APJII: Penjualan Internet Service Provider 2023 Diprediksi Naik 8,80 Persen

- Jurnalis

Jumat, 31 Maret 2023 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi internet broadband (istimewa)

ilustrasi internet broadband (istimewa)

JAKARTA – Hasil survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) memperkirakan bahwa penjualan Internet Service Provider (ISP) akan mengalami pertumbuhan pada tahun 2023 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sekretaris Jenderal APJII, Zulfadly Syam, mengungkapkan bahwa survei internal anggota APJII tersebut memprediksi kenaikan penjualan ISP tahun 2023 sebesar 8,80 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Zulfadly mengatakan bahwa estimasi tahun 2022 sebesar 31,38 persen akan menjadi 40,20 persen pada tahun 2023, dengan tambahan 8,80 persen anggota yang meyakini omzet akan naik 20 hingga 50 persen pada tahun ini. Kendati demikian, kata dia, survei anggota APJII pada tahun 2022 memprediksi penurunan penjualan ISP sebanyak 7,95 persen, sementara pada tahun 2023 diprediksi akan menurun sebanyak 6,70 persen.
“Estimasi tahun 2022 sebanyak 31,38 persen menjadi 40,20 persen di tahun 2023. Ada tambahan 8,80 persen anggota yang meyakini omzet akan naik 20 hingga 50 persen tahun ini,” kata Zulfadly Syam ketika menyampaikan hasil “Survei ISP Industry dan Market Profile” di Jakarta, Kamis (30/03/2023) malam.
Lebih lanjut, anggota APJII yang memprediksi penjualan ISP meningkat mulai dari 0 sampai 20 persen pada tahun 2023 mencapai 39,30 persen. Sementara itu, anggota yang memprediksi peningkatan mulai dari 50 hingga 100 persen sebanyak 10,90 persen, dan prediksi peningkatan penjualan ISP di atas 100 persen sebanyak 2,90 persen. Menurut Zulfadly, hasil survei tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong digitalisasi di segala bidang, serta peningkatan konsumsi internet di Indonesia yang terus meningkat selama pandemi.
“Ini sejalan dengan upaya pemerintah mendorong digitalisasi di segala bidang. Faktor lainnya adalah pandemi yang membuat penetrasi digital terus meningkat,” ujarnya.
Survei tersebut juga menunjukkan bahwa mayoritas responden memperkirakan pertumbuhan industri ISP pada tahap Growing Stage (industri ISP akan bertumbuh dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi) sebanyak 50,63 persen. Sedangkan Starting up Stage (industri bertumbuh namun pertumbuhannya masih relatif rendah) sebanyak 23,85 persen. Sebanyak 20,92 persen responden menganggap Shakeout Stage (industri bertumbuh tetapi sudah mulai stagnan), dan sisanya menganggap industri tidak lagi bertumbuh dan bahkan mengalami penurunan pada tahap Maturity Stage dan Declining Stage. Survei ini melibatkan 562 responden anggota APJII dari seluruh Indonesia, dari total 894 anggota. Survei dilakukan bersama dengan SRA Consulting melalui metode blasting secara online. (*)

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasang CCTV AI dan Internet Cepat, ​PT Link Net Tbk Kuasai Jaringan Infrastruktur Digital Kawasan EJIP
Pengumuman
Bukti Nyata Inklusivitas, Alfamidi Bekasi Santuni Siswa SLB
Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri, MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang
Gila! Sindikat Scamming Rampok Uang Warga Republik Indonesia Rp9,1 Triliun Tiap Hari
Kulineran Bikin Kantong Jebol? Pakuwon Mall Bekasi Hadirkan Dining Cashback Hingga 50 Persen
Gemerlap Panggung Buntung! Promotor NPF Digugat PKPU Rp3,5 Miliar
Jalan ‘Aspal’ Berbahan Baku Ban Bekas: Inovasi Infrastruktur Masa Depan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 01:01 WIB

Pasang CCTV AI dan Internet Cepat, ​PT Link Net Tbk Kuasai Jaringan Infrastruktur Digital Kawasan EJIP

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:59 WIB

Pengumuman

Selasa, 21 April 2026 - 14:56 WIB

Bukti Nyata Inklusivitas, Alfamidi Bekasi Santuni Siswa SLB

Kamis, 16 April 2026 - 09:44 WIB

Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri, MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang

Kamis, 16 April 2026 - 04:36 WIB

Gila! Sindikat Scamming Rampok Uang Warga Republik Indonesia Rp9,1 Triliun Tiap Hari

Berita Terbaru

Sejumlah pengendara sepeda motor dan petugas tampak menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di salah satu perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Mengantisipasi kemacetan imbas proyek DDT Bekasi-Cikarang pada 2027, DPRD mendesak Pemkot Bekasi segera memetakan lokasi perlintasan rawan dan menyiapkan jalur alternatif. (Foto: RakyatBekasi.Com).

Parlementaria

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x