Jelang Kongres XXII Bandung, Ketua DPC GmnI Bekasi: Mari Bung Rebut Kembali!

- Jurnalis

Rabu, 18 Juni 2025 - 08:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPC GmnI Bekasi, Christianto Manurung.

Ketua DPC GmnI Bekasi, Christianto Manurung.

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GmnI) telah berkontribusi bagi bangsa selama 71 tahun. Sebagai organisasi ekstra kampus, GmnI bukan sekadar wadah bagi mahasiswa, tetapi juga sebagai gerakan perlawanan terhadap paham radikalisme dan segala bentuk penindasan.

Ketua DPC GmnI Bekasi, Christianto Manurung, menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan tidak terpengaruh oleh pihak yang ingin merusak jalannya Kongres GmnI ke XXII yang akan digelar di Bandung.

Kongres ke-XXII merupakan agenda sakral bagi GmnI. Dalam momen ini, para kader dari seluruh Indonesia berkumpul untuk melahirkan ide dan gagasan yang akan dipersembahkan bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bung Chris sapaan akrabnya, mengingatkan seluruh kader GmnI agar tetap waspada terhadap pihak-pihak yang ingin menggagalkan kongres dengan narasi yang menyesatkan dan cenderung memecah belah.

“Jangan sampai kita mudah terprovokasi oleh bahasa-bahasa bising yang mengatasnamakan kader GmnI, tetapi sebenarnya bertujuan untuk menggagalkan kongres,” ujar Bung Chris kepada rakyatbekasi.com, Rabu (18/06/2025).

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh kader untuk melakukan verifikasi setiap narasi buruk yang muncul menjelang kongres.

Kader GmnI harus mencari tahu siapa yang menyebarkan informasi tersebut serta memastikan apakah mereka benar-benar bagian dari GmnI atau hanya memiliki kepentingan pribadi.

Selain ancaman dari pihak luar, GmnI juga harus mewaspadai potensi masuknya kepentingan oknum elit partai. Bung Chris menekankan bahwa tidak boleh ada pihak yang memanfaatkan GmnI sebagai batu loncatan untuk meraih ambisi pribadi.

“Jangan biarkan GmnI menjadi alat bagi segelintir elit yang ingin memperalat organisasi untuk kepentingan politiknya. GmnI harus tetap independen dan berjuang untuk kepentingan bangsa,” tuturnya.

Dengan mengusung tema “Bersatu Lawan Penjajahan Gaya Baru”, kata dia, DPC GmnI se-Indonesia diharapkan bersatu untuk mengawal dan mensukseskan Kongres GmnI XXII tanpa terpengaruh oleh kepentingan-kepentingan yang tidak sejalan dengan tujuan organisasi.

Menjelang Kongres ke-XXII, kader GmnI harus tetap solid dan fokus pada tujuan utama organisasi. Provokasi, narasi menyesatkan, dan kepentingan politik harus dihadapi dengan kewaspadaan dan kehati-hatian.

Sebagai organisasi yang telah berjuang selama lebih dari tujuh dekade, GmnI memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga persatuan dan mengawal kepentingan bangsa.

“Kongres ke-XXII harus menjadi momentum bagi seluruh kader GmnI untuk melahirkan ide-ide progresif dan revolusioner bagi NKRI, bukan ajang perpecahan,” tutupnya.

Merdeka!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keselamatan Harga Mati! Taksi Green SM Gandeng Korlantas Polri
Kemenkes Awasi Hantavirus, Warga Bekasi Diminta Waspada Tikus!
Waspada! 4 Kasus Hantavirus Muncul di Jakarta, Bekasi Aman?
15 Ribu Buruh Bekasi Serbu Jakarta, Tuntut Hapus Outsourcing!
KRL Bekasi Timur-Cikarang Normal, Menhub Pastikan Jalur Aman Beroperasi
Usai Sidak, Kemenhub Dalami Audit Operasional Taksi Green SM
Pasca Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur, Ditjen Hubdat Periksa Pool Taksi Green SM
Pasca Kecelakaan KA, Menhub Pastikan Stasiun Bekasi Timur Buka Siang Ini, Aman?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:31 WIB

Keselamatan Harga Mati! Taksi Green SM Gandeng Korlantas Polri

Selasa, 12 Mei 2026 - 05:57 WIB

Kemenkes Awasi Hantavirus, Warga Bekasi Diminta Waspada Tikus!

Senin, 11 Mei 2026 - 20:51 WIB

Waspada! 4 Kasus Hantavirus Muncul di Jakarta, Bekasi Aman?

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:46 WIB

15 Ribu Buruh Bekasi Serbu Jakarta, Tuntut Hapus Outsourcing!

Rabu, 29 April 2026 - 16:14 WIB

KRL Bekasi Timur-Cikarang Normal, Menhub Pastikan Jalur Aman Beroperasi

Berita Terbaru

Ilustrasi antrean warga sedang menjalani pemeriksaan suhu tubuh dan pembagian masker oleh petugas medis di salah satu fasilitas kesehatan di Kota Bekasi.

Bekasi

65 Ribu Warga Kota Bekasi Terserang ISPA Awal 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:08 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x