Bangun 1000 Taman di Kota Bekasi, Tri-Harris Buktikan Kerja Nyata Kolaborasi dengan Swasta

- Jurnalis

Sabtu, 23 November 2024 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor urut 3 (tiga) Tri Adhianto dan Harris Bobihoe meluapkan keunggulannya dalam Debat Kedua Pilkada Kota Bekasi, Jumat (22/11/2024).

Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor urut 3 (tiga) Tri Adhianto dan Harris Bobihoe meluapkan keunggulannya dalam Debat Kedua Pilkada Kota Bekasi, Jumat (22/11/2024).

Dalam debat kandidat Pilkada Kota Bekasi, pasangan Heri Koswara-Sholihin memberikan pernyataan yang terkesan inkonsisten terkait program unggulan Tri-Harris dalam pembangunan 1000 taman di Kota Bekasi.

Pernyataan mereka memunculkan kebingungan publik, di mana pada satu sisi mereka menyebut pembangunan taman adalah masalah internal yang bisa diselesaikan dengan mudah, tetapi di sisi lain mereka mengklaim pembangunan 1000 taman menggunakan APBD adalah hal biasa.

“Masalah taman sesungguhnya taman itu masalah yang bisa kita selesaikan melalui internal Kota Bekasi,” ujar Heri Koswara dalam debat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, Heri Koswara kemudian melanjutkan dengan pernyataan lain yang kontradiktif.

“Kalau kita membuat 1000 taman menggunakan dana APBD itu biasa, yang luar biasa adalah kita membangun 1000 taman tapi tidak menggunakan dana APBD,” tambahnya.

Faktanya, selama masa kepemimpinan Tri Adhianto sebagai petahana, sejumlah taman kota yang menjadi legacy nyata justru dibangun melalui kolaborasi dengan pihak swasta, tanpa sepenuhnya mengandalkan APBD.

Salah satu contohnya adalah Taman Kota yang sedang dibangun di depan Stadion Patriot Chandrabhaga, Jalan Ahmad Yani, yang merupakan hasil kerja sama dengan berbagai pihak swasta melalui CSR (Corporate Social Responsibility).

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Aceng Solahudin, memastikan bahwa pembangunan taman ini sudah berjalan dengan progres yang signifikan.

“Tiga minggu lalu sudah tanda tangan kontrak, sekarang sedang on progress,” ujarnya dalam pernyataan resmi. Aceng juga optimis bahwa taman ini akan rampung pada pertengahan Desember 2024.

Selain itu, salah satu contoh kolaborasi sukses lainnya adalah taman di bawah kolong Tol Becakayu, tepatnya di depan Mall Metropolitan Bekasi Selatan.

Taman tersebut juga dibangun atas kerja sama dengan pihak swasta sebagai solusi inovatif terhadap keterbatasan ruang kota.

Program 1000 taman yang diusung oleh Tri-Harris adalah bagian dari upaya besar menciptakan ruang terbuka hijau yang ramah anak, ramah lansia, dan inklusif bagi penyandang disabilitas.

Hal ini membuktikan bahwa komitmen Tri-Harris dalam membangun kota tidak hanya mengandalkan APBD, tetapi juga memaksimalkan kolaborasi dengan pihak swasta untuk menghasilkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Bekasi.

Inkonsistensi pernyataan pasangan Heri-Solihin memperlihatkan bahwa kritik mereka terhadap program ini tidak memiliki dasar yang kuat.

Tri-Harris telah menunjukkan keberhasilan dalam membangun taman melalui pendekatan inovatif dan kolaboratif, membuktikan bahwa program ini lebih dari sekadar janji, tetapi sebuah langkah nyata untuk menciptakan Kota Bekasi yang semakin hijau dan nyaman.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekjend PKS Lantik DPP Gema Keadilan 2026-2031, Fokus Rebut Suara Pemuda di Pemilu 2029
Sikat Koruptor dan Kawal MBG, Gerindra Kota Bekasi Dukung Penuh Langkah Presiden Prabowo
Usut Korupsi MBG, PDIP Desak BGN Buka Data Keterlibatan Kader
Sah! Gus Nawal Pimpin DPC PPP Kota Bekasi, Targetkan 6 Kursi
Pengamat Sosial: Fenomena Penjilat Politik Lahir dari Ketergantungan Ekonomi
Perombakan DPC PKB Kota Bekasi: Sekretaris dan Bendahara Dicopot, Target 10 Kursi!
DPP PDI Perjuangan Pecat Nyumarno, KPU Kabupaten Bekasi Tunggu Surat DPRD
Instruksi Tajam PDI Perjuangan: Coret Anggaran Kunker DPRD Kota Bekasi!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 01:09 WIB

Sekjend PKS Lantik DPP Gema Keadilan 2026-2031, Fokus Rebut Suara Pemuda di Pemilu 2029

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:15 WIB

Sikat Koruptor dan Kawal MBG, Gerindra Kota Bekasi Dukung Penuh Langkah Presiden Prabowo

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:34 WIB

Usut Korupsi MBG, PDIP Desak BGN Buka Data Keterlibatan Kader

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:54 WIB

Sah! Gus Nawal Pimpin DPC PPP Kota Bekasi, Targetkan 6 Kursi

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:22 WIB

Pengamat Sosial: Fenomena Penjilat Politik Lahir dari Ketergantungan Ekonomi

Berita Terbaru

SANG GUBERNUR PERTAMA: Suasana lalu lintas dan rindangnya pepohonan di sepanjang Jalan Sam Ratulangi, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/07/2026). Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi, doktor matematika lulusan Swiss sekaligus Gubernur Sulawesi pertama yang merumuskan UUD 1945 dan mewariskan falsafah luhur

Ekstra

Sejarah Jalan Sam Ratulangi: Sang Doktor Jenius dari Timur

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:45 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x