DPRD Kota Bekasi Imbau Warga Pendatang untuk Tertib Administrasi Kependudukan

- Jurnalis

Minggu, 6 April 2025 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi 4 DPRD Kota Bekasi, Oloan Nababan.

Anggota Komisi 4 DPRD Kota Bekasi, Oloan Nababan.

Komisi 4 DPRD Kota Bekasi mengimbau masyarakat pendatang untuk melakukan pelaporan administrasi kependudukan kepada pengurus wilayah setempat setelah pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri.

Imbauan ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Bekasi yang terbuka terhadap warga pendatang, namun tetap menekankan pentingnya pendataan sebagai bentuk tertib administrasi.

Anggota Komisi 4 DPRD Kota Bekasi, Oloan Nababan, menegaskan bahwa Kota Bekasi sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) memberikan hak kepada siapa pun untuk datang dan menetap.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, ia menekankan bahwa administrasi kependudukan tetap menjadi hal yang wajib dilakukan bagi warga pendatang.

“Kota Bekasi adalah bagian dari NKRI. Maka, siapa pun dari seluruh wilayah Indonesia berhak datang ke Kota Bekasi. Kita tidak bisa melarang orang untuk datang, karena Kota Bekasi memang terbuka bagi siapa saja yang ingin menetap,” ujar Oloan Nababan kepada rakyatbekasi.com dalam keterangannya, Minggu (06/04/2025).

Menurut Oloan, warga pendatang harus memiliki tujuan yang jelas saat datang ke Kota Bekasi, baik untuk bekerja maupun mencari peluang kehidupan yang lebih baik.

Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa mereka wajib memiliki identitas kependudukan yang sah.

“Ketika seseorang datang ke Kota Bekasi untuk mengadu nasib, bekerja, atau mencari kehidupan yang lebih baik, maka mereka berhak atas itu. Namun, mereka juga harus memiliki identitas diri yang jelas, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), serta melakukan wajib lapor kepada pengurus wilayah setempat,” sambungnya.

Pendataan ini dinilai sangat penting untuk memastikan bahwa warga pendatang tercatat secara resmi, sehingga Pemerintah Kota Bekasi dapat mengelola kebijakan kependudukan dengan lebih baik.

Selain memiliki identitas kependudukan, Oloan juga menyoroti pentingnya warga pendatang memiliki tempat tinggal yang jelas.

Ia mengingatkan bahwa pendatang tidak boleh menjadi gelandangan dan harus memastikan tempat tinggal sebelum memutuskan menetap di Kota Bekasi.

“Setiap warga pendatang harus mempertimbangkan di mana mereka akan tinggal. Jangan sampai mereka datang tanpa kepastian tempat tinggal, karena itu akan menjadi masalah. Mereka harus memiliki tempat yang layak, apakah itu kos, kontrakan, rumah keluarga, rumah saudara, atau tinggal sementara di rumah teman,” paparnya.

Dengan imbauan ini, DPRD Kota Bekasi berharap agar warga pendatang dapat mematuhi aturan yang berlaku demi menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan kondusif.

Selain itu, pendataan kependudukan yang baik juga akan mempermudah pemerintah dalam menyediakan berbagai layanan, termasuk sektor kesehatan, pendidikan, dan bantuan sosial.

“Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen untuk memberikan kenyamanan kepada setiap pendatang, namun tetap harus ada aturan yang ditaati. Dengan begitu, warga pendatang dapat menjalani kehidupan yang lebih terstruktur dan tidak menghadapi kendala dalam mengakses berbagai layanan,” pungkas Oloan.

Pemerintah Kota Bekasi terus berupaya menjaga keseimbangan antara keterbukaan wilayah bagi pendatang dan penerapan aturan administrasi yang tertib demi keamanan dan ketertiban masyarakat.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Infrastruktur jadi Sorotan Reses, Ketua DPRD Kota Bekasi Janji Percepat Pembenahan
Komisi 1 Wanti-wanti Wali Kota Bekasi Tak Gegabah Pangkas TPP PPPK 2025
Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak Dishub Buka Hasil Evaluasi Trans Beken
Terima Aspirasi UMKM Teluk Buyung, Bang Kamil Syaikhu Dorong Kawasan Jadi ‘Blok M’-nya Kota Bekasi
Gelar Reses di Teluk Pucung, Ketua DPRD Kota Bekasi Fokus Pembinaan UMKM Lokal
Mutasi Dadakan PPPK Jadi Guru, Pemkot Bekasi Tabrak UU ASN
Ketua DPRD Kota Bekasi Sinyalkan Perpanjang Masa Jabatan Sekda Junaedi
Alamak! Angka LGBT Bekasi Tembus 6 Ribu, Ahmadi PKB Desak Pemkot Bertindak
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:31 WIB

Infrastruktur jadi Sorotan Reses, Ketua DPRD Kota Bekasi Janji Percepat Pembenahan

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:09 WIB

Komisi 1 Wanti-wanti Wali Kota Bekasi Tak Gegabah Pangkas TPP PPPK 2025

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:22 WIB

Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak Dishub Buka Hasil Evaluasi Trans Beken

Senin, 13 Juli 2026 - 05:57 WIB

Terima Aspirasi UMKM Teluk Buyung, Bang Kamil Syaikhu Dorong Kawasan Jadi ‘Blok M’-nya Kota Bekasi

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:51 WIB

Gelar Reses di Teluk Pucung, Ketua DPRD Kota Bekasi Fokus Pembinaan UMKM Lokal

Berita Terbaru

ARSITEK NEGARA: Suasana hiruk-pikuk aktivitas masyarakat dan lalu lintas di sekitar Jalan R.P. Soeroso, kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Raden Panji Soeroso, Wakil Ketua BPUPKI sekaligus Gubernur Jawa Tengah pertama yang meletakkan fondasi tangguh birokrasi pada masa awal kemerdekaan Republik Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan R.P. Soeroso: Sang Arsitek Kemerdekaan RI

Selasa, 21 Jul 2026 - 16:54 WIB

Sejumlah pekerja tengah menyelesaikan tahap konstruksi fisik proyek Gedung Perpustakaan Modern Kota Bekasi di Eks Gedung Dinas Kesehatan, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (21/07/2026). Bangunan ini tengah melalui tahap re-desain agar lebih modern dan inklusif.

Bekasi

Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027

Selasa, 21 Jul 2026 - 14:07 WIB

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi, Yudianto, saat memberikan keterangan terkait lonjakan realisasi pencairan dana hibah Program Lingkar RW Beken yang kini telah dinikmati oleh 267 RW di Kota Bekasi, Selasa (21/07/2026).

Bekasi

753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta

Selasa, 21 Jul 2026 - 13:14 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x