Tragis! IRT di Jatiasih Pingsan Dihantam Pot Bunga Tetangga

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang ibu rumah tangga yang menjadi korban dugaan penganiayaan dan pengeroyokan tetangga di Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, tampak terbaring lemah didampingi kerabatnya saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid (CAM) Kota Bekasi, Sabtu (09/05/2026). (Foto: Istimewa/RakyatBekasi.Com)

Seorang ibu rumah tangga yang menjadi korban dugaan penganiayaan dan pengeroyokan tetangga di Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, tampak terbaring lemah didampingi kerabatnya saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid (CAM) Kota Bekasi, Sabtu (09/05/2026). (Foto: Istimewa/RakyatBekasi.Com)

Poin Utama:

  • ​Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, menjadi korban dugaan pengeroyokan oleh dua pria tetangganya.
  • ​Korban tak sadarkan diri dan mengalami memar serius di bagian dahi akibat hantaman pot bunga pelipisnya.
  • ​Pihak keluarga telah resmi melaporkan dua terduga pelaku (MS dan H) ke Polres Metro Bekasi Kota.
  • ​Saat ini, korban masih mendapatkan perawatan intensif di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid (CAM) milik Pemkot Bekasi.

Aksi kekerasan terhadap perempuan kembali mencoreng wajah Kota Bekasi. Seorang ibu rumah tangga (IRT) yang bermukim di Jalan Bali No. 14, RT 07/06, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, menjadi korban dugaan pengeroyokan oleh dua pria bertetangga pada Selasa (05/05/2026) malam.

Insiden brutal ini mengakibatkan korban tak sadarkan diri hingga harus dilarikan ke RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid (CAM) Kota Bekasi untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Apa Penyebab IRT di Jatiasih Dikeroyok Tetangga?

​Peristiwa nahas ini bermula saat korban mendatangi rumah tetangganya dengan niat mengambil barang miliknya pribadi.

Namun, situasi mendadak memanas hingga memicu cekcok mulut antara korban dan kedua terduga pelaku yang berinisial MS dan H.

​Puncaknya, para pelaku diduga kuat melontarkan rentetan kata-kata kasar kepada korban. Tanpa ampun, salah satu terduga pelaku langsung melemparkan sebuah pot bunga berukuran cukup besar yang mendarat telak di bagian dahi korban.

​Bagaimana Kondisi Korban Usai Dihantam Pot Bunga?

​Akibat lemparan benda keras tersebut, korban mengalami luka memar serius dan benjolan besar di area kepalanya.

Benturan keras itu bahkan membuat korban kehilangan keseimbangan dan ambruk seketika di lokasi kejadian.

​”Saya sempat pingsan setelah dilempar pot terkena ke jidat,” kata korban kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat ditemui di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, Sabtu (09/05/2026).

​Kapan Kasus Pengeroyokan Ini Dilaporkan ke Polisi?

​Merespons tindak penganiayaan tersebut, suami korban, Puguh Hendarto, langsung mengambil langkah hukum tegas.

Puguh resmi melaporkan MS dan H ke Polres Metro Bekasi Kota pada Rabu (06/05/2026) dengan membawa bukti-bukti awal, termasuk hasil pemeriksaan medis dari rumah sakit.

​Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) yang diterbitkan, aparat kepolisian saat ini tengah melakukan pendalaman intensif.

Penyidik Polres Metro Bekasi Kota diharapkan segera memanggil para saksi dan terduga pelaku untuk mengusut tuntas aksi premanisme lingkungan yang membahayakan nyawa warga tersebut.

Kasus di Kecamatan Jatiasih ini menambah catatan hitam persoalan konflik bertetangga yang berujung pada tindak pidana kekerasan.

Ketegasan aparat penegak hukum sangat dinanti agar insiden serupa tidak lagi menjadi teror bagi kaum perempuan di lingkungan permukiman.

​Bagaimana tanggapan Anda mengenai maraknya aksi kekerasan bertetangga ini? Tinggalkan komentar Anda di bawah dan bagikan artikel ini untuk terus mengawal proses hukumnya! Jangan lupa baca juga update berita kriminalitas serta kebijakan Pemkot Bekasi lainnya hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penataan PKL Plaza Patriot Tuai Tantangan, Pedagang Kaki Lima Lebih Suka Kejar Keramaian
Kali Bekasi Menghitam Pekat Imbas Limbah Bogor, Sanksi Tegas KLH Menanti Pelaku Pencemaran
Groundbreaking PSEL Sumurbatu Kota Bekasi Digelar Esok, 2.000 Peserta Siap Ramaikan Gerakan K3
Groundbreaking PSEL Sumurbatu: Zulhas Hadir Atasi Darurat Sampah Bekasi
Normalisasi Kali Harun, Distaru Kota Bekasi Ratakan 40 Bangunan Liar
Akademisi UGM Kritik Cara Wali Kota Bekasi Tegur PKL: Pemimpin Harus Jadi Teladan, Bukan Adu Mulut
Terbukti Pungli Sopir Truk di Pos Poncol, Wali Kota Bekasi Usulkan Pemecatan 5 Petugas Dishub ke BKN
Buntut Sidak Wali Kota Bekasi, Satpol-PP Pertebal Pasukan Usir PKL Liar di Plaza Patriot!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Penataan PKL Plaza Patriot Tuai Tantangan, Pedagang Kaki Lima Lebih Suka Kejar Keramaian

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Kali Bekasi Menghitam Pekat Imbas Limbah Bogor, Sanksi Tegas KLH Menanti Pelaku Pencemaran

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Groundbreaking PSEL Sumurbatu Kota Bekasi Digelar Esok, 2.000 Peserta Siap Ramaikan Gerakan K3

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Groundbreaking PSEL Sumurbatu: Zulhas Hadir Atasi Darurat Sampah Bekasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Normalisasi Kali Harun, Distaru Kota Bekasi Ratakan 40 Bangunan Liar

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x