Usai Uu Mundur, Diam-diam Dirut RSUD CAM Ikut Penjaringan Golkar untuk Pilkada

- Jurnalis

Sabtu, 3 Agustus 2024 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilkada Serentak digelar pada 27 November 2024.

Pilkada Serentak digelar pada 27 November 2024.

KOTA BEKASI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Bekasi mengumumkan bahwa Direktur Umum (Dirut) RSUD Chasbullah Abdul Madjid (CAM) Kusnanto ikut serta dalam survei bursa Bakal Calon Kepala Daerah pada Pilkada Kota Bekasi mendatang yang dilakukan oleh DPD Golkar Jawa Barat.

Adapun, keikutsertaan Kusnanto tersebut, dikarenakan, Kusnanto masuk radar pantau Golkar Kota Bekasi bagi kandidat potensial Bakal Calon Kepala Daerah.

Sebelumnya, turut ada nama Uu Saeful Mikdar yang kini sudah mengundurkan diri dari status ASN-nya agar fokus ikut pelaksanaan Pilkada mendatang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dokter Kusnanto (Dirut RSUD CAM) pada saat survey awal, beliau masuk dalam radar pantauan Golkar. Dengan beliau turut mengikutsertakan dirinya untuk dilakukan survey oleh Golkar, bagi kandidat potensial Bakal Calon Kepala Daerah,” ucap Wakil Ketua Bapilu DPD Partai Golkar Kota Bekasi Dariyanto saat dihubungi RakyatBekasi.com melalui sambungan telepon, dikutip Sabtu (03/08/2024).

Pada pelaksanaan Pilkada Kota Bekasi, kata dia, DPD Golkar Kota Bekasi tentunya tidak membuka pendaftaran bursa Bakal Calon Kepala Daerah, melainkan hanya melakukan survey yang dilakukan oleh DPD Golkar Jawa Barat.

“Jadi di Golkar Kota Bekasi itu tidak ada pendaftaran, Jadi bagi yang terlihat sosok potensial Bakal Calon Kepala Daerah masuk dalam radar pemantauan,” tuturnya.

Diketahui dalam bursa survey tersebut, tak kurang dari 8 kandidat nama turut ikut serta di antaranya meliputi Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi Ade Puspita Sari, Fungsionaris DPP Partai Golkar Nofel Saleh Hilabi, Anggota DPRD Kota Bekasi Faisal, eks Ketua KONI Kota Bekasi Abdul Rosyad Irwan, eks Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Uu Saeful Mikdar, Asisten Daerah II Sekretariat Daerah Kota Bekasi Inayatullah dan Direktur RSUD CAM Kusnanto.

“Memang di survei pertama, nama beliau masuk (Kusnanto), karena rencana kita ada tiga kali survey. Survey pertama sudah, survey kedua kemarin saya belum dapat tembusan dari Jawa Barat. Apakah nama beliau tetap masuk atau tidaknya, Karena belum diteruskan dari DPD Golkar Jawa Barat sebagai penanggungjawab surveynya ,” imbuhnya.

Survey yang telah dilakukan DPD Golkar Jawa Barat, kata Dariyanto, diinformasikan sudah selesai diberlangsungkan sekitar akhir Bulan Juli lalu.

“Tetapi saya juga belum dapat tembusan informasi juga dari Jabar. Karena pasti mengerucut dari 8 nama kan nama beliau masuk, survei kedua mengerucut tuh. Infonya tanggal 6 Agustus. Saya enggak tahu siapa siapanya aja,” tambahnya.

“Karena tidak ditembuskan juga dari Jabar, Nah yang ketiga pasti bakal mengerucut lagi. Nanti tinggal satu nama siapa yang nantinya direkomendasikan,” tuturnya.

Selain itu, Dariyanto juga menyebut, hingga saat ini pihaknya juga belum mengetahui secara pasti, Apakah dari keikutsertaan Kusnanto dalam survey Golkar Jawa Barat, yang bersangkutan sudah mengundurkan diri dari status kepegawaian Pemerintah Daerah atau belum. Karena saat ini status dirinya adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) Aktif.

“Yang terakhir apa beliau sudah mengundurkan diri atau belum, saya enggak tahu, dia mengundurkan diri atau mundur dari pencalonan. Makanya saya engga tahu, karena kewenangan tersebut ada di Jawa Barat, karena beliau yang langsung berkomunikasi dengan Golkar Jabar. Dari kandidat tersebut kewenangan seleksi ada di Jawa Barat,” pungkasnya


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Buka Rapimcab PPP Kota Bekasi, Uu Ruzhanul Ulum ‘Pecut’ Nawal Husni Bidik Kursi Wali Kota?
Gerindra Tumbangkan PDIP di Survei Elektabilitas Parpol IPO 2026
Survei IPO 2026: Surya Paloh Ungguli Prabowo dan Megawati
Taktik Bobby Nasution: Sekda Provsu HKBP Hanya Jabat 3 Bulan
Aksi Gubernur Sumut Bobby Nasution Berkantor di Nias Dikritik, Pemborosan APBD?
Siap-Siap! Dapil DPRD Kota Bekasi Berpotensi Berubah di Pemilu Legislatif 2029
Sekjend PKS Lantik DPP Gema Keadilan 2026-2031, Fokus Rebut Suara Pemuda di Pemilu 2029
Sikat Koruptor dan Kawal MBG, Gerindra Kota Bekasi Dukung Penuh Langkah Presiden Prabowo
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 17:14 WIB

Buka Rapimcab PPP Kota Bekasi, Uu Ruzhanul Ulum ‘Pecut’ Nawal Husni Bidik Kursi Wali Kota?

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Gerindra Tumbangkan PDIP di Survei Elektabilitas Parpol IPO 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:17 WIB

Survei IPO 2026: Surya Paloh Ungguli Prabowo dan Megawati

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:56 WIB

Taktik Bobby Nasution: Sekda Provsu HKBP Hanya Jabat 3 Bulan

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:30 WIB

Aksi Gubernur Sumut Bobby Nasution Berkantor di Nias Dikritik, Pemborosan APBD?

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x