Wali Kota Bekasi Tegaskan Keterbukaan Kota Patriot Bagi Warga Pendatang Asalkan …

- Jurnalis

Senin, 31 Maret 2025 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat ditemui usai menunaikan Salat Ied di Masjid Al-Barkah, Senin (31/03/2025).

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat ditemui usai menunaikan Salat Ied di Masjid Al-Barkah, Senin (31/03/2025).

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi terbuka bagi warga pendatang yang ingin bermukim di wilayah Bekasi pasca Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

Namun, ia mengingatkan bahwa keterbukaan ini harus diiringi dengan kepatuhan warga pendatang terhadap pelaporan administrasi kependudukan sebagai bagian dari tata kelola yang tertib.

Tri Adhianto menyampaikan bahwa pelaporan administrasi kependudukan merupakan kewajiban umum bagi warga pendatang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini bertujuan untuk memudahkan proses pendataan oleh pemerintah daerah, sehingga pengawasan dan monitoring terhadap masyarakat pendatang dapat dilakukan dengan lebih efektif.

“Kepada warga pendatang, saya rasa penting untuk tertib melapor administrasi. Apabila hendak bermukim di Kota Bekasi, sudah menjadi ketentuan umum bahwa masyarakat wajib melapor kepada RT dan RW dalam waktu 1×24 jam setelah tiba di wilayah tersebut,” jelas Tri kepada rakyatbekasi.com saat ditemui usai menunaikan Salat Ied di Masjid Al-Barkah, Senin (31/03/2025).

Menurut Tri, pelaporan administrasi kependudukan bukan hanya formalitas, tetapi juga menjadi mekanisme penting bagi pemerintah daerah untuk memastikan kemudahan dalam monitoring dan pengelolaan masyarakat pendatang.

Dengan administrasi yang tertib, pemerintah daerah dapat mengoptimalkan pelayanan kepada seluruh warga Kota Bekasi, termasuk pendatang yang baru tiba.

“Melalui pelaporan yang tertib, pengawasan terhadap warga pendatang dapat dilakukan dengan lebih baik. Ini akan membantu kami dalam memastikan segala kebutuhan warga yang bermukim di Kota Bekasi dapat terpenuhi,” sambungnya.

Selain administrasi, Tri Adhianto juga mengimbau agar warga pendatang yang hendak menetap di Kota Bekasi memiliki keterampilan atau kemampuan yang relevan, sehingga dapat beradaptasi dengan cepat dan bersaing dalam dunia kerja di wilayah ini.

“Kami berharap masyarakat yang datang ke Bekasi dilengkapi dengan skill atau keterampilan, termasuk pengetahuan yang memadai. Ini akan mempermudah mereka untuk bersaing dan berkontribusi di Kota Bekasi,” tambahnya.

Tri juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan informasi bagi warga pendatang.

Menurutnya, kemampuan di bidang ini menjadi salah satu kunci untuk menghadapi persaingan kerja yang dinamis di Kota Bekasi.

“Adaptasi terhadap teknologi dan informasi sangat dibutuhkan hari ini. Kemampuan ini akan sangat membantu warga pendatang untuk mengembangkan diri di Kota Bekasi,” jelasnya.

Tri Adhianto menjelaskan bahwa Kota Bekasi memiliki daya tarik yang tinggi, terutama karena lokasinya yang strategis di wilayah aglomerasi Jabodetabek.

Kota Bekasi dikenal sebagai wilayah yang dinamis dengan perkembangan hunian vertikal yang pesat serta fasilitas publik yang terus berkembang.

“Kota Bekasi adalah kota yang sangat dinamis. Perkembangan hunian vertikal di sini memiliki potensi yang sangat tinggi. Ditambah dengan sistem transportasi yang maju, Kota Bekasi menjadi magnet bagi masyarakat yang ingin menetap,” paparnya.

Tri Adhianto berharap agar warga pendatang dapat memenuhi kewajiban mereka, termasuk pelaporan administrasi dan pengembangan diri, sehingga mereka dapat berkontribusi secara positif di Kota Bekasi.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat, baik penduduk asli maupun pendatang, untuk menjaga keharmonisan dan memanfaatkan peluang yang ada di Kota Bekasi.

“Kami ingin memastikan bahwa Kota Bekasi menjadi tempat yang nyaman bagi semua orang. Dengan kerja sama yang baik antara masyarakat dan pemerintah, kita dapat membangun kota ini menjadi lebih maju dan sejahtera,” tutupnya.

Visited 78 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target
Peluang Emas! PBPI Kota Bekasi Buka Sertifikasi Wasit Padel
Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar
Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!
Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7
Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!
Praktik Suap Pendidikan Bekasi Dikuliti Habis Majelis SEPAGETI
Proyek Pirolisis Bantargebang, Gunungan Sampah Bakal Disulap Jadi BBM
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:11 WIB

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:38 WIB

Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:02 WIB

Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:35 WIB

Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:36 WIB

Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!

Berita Terbaru

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menerima audiensi jajaran GoTo di Kantor Kementerian Sosial, Jumat (12/06/2026). (Dok. Kemensos)

Nasional

Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemensos Gunakan Teknologi GoTo

Sabtu, 13 Jun 2026 - 13:50 WIB

Truk tangki distribusi BBM milik Pertamina (PT Trans Migasindo) bersiap melakukan bongkar muat pasokan bahan bakar di salah satu area SPBU pada malam hari, guna memastikan ketersediaan stok Pertalite tetap aman dan terdistribusi maksimal bagi masyarakat pengguna jalan.

Nasional

Stok Pertalite Pertamina Aman, Warga Bekasi Jangan Panik!

Sabtu, 13 Jun 2026 - 04:33 WIB

Ilustrasi Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya (tengah), saat memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, belum lama ini. Sony kini resmi mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) dan berani mengungkap 26 nama elite politik yang diduga terlibat.

Nasional

Siapa Berani Bantah “Nyanyian MBG” Sony Sanjaya?

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:25 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x