Akhiri Dualisme, GMNI se-Bekasi Bersatu Gelar Konfercab VII di Islamic Center

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan Pakta Integritas: Dilakukan oleh Ketua DPC GMNI Bekasi, Ketua DPC GMNI Kab. Bekasi, dan Ketua DPC GMNI Kota Bekasi.

Penandatanganan Pakta Integritas: Dilakukan oleh Ketua DPC GMNI Bekasi, Ketua DPC GMNI Kab. Bekasi, dan Ketua DPC GMNI Kota Bekasi.

Poin Utama:

  • Fokus Acara: Konfercab ke-VII sekaligus momentum persatuan DPC GMNI Bekasi.
  • Status Organisasi: Mengakhiri dualisme kepengurusan pasca Kongres Ambon 2019.
  • Lokasi & Waktu: Gedung Islamic Center Kota Bekasi, Jumat (06/03/2026).
  • Target: Melahirkan pejuang pemikir untuk kemajuan Kota dan Kabupaten Bekasi.

​Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bekasi resmi mengakhiri masa dualisme dengan menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-VII di Gedung Islamic Center Kota Bekasi pada Jumat (06/03/2026).

Permusyawaratan tertinggi tingkat cabang ini menjadi tonggak sejarah baru bagi penyatuan seluruh kader GMNI se-Bekasi di bawah semangat persatuan Marhaenisme.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Apa Tujuan Utama Konfercab VII GMNI Bekasi?

​Tema utama yang diusung dalam Konfercab ke-VII ini adalah “Reaktualisasi Marhaenisme dalam Regenerasi Kepemimpinan Kader GMNI Bekasi”.

Tujuan utamanya bukan sekadar suksesi kepemimpinan regeneratif, melainkan merajut kembali persaudaraan kader yang sempat terpecah agar kembali solid dalam mengawal kebijakan Pemkot Bekasi dan Pemkab Bekasi.

​”Konfercab ini adalah permusyawaratan tertinggi organisasi untuk merawat kerja sama dan silaturahmi agar kita terus berdaulat secara politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan,” kata Nicolas Tamba kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Gedung Islamic Center Kota Bekasi, Jumat (06/03/2026).

​Bagaimana Kelanjutan Agenda Sidang Konfercab GMNI Bekasi?

​Pelaksanaan hari pertama di fasilitas publik tersebut difokuskan pada forum pembukaan dan seremonial persatuan organisasi.

Untuk agenda persidangan yang membahas struktur dan program kerja selanjutnya, panitia masih menyusun jadwal pasti yang akan didistribusikan kepada seluruh peserta yang memiliki hak suara.

​”Pelaksanaan hari ini hanya forum pembukaan Konfercab saja. Untuk kelanjutan sidang pastinya akan kami infokan kepada seluruh peserta Konfercab,” kata Christianto Manurung kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Gedung Islamic Center Kota Bekasi, Jumat (06/03/2026).

​Mengapa GMNI Bekasi Sempat Mengalami Dualisme Kepengurusan?

​Perpecahan di tubuh GMNI Bekasi merupakan dampak langsung dari dinamika politik internal di tingkat kepengurusan nasional.

Dualisme tersebut bermula pasca Kongres GMNI Tahun 2019 di Ambon yang memberikan efek negatif hingga berimbas pada keutuhan cabang di daerah, termasuk memecah belah basis massa mahasiswa di Bekasi.

​Namun, saat ini seluruh pimpinan cabang dan komisariat se-Bekasi telah sepakat untuk membuang ego sektoral dan bersatu kembali di bawah naungan DPC GMNI Bekasi.

Penyatuan ini juga didorong oleh Ketua Umum GMNI Risyad Fahlevi dan Sekretaris Jenderal Patra Dewa, yang merupakan hasil ketetapan Kongres GMNI XXII di Bandung pada tahun 2025 lalu dengan membawa napas rekonsiliasi.

​”Prinsipnya hari ini tidak ada lagi dualisme ataupun narasi tentang perpecahan GMNI di wilayah Bekasi,” tegas Bung Chris sapaan karibnya.

​Dengan terselenggaranya Konfercab ke-VII ini, DPC GMNI Bekasi diharapkan dapat terus melahirkan pejuang pemikir yang mampu memberikan kontribusi nyata, baik pemikiran maupun pengawalan kebijakan bagi masyarakat di Kota dan Kabupaten Bekasi.

​Bagi warga masyarakat yang ingin mengetahui perkembangan politik lokal, aktivitas mahasiswa, dan layanan publik pemerintah daerah, ikuti terus pembaruan informasi yang akurat hanya di RakyatBekasi.Com. Mari bersama-sama mengawal pembangunan daerah demi kesejahteraan warga Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Arus Balik di Terminal Induk Bekasi Terpantau Mulai Melonjak
Rekayasa Lalin Arus Balik Lebaran 2026: Dishub Kota Bekasi Perpanjang Durasi Lampu Hijau arah Jakarta
Awas Ditolak RS! Disdukcapil Ultimatum Pendatang Baru Wajib Tertib Adminduk
Modal Nekat Minggir! Wali Kota Bekasi Ultimatum Pendatang Baru Punya Skill Mumpuni
Awas Macet Horor saat Arus Balik! Pemkot Bekasi Terapkan Skema Rekayasa Lalu Lintas
Jangan Tua di Jalan! Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Sentil Jadwal Kepulangan Pemudik
Darurat Sampah Cikiwul: Akses TPST Bantargebang Ditutup, DPRD Kota Bekasi Desak Solusi Segera Jelang Lebaran
Tembus Rp200 Ribu/Kg! Daging Kerbau di Bekasi Utara Jadi Incaran Warga Demi Tradisi Semur Lebaran 1447 H

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 13:14 WIB

Arus Balik di Terminal Induk Bekasi Terpantau Mulai Melonjak

Senin, 23 Maret 2026 - 10:32 WIB

Rekayasa Lalin Arus Balik Lebaran 2026: Dishub Kota Bekasi Perpanjang Durasi Lampu Hijau arah Jakarta

Senin, 23 Maret 2026 - 09:02 WIB

Awas Ditolak RS! Disdukcapil Ultimatum Pendatang Baru Wajib Tertib Adminduk

Minggu, 22 Maret 2026 - 09:09 WIB

Awas Macet Horor saat Arus Balik! Pemkot Bekasi Terapkan Skema Rekayasa Lalu Lintas

Minggu, 22 Maret 2026 - 08:53 WIB

Jangan Tua di Jalan! Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Sentil Jadwal Kepulangan Pemudik

Berita Terbaru

Nasional

72 Tahun GMNI: Awas Aktivis Terjebak Pragmatisme Penguasa!

Senin, 23 Mar 2026 - 19:05 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca