Tuding Lakukan Pembiaran ‘Warjo’ Beroperasi Tanpa Izin, Koalisi Aliansi Rakyat Bekasi Tuntut Kepala Distaru Dicopot

- Jurnalis

Jumat, 28 Februari 2025 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan dari Dinas Tata Ruang Kota Bekasi menemui massa aksi Koalisi Aliansi Rakyat Bekasi, Jumat (28/02/2025).

Perwakilan dari Dinas Tata Ruang Kota Bekasi menemui massa aksi Koalisi Aliansi Rakyat Bekasi, Jumat (28/02/2025).

Hadirnya sistem Online Single Submission (OSS) merupakan terobosan pemerintah dalam membuka peluang bagi pelaku usaha agar dapat terhubung dengan semua stakeholder, baik di tataran pemerintah pusat maupun pemerintah daerah di lokasi usaha tersebut berdiri.

Program ini bertujuan agar para pelaku usaha memperoleh izin secara aman, cepat, dan real-time.

Dengan adanya OSS, diharapkan seluruh pelaku usaha di Indonesia dapat mengikuti seluruh aturan yang ada.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, amat disayangkan masih ada oknum pelaku usaha yang abai terhadap hal tersebut sehingga berdampak pada masyarakat setempat di area mereka mendirikan usaha.

Di Kota Bekasi, tepatnya di wilayah Bekasi Utara, belum lama ini ramai informasi tentang adanya suatu tempat usaha bernama Warjo yang dikomplain oleh warga setempat.

“Warjo diduga belum memiliki IMB/PBG serta izin operasional, tetapi sudah berani menjalankan usahanya,” ujar Koordinasi Aksi Koalisi Aliansi Rakyat Bekasi Dian Arba kepada rakyatbekasi.com, Jumat (28/02/2025).

Bahkan, kata dia, limbah dari usaha tersebut diduga sering mencemarkan lingkungan setempat karena tidak dikelola dengan baik.

Kondisi ini sangat berdampak bagi kesehatan warga setempat, terutama karena Warjo berada di pinggir jalan utama yang tentunya merugikan banyak pihak, termasuk pengguna jalan.

“Mirisnya, pemerintah Kota Bekasi seolah-olah tutup mata dan tidak berani memberikan sanksi tegas bagi pemilik usaha,” tuturnya.

Padahal, hal ini perlu perhatian khusus dari dinas-dinas terkait yang membidanginya, apalagi sudah jelas merugikan banyak orang.

Selain itu, ada Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang harus diserap oleh pemerintah dari pelaku usaha yang menjalankan usahanya di Kota Bekasi.

Maka, dalam rangka sebagai penyambung lidah dari masyarakat, kami, Koalisi Aliansi Rakyat Bekasi, menuntut:

  1. Usut tuntas para oknum pejabat yang diduga melakukan pembiaran terhadap Warjo yang sudah beroperasional tanpa izin yang lengkap.
  2. Copot Kepala Distaru Kota Bekasi karena dinilai gagal dalam menjalankan tugasnya dan melakukan pembiaran terkait hal tersebut.
  3. Meminta Wali Kota Bekasi menutup permanen usaha Warjo.
  4. Meminta Wali Kota Bekasi bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup mengusut tuntas dugaan pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh Warjo.
  5. Libas seluruh pengusaha nakal yang tidak taat dengan perizinan.

“Kami berharap pemerintah Kota Bekasi segera mengambil tindakan tegas untuk menindaklanjuti masalah ini,” tutupnya.

Penegakan hukum yang tegas dan adil diperlukan untuk memastikan pelaku usaha mematuhi semua peraturan yang ada serta menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Visited 576 times, 3 visit(s) today

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Duren Jaya: Warga Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Camat
Semen Padang FC Ngotot Kandang di Patriot: Kami Fatsun Wali Kota Bekasi!
Proyek Pedestrian Rp7,6 Miliar Jalan Sudirman Lanjut Usai Insiden Pipa PGN Bocor
Kemenhaj Kota Bekasi Pantau Kesehatan Jemaah Haji Selama 20 Hari Pasca Kepulangan
Pekan Depan, 25 Petugas Dishub Kota Bekasi Digembleng Kemenhub
Tragedi Maut Tewaskan Pedagang di Bekasi, Sopir Mobil MBG Resmi Tersangka
Kenaikan Gaji Semu? RSUD Jatisampurna Diduga Akali Iuran BPJS Kesehatan
Daya Beli Lesu, Libur Panjang Gagal Ramaikan Mall di Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:18 WIB

Banjir Duren Jaya: Warga Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Camat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:43 WIB

Semen Padang FC Ngotot Kandang di Patriot: Kami Fatsun Wali Kota Bekasi!

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:38 WIB

Proyek Pedestrian Rp7,6 Miliar Jalan Sudirman Lanjut Usai Insiden Pipa PGN Bocor

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:13 WIB

Kemenhaj Kota Bekasi Pantau Kesehatan Jemaah Haji Selama 20 Hari Pasca Kepulangan

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:04 WIB

Tragedi Maut Tewaskan Pedagang di Bekasi, Sopir Mobil MBG Resmi Tersangka

Berita Terbaru

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x