Jelang Idul Adha, Pemkot Bekasi Antisipasi Penumpukan Limbah Hewan Kurban

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

Poin Utama:

  • ​Plh Wali Kota Bekasi instruksikan DLH siapkan armada tambahan untuk angkut limbah kurban Idul Adha 1447 H.
  • ​Batas maksimal pembersihan sisa pemotongan hewan kurban ditetapkan ketat, tidak boleh lebih dari 1×24 jam.
  • ​Camat dan Lurah diinstruksikan mengawasi ketat sanitasi drainase di area pemotongan.
  • ​Panitia kurban tingkat RT/RW dan masjid wajib perhatikan tata kelola limbah hingga higienitas distribusi daging.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi bersiap menghadapi potensi penumpukan sisa pemotongan hewan kurban pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah.

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, secara tegas menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) beserta seluruh jajaran Camat dan Lurah untuk segera melakukan mitigasi progresif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini diambil guna mencegah krisis sanitasi akibat darah, kotoran, dan jeroan yang berpotensi mencemari lingkungan permukiman warga.

​Bagaimana Cara Pemkot Bekasi Atasi Limbah Kurban Idul Adha 1447 H?

​Pemkot Bekasi mengatasi limbah kurban dengan menyiagakan armada truk sampah tambahan di titik-titik pengumpulan sementara yang tersebar di wilayah padat seperti Bantargebang, Rawalumbu, hingga Pondokgede.

Instruksi ini tidak memberikan ruang bagi keterlambatan pengangkutan, mengingat limbah basah berisiko memicu penyakit dan bau tak sedap jika dibiarkan.

​”Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi diinstruksikan menyiapkan armada tambahan di titik pengumpulan sementara. Pastikan bergerak cepat dan tidak boleh ada tumpukan limbah sisa-sisa pemotongan hewan kurban itu lebih dari 1×24 jam,” kata Abdul Harris Bobihoe kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Selasa (26/05/2026).

​Lebih lanjut, seluruh pemangku wilayah diwajibkan turun ke lapangan. Camat dan Lurah bertanggung jawab penuh memastikan prosesi penyembelihan berjalan kondusif, tertib, dan tidak merusak fasilitas sanitasi publik.

​Apa Peringatan Pemkot Bekasi untuk Panitia Kurban di Lingkungan Warga?

​Pemkot Bekasi memberikan peringatan keras kepada panitia pelaksana kurban di setiap masjid dan permukiman agar tidak membuang sisa kotoran ke saluran air umum.

Terdapat beberapa pedoman yang wajib ditaati oleh warga penyelenggara penyembelihan:

  • Menjaga Area Drainase: Memastikan drainase di sekitar area penyembelihan bersih. Limbah yang bercampur genangan air akan memicu masalah sanitasi serius.
  • Tata Kelola Pembuangan: Menyediakan lubang galian khusus atau kantong sampah kedap air untuk jeroan tak terpakai dan kotoran sapi/kambing.
  • Higienitas Daging: Proses pencacahan dan distribusi daging kepada masyarakat harus bebas dari kontaminasi tanah maupun kotoran.

​”Kita ingin pelaksanaan Idul Adha berjalan khidmat, tetapi lingkungan juga harus tetap terjaga bersih dan sehat. Karena itu panitia kurban diminta memperhatikan pembuangan limbah, saluran air, hingga proses distribusi daging agar tetap higienis,” tegas Bang Harris sapaan karibnya.

​Pemantauan berlapis akan terus dilakukan oleh satgas khusus Pemkot Bekasi di sejumlah lokasi pemotongan hewan kurban guna memastikan seluruh prosedur kebersihan dan ketertiban lingkungan ditaati tanpa pengecualian. Lingkungan yang sehat adalah cerminan ibadah yang sempurna.

​Punya keluhan soal tumpukan sampah kurban di sekitar lingkungan tempat tinggal Anda? Tinggalkan komentar di bawah ini atau bagikan artikel ini agar seluruh warga lebih peduli terhadap sanitasi! Baca juga update berita kebijakan publik terkini lainnya hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?
Resmi Diumumkan! Ini Dia Daftar Tiga Besar Open Bidding Pemkot Bekasi
APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya
Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:06 WIB

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:40 WIB

Resmi Diumumkan! Ini Dia Daftar Tiga Besar Open Bidding Pemkot Bekasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:16 WIB

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:50 WIB

Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Bekasi

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:06 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x