Poin Utama:
- Plh Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menginstruksikan seluruh jajaran ASN agar siaga (stand by on call) selama masa libur panjang Idul Adha 1447 Hijriah.
- Layanan esensial seperti penanganan kedaruratan darurat, kesehatan masyarakat, dan kebersihan lingkungan dipastikan tetap beroperasi 100 persen.
- Seluruh ASN dilarang keras menelantarkan aduan warga dan diwajibkan menyelesaikan semua tunggakan birokrasi sebelum libur dimulai.
- Aduan warga melalui layanan Call Center 112 Patriot Quick Response dan media sosial akan terus dipantau serta direspons dengan cepat.
Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, memberikan peringatan tajam kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Bekasi.
Menjelang libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, semua layanan publik krusial diinstruksikan tidak boleh mandek apalagi terbengkalai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Para abdi negara dituntut untuk bersiaga penuh serta cepat tanggap dalam melayani berbagai kebutuhan warga Kota Patriot.
Mengapa ASN Pemkot Bekasi Wajib Stand By Saat Libur Idul Adha?
ASN diwajibkan tetap siaga untuk mengantisipasi kelumpuhan birokrasi dan layanan publik saat roda pemerintahan memasuki masa cuti bersama.
Instruksi tegas ini berlaku tanpa terkecuali, baik bagi jajaran pejabat struktural maupun aparatur fungsional.
“Dan kita akan menghadapi long weekend. Libur agak panjang. Untuk itu kami menyampaikan, mulai pada hari Rabu nanti kami tegaskan kepada para pejabat dan seluruh ASN untuk wajib stand by on call setiap waktu,” kata Abdul Harris Bobihoe kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Senin (25/05/2026).
Bobihoe menegaskan bahwa tanggung jawab melayani rakyat tidak pernah mengenal kata libur. Momentum libur panjang ini justru dinilai sebagai ujian integritas, loyalitas, dan dedikasi nyata para aparatur pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas kinerja.
Layanan Publik Apa Saja yang Tetap Buka Selama Libur?
Sejumlah fasilitas vital dan layanan esensial bagi warga Kota Bekasi dipastikan tetap beroperasi secara optimal dan maksimal.
Sektor prioritas yang disorot mencakup layanan kesehatan tingkat pertama dan lanjutan, operasional kedaruratan, hingga manajemen kebersihan lingkungan di setiap kecamatan.
Sebelum libur resmi diberlakukan, pimpinan daerah juga mendesak seluruh tunggakan pekerjaan segera dibereskan. Jangan sampai ada hak-hak masyarakat yang diabaikan akibat administrasi yang menumpuk.
”Selesaikan seluruh disposisi laporan dan surat yang tertunda pada hari ini dan besok. Jangan biarkan urusan warga terbengkalai hanya karena alasan libur panjang,” tegasnya menambahkan.
Bagaimana Cara Warga Melapor Jika Ada Kendala Pelayanan?
Pemkot Bekasi meminta masyarakat turut aktif mengawasi kinerja para birokrat selama masa libur Idul Adha berlangsung.
Warga yang menemukan kelambanan birokrasi atau hambatan pelayanan diimbau tidak perlu ragu melapor melalui kanal resmi pemerintah.
”Segera periksa kembali aduan masyarakat melalui call center 112 Patriot Quick Response serta berbagai aduan atau keluhan di media sosial. Pastikan kita selalu responsif dan solutif,” pungkasnya.
Langkah tegas dari Plh Wali Kota Bekasi ini diharapkan menjadi cambuk bagi seluruh satuan kerja agar senantiasa waspada dan tidak terlena. Pengawasan dari warga juga sangat krusial demi terwujudnya transparansi pelayanan publik yang berkesinambungan.
Apakah Anda pernah memiliki keluhan layanan publik Pemkot Bekasi saat tanggal merah? Bagikan pengalaman atau opini Anda di kolom komentar, dan pastikan selalu membaca RakyatBekasi.Com untuk informasi terkini yang lugas dan tajam!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.














