Bakesbangpol Kota Bekasi Imbau Warga Tetap Tenang Tanggapi Isu Pengajian Menyimpang Umi Cinta

- Jurnalis

Rabu, 13 Agustus 2025 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana audensi yang digelar Bakesbangpol Kota Bekasi terkait pengajian Umi Cinta, Rabu (13/08/2025).

Suasana audensi yang digelar Bakesbangpol Kota Bekasi terkait pengajian Umi Cinta, Rabu (13/08/2025).

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Bekasi menghimbau kepada masyarakat untuk tidak terlalu reaksional dalam menyikapi ramainya pemberitaan terkait pengajian yang diduga menyimpang oleh seorang wanita berinisial PY alias Umi Cinta, lantaran iming-iming masuk surga, seseorang harus membayar satu juta rupiah.

Kepala Kesbangpol Kota Bekasi Nesan Sudjana mengatakan kepada masyarakat agar tidak melakukan hal-hal yang mungkin bisa mengarah kepada suatu hal seperti provokasi.

“Kita tidak harapkan. Walaupun otak panas, tapi perlakuan dan segala sesuatu yang harus dengan dingin, supaya pemikiran kita lebih bijaksana, lebih adil,” ucap dia kepada awak media, Rabu (13/08/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Nesan, dalam menyikapi permasalahan hal demikian, tetaplah mengedepankan asas demokrasi dan kesatuan melalui nilai-nilai Pancasila.

“Karena kita harus sesuai dengan apa yang menjadi dasar negara kita, Pancasila di Sila pertama Ketuhanan yang Maha Esa, lakukan langkah musyawarah, ini tentunya sesuai dengan penguatan sila keempat yaitu dengan proses musyawarah,” tuturnya.

Terkini, Bakesbangpol dijadwalkan tengah melakukan audiensi dengar pendapat pada Rabu (13/08/2025) pagi, dengan beberapa stakeholder terkait seperti FKUB maupun MUI Kota Bekasi.

Nesan menjelaskan bahwa mediasi tersebut dilakukan, diantaranya sebagai upaya menemukan solusi terbaik atas adanya isu ataupun persoalan yang terjadi.

“Nantinya untuk besok kita rapatkan, nantinya tindak lanjutnya untuk menanyakan berkenaan apakah benar ini perkumpulan ini bersifat keagamaan. Kalau memang muslim tentunya kita akan menurunkan Tim dari FKUB dan dari MUI,” terangnya.

Sehingga dalam proses tindaklanjut, pihaknya akan memintai keterangan resmi terkait polemik yang terjadi, termasuk bagaimana kegiatan keagamaan tersebut tujuannya seperti apa dan juga kegiatan-kegiatan lainnya.

“Jadi kita dengar pendapat dulu. Jangan sampai nantinya mengganggu stabilitas keamanan maupun nilai-nilai intoleransi maupun nilai-nilai lainnya. Ini yang harus kita pertegas dan kita tidak ada unsur keinginan pencemaran nama baik ataupun apa. Tapi jangan sampai ada terjadi suatu lain hal yang kita tidak harapkan ataupun tidak kita inginkan,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!
Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar
4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem
Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi
GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi
JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda
Lelang Supercar EDC Cash Kejari Kota Bekasi Tembus Belasan Miliar
Abaikan Warga, Izin Operasional RS Budi Lestari Terancam Ditunda
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:51 WIB

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:18 WIB

Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:07 WIB

4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00 WIB

GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:16 WIB

JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda

Berita Terbaru

Sejumlah pengendara sepeda motor dan petugas tampak menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di salah satu perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Mengantisipasi kemacetan imbas proyek DDT Bekasi-Cikarang pada 2027, DPRD mendesak Pemkot Bekasi segera memetakan lokasi perlintasan rawan dan menyiapkan jalur alternatif. (Foto: RakyatBekasi.Com).

Parlementaria

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Suasana jalur perlintasan rel kereta api di wilayah stasiun kawasan Bekasi dilihat dari area peron pejalan kaki. Pembangunan lanjutan Double-Double Track (DDT) rute Bekasi-Cikarang yang ditargetkan bergulir pada 2027 dipastikan akan berimbas pada perlintasan sebidang dan berpotensi membebani APBD untuk pembebasan lahan. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x