Disdik Kota Bekasi Wacanakan Bangun Gedung SMP Negeri Baru di Margahayu

- Jurnalis

Kamis, 13 Februari 2025 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Warsim Suryana.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Warsim Suryana.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi mengusulkan adanya perencanaan penambahan gedung SMP Negeri baru di Kota Bekasi, berdasarkan aspirasi masyarakat yang menginginkan lebih banyak sekolah menengah pertama di kota ini.

Saat ini, jumlah SMP Negeri di Kota Bekasi mencapai 62 sekolah, dengan total daya tampung siswa sebanyak 13.600 siswa.

“Untuk penambahan gedung SMP Negeri baru dari aspirasi masyarakat itu ada. Namun, kita belum merapatkannya dengan OPD terkait, karena keterbatasan jumlah rasio guru dan lainnya,” ucap Sekretaris Disdik Kota Bekasi, Warsim Suryana, saat dikonfirmasi RakyatBekasi.com melalui keterangannya, Kamis (13/02/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warsim menjelaskan bahwa usulan tersebut, jika terealisasi, akan menjadikan gedung SMP Negeri baru nanti sebagai SMP Negeri 63 Bekasi, yang diusulkan untuk berada di sekitar wilayah Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur.

“Nanti akan dirapatkan untuk masukkan dan rencana ada. Kemarin itu yang sudah masuk surat dari wilayah Margahayu. Jika terealisasi dan disepakati, usulan sekolah baru adalah SMP 63,” jelasnya.

Warsim menambahkan bahwa SMP Negeri 63 diharapkan dapat direalisasikan secara progres pembangunan dan sekolah tersebut akan menjadi sub-domain dari SMP Negeri 2 Kota Bekasi sebagai induk siswa sekolah.

“Jadi beda nama, anakannya ambil dari SMP 2 nanti itu baru wacana. Nanti dari kesepakatan rapat dari rekomendasi seperti apa belum ada. Yang jelas keinginan warga ada di situ,” paparnya.

Dengan penambahan gedung SMP Negeri baru ini, diharapkan dapat meningkatkan daya tampung dan fasilitas pendidikan di Kota Bekasi, sehingga lebih banyak siswa yang dapat mengakses pendidikan berkualitas.

Selain itu, realisasi pembangunan sekolah baru juga diharapkan dapat mengatasi masalah keterbatasan jumlah rasio guru dan mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nusantara Lestari Laporkan Dugaan Pencemaran Limbah PT Fajar Surya Wisesa Tbk ke KLHK
Perumda Tirta Bhagasasi Genjot Sosialisasi Transaksi Digital Tanpa Kertas di Wilayah Tambun
Antisipasi Aksi Penurunan Paksa Penumpang Trans Beken, Dishub Kota Bekasi Gandeng APH
Dishub Kota Bekasi Gelontorkan Rp9 Miliar untuk Subsidi Trans Patriot dan Trans Beken
Usai Ratusan Angkot Blokade Jalan Ahmad Yani, Tarif Gratis Trans Beken Berakhir 1 Maret 2026
Tolak Operasional Bus Trans Beken, Ratusan Angkot Blokade Jalan Protokol Kota Bekasi
Disparbud Tutup Sementara Hutan Bambu Usai Longsor Akibat Luapan Kali Bekasi
Longsor Terjang Wisata Hutan Bambu Bekasi Timur, 4 Saung Hanyut

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:28 WIB

Nusantara Lestari Laporkan Dugaan Pencemaran Limbah PT Fajar Surya Wisesa Tbk ke KLHK

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:37 WIB

Perumda Tirta Bhagasasi Genjot Sosialisasi Transaksi Digital Tanpa Kertas di Wilayah Tambun

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:14 WIB

Antisipasi Aksi Penurunan Paksa Penumpang Trans Beken, Dishub Kota Bekasi Gandeng APH

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:34 WIB

Dishub Kota Bekasi Gelontorkan Rp9 Miliar untuk Subsidi Trans Patriot dan Trans Beken

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:18 WIB

Usai Ratusan Angkot Blokade Jalan Ahmad Yani, Tarif Gratis Trans Beken Berakhir 1 Maret 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca