Antisipasi Kepadatan Arus Balik Lebaran 2025, Dishub Kota Bekasi Terapkan Rekayasa Lalin di Kalimalang

- Jurnalis

Minggu, 6 April 2025 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalur arteri di Kota Bekasi terpantau ramai lancar, Minggu (06/04/2025).

Jalur arteri di Kota Bekasi terpantau ramai lancar, Minggu (06/04/2025).

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi telah menyiagakan personel tambahan dan menerapkan Manajemen Arus Lalu Lintas (Lalin) di Jalur Kalimalang guna mengantisipasi potensi kepadatan selama momentum arus balik Lebaran 1446 Hijriah.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan kenyamanan bagi para pemudik yang melintasi wilayah Kota Bekasi.

Kepala Dishub Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, menjelaskan bahwa salah satu tantangan utama di Jalur Kalimalang adalah keberadaan lubang galian Proyek Strategis Nasional (PSN) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Buaran 3 yang masih ada di sepanjang jalan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun pekerjaan proyek ini telah dihentikan sementara waktu selama masa mudik Lebaran, lubang galian tetap menjadi perhatian dalam pengelolaan arus balik.

“Nah itu memang digunakan pada saat arus balik. Mau tidak mau, lubang tersebut tetap ada karena kegiatan proyek dihentikan sementara, tetapi tidak memungkinkan untuk menutup lubang secara langsung,” ujar Kadishub Kota Bekasi Zeno Bachtiar kepada rakyatbekasi.com, Minggu (06/04/2025).

Untuk mengantisipasi kepadatan, Dishub Kota Bekasi telah mengoptimalkan jumlah personel di lapangan dengan melakukan penebalan butir-butir petugas di lokasi-lokasi strategis.

Selain itu, Dishub juga menerapkan skema rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan di Jalur Kalimalang.

Jika kepadatan terjadi, arus lalu lintas akan dialihkan ke jalur alternatif seperti Jalan Sultan Agung atau Jalan I Gusti Ngurah Rai.

“Pemudik yang melintas di Kota Bekasi menuju arah Jakarta atau sekitarnya dapat diarahkan ke jalur alternatif yang sudah kami petakan. Utamanya, kami mendorong pemudik untuk menggunakan jalur seperti Jalan Ahmad Yani, Jalan Chairil Anwar, atau Jalan M. Hasibuan,” tambahnya.

Dishub Kota Bekasi memprediksi bahwa Minggu (06/04/2025), atau H+7 Lebaran, akan menjadi puncak arus balik bagi para pemudik.

Berdasarkan pantauan kamera CCTV di Area Traffic Control System (ATCS) milik Dishub, beberapa jalur arteri seperti Jalan Ahmad Yani Simpang BCP, Tol Barat, dan Jalur Selatan Kalimalang terpantau ramai namun lancar.

“Karena penerapan skema satu arah atau one way arus balik secara nasional, lalu lintas di jalur arteri terbilang stabil meskipun ramai. Kendaraan yang mendominasi adalah roda dua, terutama di persimpangan Jalan Rawa Panjang dan Pekayon,” jelas Zeno.

Zeno juga menyebut bahwa kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat publik yang berlaku hingga Selasa (08/04/2025) telah membantu mengurai kepadatan arus balik.

Dengan penyesuaian jadwal kerja, pemudik memiliki waktu yang lebih fleksibel untuk kembali ke kota masing-masing secara bertahap.

“Kan secara resmi tanggal 8 April, Hari Selasa, baru mulai aktivitas kerja bagi ASN. Bahkan ada beberapa kantor di Jakarta yang menambah durasi WFA hingga satu minggu. Ini sangat membantu penyebaran arus balik menjadi lebih merata,” paparnya.

Dishub Kota Bekasi berharap bahwa langkah-langkah yang telah disiapkan dapat memberikan kenyamanan dan kelancaran bagi pemudik selama puncak arus balik.

Zeno Bachtiar juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas dan memanfaatkan jalur-jalur alternatif yang telah ditetapkan.

“Dengan pengelolaan yang baik, kami optimis bahwa arus balik kali ini dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti. Kami terus memantau situasi di lapangan untuk memastikan kondisi tetap kondusif,” tutup Zeno.

Dengan upaya yang terkoordinasi, Dishub Kota Bekasi optimis dapat memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik dan menjaga kelancaran lalu lintas di wilayah Kota Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hak Jawab: Bantah Tipu Proyek APBD, Anak Eks Wali Kota Bekasi Beberkan Fakta Kerja Sama Bisnis
Disperkimtan Tata Ulang Paving Bergelombang di Alun-alun M. Hasibuan Bekasi
Evaluasi Total Pasar Baru Bekasi: Wali Kota Tri Adhianto Soroti Parkir Ganda hingga Nasib 100 Pedagang
Wajah Baru Kalimalang: Pedestrian KH Noer Ali Lebih Cantik dengan Ornamen Budaya Tematik
Apa Saja Tantangan FKUB 2026-2031? Wali Kota Bekasi Instruksikan Aksi Kerukunan Masif di Ruang Digital
Targetkan Predikat Kota Paling Toleran, Wali Kota Bekasi Kukuhkan Pengurus FKUB 2026-2031
Kadiv Pasar PT Mitra Patriot Walk Out di Hadapan Wali Kota Bekasi
Resmi Dilantik, DPC GMNI Kota Bekasi Peringatkan Pemkot: Kami Siap Jadi Oposisi Jika Kekuasaan Menyimpang
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 19:03 WIB

Hak Jawab: Bantah Tipu Proyek APBD, Anak Eks Wali Kota Bekasi Beberkan Fakta Kerja Sama Bisnis

Selasa, 1 September 2026 - 13:41 WIB

Disperkimtan Tata Ulang Paving Bergelombang di Alun-alun M. Hasibuan Bekasi

Selasa, 1 September 2026 - 12:33 WIB

Evaluasi Total Pasar Baru Bekasi: Wali Kota Tri Adhianto Soroti Parkir Ganda hingga Nasib 100 Pedagang

Selasa, 1 September 2026 - 10:59 WIB

Wajah Baru Kalimalang: Pedestrian KH Noer Ali Lebih Cantik dengan Ornamen Budaya Tematik

Selasa, 1 September 2026 - 06:59 WIB

Apa Saja Tantangan FKUB 2026-2031? Wali Kota Bekasi Instruksikan Aksi Kerukunan Masif di Ruang Digital

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x