Poin Utama:
- Fokus 2026: Peningkatan pelayanan air bersih kepada pelanggan melalui perbaikan kinerja internal.
- Empat Pilar: Direksi menekankan kedisiplinan, kekompakan, kerja sama, dan kejujuran sebagai modal utama pegawai.
- Evaluasi Kinerja: Pengalaman tahun 2025 dijadikan pelajaran untuk perbaikan menyeluruh di tahun berjalan.
- Peserta Apel: Hadir jajaran Direksi, Dewan Pengawas (Dewas), Kepala Cabang, dan seluruh pegawai kantor pusat.
CIKARANG PUSAT – Manajemen Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Bhagasasi terus memacu kinerja pegawainya memasuki bulan kedua tahun 2026.
Fokus utama perusahaan pelat merah ini adalah menyeimbangkan aspek bisnis dengan pelayanan prima kepada masyarakat Kabupaten Bekasi melalui peningkatan disiplin internal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Apa Instruksi Terbaru Direksi Perumda Tirta Bhagasasi?
Dalam apel pagi rutin yang digelar di halaman Kantor Pusat, Direktur Umum (Dirum) Perumda Tirta Bhagasasi, Daud Husin, menegaskan bahwa pelayanan terbaik kepada pelanggan harus dimulai dari perbaikan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Menurutnya, fondasi pelayanan publik yang prima tidak bisa dilepaskan dari karakter pegawai itu sendiri.
”Memberikan sesuatu pelayanan yang terbaik, diawali dengan diri sendiri. Pertama kedisiplinan, kekompakan, kerja sama, kejujuran. Itu menjadi modal awal yang kita tuangkan dalam menjalankan pelayanan,” kata Daud Husin kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Kantor Pusat Perumda Tirta Bhagasasi, Jalan Inspeksi Kalimalang, Cikarang Pusat, Rabu (04/02/2026).
Mengapa Momentum 2026 Sangat Penting bagi Pelayanan Air Bersih?
Tahun 2026 dinilai sebagai momentum krusial bagi Perumda Tirta Bhagasasi untuk melakukan transformasi kinerja.
Daud mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan evaluasi tahun sebelumnya sebagai batu loncatan, bukan sekadar sejarah.
Semangat baru diperlukan untuk memastikan distribusi air bersih ke berbagai wilayah layanan berjalan optimal.
”Momentum 2026 ini, ayo sama-sama kita punya semangat baru. Jangan melihat ke belakang, lihatlah ke depan. Pengalaman yang kita lalui di tahun 2025 menjadi pelajaran untuk memperbaiki diri kita, memperbaiki perusahaan ini, memperbaiki kinerja kita untuk pelayanan lebih baik di 2026 dan yang akan datang,” imbuhnya.
Daud juga menekankan aspek spiritual dalam bekerja. Ia mengingatkan bahwa kantor bukan sekadar tempat bekerja, tetapi ladang ibadah untuk mencari rezeki yang halal sebagai bekal akhirat, sekaligus menjalankan amanah masyarakat.
Siapa Saja yang Hadir dalam Apel Tersebut?
Kegiatan apel pagi yang berlangsung di bawah terik matahari ini tetap berjalan khidmat. Daud mengapresiasi semangat para pegawai yang tetap antusias mengikuti upacara rutin yang digelar setiap pekan pertama dan ketiga setiap bulannya ini.
Filosofi matahari yang bersinar terik, menurut Daud, harus dimaknai sebagai motivasi yang terus menyinari semangat pegawai dalam melayani pelanggan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat teras Perumda Tirta Bhagasasi, antara lain:
- Direktur Teknik, Rika Nursantika.
- Anggota Dewan Pengawas Independen, Romli Romliandi dan Bagas Sugeng Triyanto.
- Para Kepala Bagian (Kabag).
- Para Kepala Cabang (Kacab) dan Kepala Cabang Pembantu.
- Seluruh staf dan pegawai di lingkungan kantor pusat.
Komitmen ini diharapkan dapat berdampak langsung pada kepuasan pelanggan air bersih di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi.
Konsistensi penerapan disiplin dan kejujuran akan menjadi tolak ukur keberhasilan manajemen di tahun 2026.
Punya keluhan terkait layanan air bersih di wilayah Anda? Silakan laporkan melalui kanal pengaduan resmi Perumda Tirta Bhagasasi atau hubungi Call Center terkait.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








































