Dugaan Aliran Sesat Tiket Surga Rp1 Juta di Bekasi: Umi Cinta Bakal Klarifikasi Besok

- Jurnalis

Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana audensi yang digelar Bakesbangpol Kota Bekasi terkait pengajian Umi Cinta, Rabu (13/08/2025).

Suasana audensi yang digelar Bakesbangpol Kota Bekasi terkait pengajian Umi Cinta, Rabu (13/08/2025).

Dugaan praktik pengajian menyimpang yang meresahkan warga di Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, kini ditindaklanjuti secara serius oleh pemerintah daerah.

Seorang penceramah berinisial PY alias Umi Cinta menjadi sorotan setelah muncul aduan terkait permintaan uang sebesar Rp 1 juta sebagai jaminan masuk surga bagi para pengikutnya.

Menyikapi keresahan ini, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Bekasi bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) telah menggelar rapat dengar pendapat pada Rabu (13/08/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rapat Dengar Pendapat Digelar Usai Keluhan Warga

​Rapat yang dihadiri sekitar 30 orang perwakilan warga, termasuk Ketua RW setempat, menjadi forum untuk menampung seluruh aduan dan masukan. Namun, Umi Cinta selaku pihak yang dituduhkan belum dihadirkan dalam pertemuan awal ini.

“Pada prinsipnya, rapat tadi adalah untuk mendengar langsung pengaduan dari warga dan tanggapan dari unsur-unsur terkait di Pemerintah Kota Bekasi,” ujar Kepala Bakesbangpol Kota Bekasi, Nesan Sudjana kepada RakyatBekasi.Com saat ditemui di Plaza Pemkot Bekasi, Rabu (13/08/2025).

​Nesan menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah mengumpulkan informasi dari pihak pelapor sebelum melakukan konfirmasi langsung kepada yang bersangkutan.

Klarifikasi Umi Cinta Dijadwalkan Besok

Untuk mendapatkan gambaran yang utuh dan berimbang, pihak berwenang telah menjadwalkan pemanggilan terhadap Umi Cinta.

Proses klarifikasi ini diharapkan dapat menjawab tudingan ajaran agama yang menyimpang tersebut.

“Kami jadwalkan, Insyaallah besok (Kamis, 14/08/2025), untuk mempercepat penyelesaian isu ini. Kami akan meminta konfirmasi kehadiran Ibu PY untuk hadir dalam pembahasan dan pendalaman,” jelas Nesan.

​Menurutnya, klarifikasi ini sangat penting untuk mencegah fitnah dan memastikan apakah ada unsur pelanggaran hukum, akidah, atau penafsiran Al-Quran dan hadis yang keliru dalam ajaran Umi Cinta.

​”Jika terbukti tidak ada pelanggaran, tentu aktivitasnya bisa dilanjutkan. Namun, jika ada hal yang melanggar aturan, akidah, atau hukum, tentu akan ada proses lebih lanjut,” tambahnya.

MUI Belum Vonis Sesat, Tunggu Bukti Konkret

​Di sisi lain, Ketua MUI Kota Bekasi, K.H. Sirojudin Siroj, menekankan sikap kehati-hatian. Ia menyatakan bahwa MUI belum bisa memberikan vonis apakah aliran Umi Cinta ini sesat atau tidak sebelum mendapatkan bukti yang kuat dan keterangan langsung.

​”Kami belum bisa memvonis, karena ini baru sebatas keluhan masyarakat. Kami perlu melakukan tabayyun (klarifikasi) langsung,” tegas K.H. Sirojudin.

​Pemanggilan Umi Cinta akan dilaksanakan pada:

  • Hari/Tanggal: Kamis, 14 Agustus 2025
  • Waktu: Pukul 13.00 WIB
  • Lokasi: Kantor Kelurahan Mustikajaya

​”Kami ingin mendengar langsung dari Ibu PY terkait aktivitas keagamaan yang diajarkan. Pertanyaan utamanya, benar atau tidak ada kewajiban infak Rp 1 juta untuk masuk surga? Ini yang harus dibuktikan,” paparnya.

Selain itu, MUI juga akan mendalami laporan mengenai adanya perubahan sikap dan perilaku dari para jemaah yang mengikuti pengajian tersebut.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi serta menyerahkan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada pihak berwenang.

Ikuti terus perkembangan berita dugaan aliran sesat di Bekasi ini untuk mendapatkan informasi terbaru dan terverifikasi.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Mitra Patriot Siapkan Kuota Warga Lokal di Wisata Kuliner Kalimalang, Sudah Tenang!
Banjir Kepung 7 Kecamatan di Kota Bekasi Sore Ini
Wali Kota Bekasi Tinjau Aksi Mogok 319 Pedagang Daging di Pasar Baru
Banjir Setinggi 90 Cm Lumpuhkan Jalan Bintara Raya Bekasi Barat
Hujan Deras Rendam 6 Kawasan Perumahan di Kota Bekasi
BMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Kota Bekasi Seharian
Pemkot Bekasi Angkut Paksa Aset Terbengkalai di Lahan Warga Tanpa Izin, Panik Pak?
Fenomena Kesehatan Mental Mengintai Gen Z Bekasi: Antara Tekanan Masa Depan dan Jebakan Diagnosis AI

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:54 WIB

PT Mitra Patriot Siapkan Kuota Warga Lokal di Wisata Kuliner Kalimalang, Sudah Tenang!

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:48 WIB

Banjir Kepung 7 Kecamatan di Kota Bekasi Sore Ini

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:14 WIB

Wali Kota Bekasi Tinjau Aksi Mogok 319 Pedagang Daging di Pasar Baru

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:18 WIB

Banjir Setinggi 90 Cm Lumpuhkan Jalan Bintara Raya Bekasi Barat

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:19 WIB

Hujan Deras Rendam 6 Kawasan Perumahan di Kota Bekasi

Berita Terbaru

Di Jalan Bintara Raya, Kecamatan Bekasi Barat pengendara sepeda motor turut mogok, lantaran hendak menerobos jalan di lokasi setempat, Kamis (22/01/2026).

Bekasi

Banjir Kepung 7 Kecamatan di Kota Bekasi Sore Ini

Kamis, 22 Jan 2026 - 16:48 WIB

Perumahan Masnaga Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, terendam banjir dengan ketinggian air mencapai sebetis lutut orang dewasa atau 60 cm, Kamis (22/01/2026).

Bekasi

Hujan Deras Rendam 6 Kawasan Perumahan di Kota Bekasi

Kamis, 22 Jan 2026 - 13:19 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca