Wali Kota Bekasi Sidak ke Puskesmas Rawa Tembaga Terkait Kasus Obat Kedaluwarsa

- Jurnalis

Jumat, 14 Maret 2025 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Rawa Tembaga menyusul pemberitaan yang menyebutkan seorang bayi berusia 8 bulan diduga mengalami ruam kulit dan gatal-gatal setelah mengonsumsi obat Paracetamol yang diberikan oleh puskesmas, Jumat (14/03/2025).

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Rawa Tembaga menyusul pemberitaan yang menyebutkan seorang bayi berusia 8 bulan diduga mengalami ruam kulit dan gatal-gatal setelah mengonsumsi obat Paracetamol yang diberikan oleh puskesmas, Jumat (14/03/2025).

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Rawa Tembaga menyusul pemberitaan yang menyebutkan seorang bayi berusia 8 bulan diduga mengalami ruam kulit dan gatal-gatal setelah mengonsumsi obat Paracetamol yang diberikan oleh puskesmas.

Diduga, obat tersebut telah kedaluwarsa, sehingga memicu reaksi pada bayi yang sebelumnya menjalani imunisasi pada Senin (10/03/2025).

Tri Adhianto langsung turun ke lokasi untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran prosedur dalam penggunaan obat tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini saya langsung melakukan investigasi ke Puskesmas Rawa Tembaga untuk memastikan apakah ada hal-hal yang terlewatkan dalam proses penggunaan obat yang ada,” ujarnya dalam keterangannya selepas sidak, Jumat (14/03/2025).

Komitmen Perbaikan Layanan Kesehatan

Atas insiden ini, Tri Adhianto menekankan pentingnya perbaikan secara fundamental di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Bekasi.

Ia menyatakan bahwa kejadian seperti ini menjadi pelajaran yang tidak boleh terulang kembali di masa mendatang.

“Pelayanan di seluruh puskesmas akan kami pastikan berkomitmen penuh untuk mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP), petunjuk teknis, dan ketentuan yang berlaku terkait pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Permohonan Maaf dan Penanganan Korban

Wali Kota Bekasi juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban atas insiden yang tidak menyenangkan ini.

Ia menegaskan bahwa Pemkot Bekasi akan memberikan perhatian penuh kepada bayi yang terdampak hingga kondisinya benar-benar pulih.

“Tentu, atas nama seluruh jajaran Pemerintah Kota Bekasi, kami memohon maaf kepada keluarga korban. Yang paling penting adalah memastikan anak-anak yang kemarin mengalami sakit mendapatkan perhatian penuh hingga sembuh dan kembali normal,” ujar Tri.

Langkah Perbaikan untuk Masa Depan

Tri Adhianto juga menggarisbawahi bahwa insiden ini menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Bekasi untuk memperbaiki sistem layanan kesehatan, khususnya terkait pengelolaan dan pengawasan obat.

Ia memastikan bahwa seluruh fasilitas kesehatan di bawah Pemkot Bekasi akan ditingkatkan pengawasannya agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

“Dengan evaluasi menyeluruh, kami berkomitmen untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih baik dan memastikan keamanan serta kenyamanan bagi seluruh masyarakat yang menggunakan fasilitas kesehatan di Kota Bekasi,” tutupnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Provinsi Banten Tiga Kali Kunker ke Perumda Tirta Bhagasasi, Ketagihan?
Cegah Loyo Usai Lebaran! Dirut Perumda Tirta Bhagasasi Tuntut 3 ‘Mantra’ Ini ke Pegawai
Imbas Maut TPST Bantargebang, Pemkot Bekasi Kaji Risiko Longsor TPA Sumurbatu, Panik?
TPU Perwira Tersisa 3.000 M², Pemkot Bekasi Siapkan 30 Hektar Lahan Makam Baru di Bantargebang
Awas Cuaca Ekstrem! Ini Strategi Jitu Wali Kota Bekasi Hadapi Ancaman ‘Godzilla El Nino’ 2026
Bekasi Darurat Sampah? Wali Kota Tri Adhianto Mendadak Nyapu dan Tanam Pohon
Kucurkan Rp700 M, Bank BJB Janji Berantas Rumah Kumuh di Jawa Barat dan Bekasi!
Kreator Video Terancam Bui, Gekrafs Kota Bekasi Lawan Balik!

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:03 WIB

DPRD Provinsi Banten Tiga Kali Kunker ke Perumda Tirta Bhagasasi, Ketagihan?

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:42 WIB

Cegah Loyo Usai Lebaran! Dirut Perumda Tirta Bhagasasi Tuntut 3 ‘Mantra’ Ini ke Pegawai

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:43 WIB

Imbas Maut TPST Bantargebang, Pemkot Bekasi Kaji Risiko Longsor TPA Sumurbatu, Panik?

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:00 WIB

TPU Perwira Tersisa 3.000 M², Pemkot Bekasi Siapkan 30 Hektar Lahan Makam Baru di Bantargebang

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:33 WIB

Awas Cuaca Ekstrem! Ini Strategi Jitu Wali Kota Bekasi Hadapi Ancaman ‘Godzilla El Nino’ 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca