education Class Vidya Abimata di Bekasi Utara?

​Program ini bertujuan menciptakan ruang belajar alternatif yang inklusif dan humanis bagi generasi muda di tingkat akar rumput.

Fokus utama kegiatan tidak hanya sekadar mengajar, melainkan menumbuhkan kembali minat belajar dan kreativitas anak-anak, khususnya bagi mereka yang berada di lingkungan padat penduduk.

​Kehadiran perwakilan pengurus KITA+ di lokasi menjadi bukti dukungan nyata terhadap upaya penguatan pendidikan dasar dan dini di tengah masyarakat Kota Bekasi.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi solusi konkret bagi anak-anak yang membutuhkan akses pendidikan tambahan.

​”Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam menciptakan ruang belajar alternatif yang inklusif, humanis, dan berorientasi pada masa depan generasi muda,” kata Perwakilan Tim Vidya Abimata kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di sela-sela kegiatan, Minggu (01/02/2026).

​Bagaimana Metode Pembelajaran yang Diterapkan?

​Agar proses belajar mengajar berjalan efektif dan tepat sasaran, tim pengajar membagi peserta ke dalam kelompok kecil berdasarkan usia dan kemampuan. Dari total 34 peserta yang hadir, kelas dibagi menjadi tiga kategori utama:

  • ​Tingkat Taman Kanak-Kanak (TK)
  • ​Tingkat Sekolah Dasar (SD)
  • ​Tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP)

​Pembagian ini juga mengakomodasi anak-anak yang sebelumnya berstatus putus sekolah, memastikan mereka mendapatkan materi yang sesuai dengan kebutuhan kognitifnya tanpa merasa tertinggal.

​Apa Saja Fasilitas yang Diterima Peserta?

​Selain mendapatkan bimbingan akademis, para peserta diajak mengikuti sesi pembelajaran interaktif yang menyenangkan. Materi yang diberikan mencakup prakarya untuk melatih motorik, penghitungan dasar (matematika), hingga edukasi pendidikan dini.

​Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, di akhir sesi pembelajaran, seluruh peserta didik mendapatkan paket bantuan berupa alat tulis sekolah lengkap dan makanan ringan (snack).

​Pihak Vidya Abimata juga menyampaikan apresiasi kepada warga RW 03 RT 01 Kelurahan Perwira yang telah memberikan kepercayaan penuh, sehingga kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif langsung bagi anak-anak di wilayah tersebut.

​Kegiatan sosial berbasis pendidikan seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut dan merata ke wilayah lain di Kota Bekasi, khususnya di kantong-kantong pemukiman yang membutuhkan perhatian khusus terkait angka putus sekolah.

Punya informasi kegiatan sosial atau layanan publik di lingkungan Anda? Kabari kami melalui layanan aduan warga RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!
Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar
4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem
Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi
GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi
JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda
Lelang Supercar EDC Cash Kejari Kota Bekasi Tembus Belasan Miliar
Abaikan Warga, Izin Operasional RS Budi Lestari Terancam Ditunda
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:51 WIB

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:18 WIB

Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:07 WIB

4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00 WIB

GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:16 WIB

JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda

Berita Terbaru

Sejumlah pengendara sepeda motor dan petugas tampak menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di salah satu perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Mengantisipasi kemacetan imbas proyek DDT Bekasi-Cikarang pada 2027, DPRD mendesak Pemkot Bekasi segera memetakan lokasi perlintasan rawan dan menyiapkan jalur alternatif. (Foto: RakyatBekasi.Com).

Parlementaria

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Suasana jalur perlintasan rel kereta api di wilayah stasiun kawasan Bekasi dilihat dari area peron pejalan kaki. Pembangunan lanjutan Double-Double Track (DDT) rute Bekasi-Cikarang yang ditargetkan bergulir pada 2027 dipastikan akan berimbas pada perlintasan sebidang dan berpotensi membebani APBD untuk pembebasan lahan. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x