Presiden Prabowo Setujui Pembangunan Flyover Bulak Kapal Usai Tragedi Tabrakan KA di Bekasi

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto (kanan) disambut Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (kiri, berseragam dinas) saat tiba di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, Selasa (28/04/2026). Peninjauan ini dilakukan usai tragedi kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur yang memicu percepatan pembangunan Flyover Bulak Kapal.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto (kanan) disambut Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (kiri, berseragam dinas) saat tiba di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, Selasa (28/04/2026). Peninjauan ini dilakukan usai tragedi kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur yang memicu percepatan pembangunan Flyover Bulak Kapal.

Poin Utama:

  • ​Presiden Prabowo Subianto resmi menyetujui pembangunan Flyover Bulak Kapal guna mencegah kecelakaan susulan di perlintasan sebidang.
  • ​Persetujuan ini merespons tabrakan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam.
  • ​Pemerintah Pusat telah mengalokasikan anggaran hingga Rp4 triliun untuk mengevaluasi dan memperbaiki sekitar 1.800 titik lintasan di Pulau Jawa.

​Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi menyetujui percepatan pembangunan Flyover (Jalan Layang) Bulak Kapal, Kecamatan Bekasi Timur.

Persetujuan tingkat pusat ini merupakan respons langsung menyusul insiden tabrakan maut yang melibatkan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL Bekasi-Jakarta di dekat area Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/04/2026) malam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepastian proyek tersebut ditegaskan Prabowo usai meninjau langsung penanganan medis bagi para korban di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi.

​Mengapa Pembangunan Flyover Bulak Kapal Sangat Mendesak?

​Pembangunan Flyover Bulak Kapal dinilai sangat krusial sebagai jaminan keselamatan warga sekaligus pengurai kemacetan kronis di perbatasan wilayah timur Kota Bekasi.

Pemkot Bekasi bersama Pemprov Jawa Barat sebelumnya telah berulang kali mengajukan proyek ini, yang kini mendesak direalisasikan sebagai bentuk evaluasi total dari Pemerintah Pusat pascatragedi fatal dua kereta tersebut.

​”Pemerintah Daerah Bekasi telah mengajukan dibuat flyover. Karena Bekasi ini juga padat. Dan keperluan kereta api itu sangat amat penting, sangat amat mendesak. Jadi saya sudah setujui segera dibangun flyover langsung oleh bantuan Presiden,” kata Presiden Prabowo Subianto kepada awak media usai menjenguk korban di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Selasa (28/04/2026).

​Berapa Anggaran yang Disiapkan untuk Perbaikan Perlintasan Kereta?

​Merespons tingkat urgensi yang tinggi, Pemerintah Pusat telah memperhitungkan alokasi anggaran fantastis mencapai Rp4 triliun untuk membenahi seluruh jalur perkeretaapian di wilayah rawan.

Dana triliunan ini difokuskan pada penanganan jalur perlintasan sebidang yang dinilai sudah usang dan membahayakan keselamatan publik.

​Beberapa fakta terkait kondisi perlintasan kereta di pulau Jawa saat ini:

  • ​Terdapat sedikitnya 1.800 titik perlintasan sebidang yang tersebar di sepanjang jalur rel Pulau Jawa.
  • ​Mayoritas infrastruktur perlintasan tersebut merupakan warisan peninggalan era kolonial Belanda yang belum diperbarui.
  • ​Intervensi keamanan akan dilakukan secara bertahap, mulai dari pembangunan flyover hingga pengadaan pos jaga resmi bersertifikasi.

​”Ini kira-kira dari zaman Belanda, sudah berapa puluh tahun. Sekarang lah segera kita selesaikan semua itu. Saya sudah perintahkan segera kita akan perbaiki semua lintasan tersebut, dengan apakah dengan dilakukan pos jaga atau dengan flyover,” tegas Prabowo.

​Menurutnya, pengeluaran anggaran tersebut tidak bisa ditunda lagi demi memprioritaskan keselamatan dan nyawa masyarakat pengguna jalan raya maupun transportasi rel.

​Realisasi Flyover Bulak Kapal diharapkan tidak sekadar menjadi janji politis pascatragedi, melainkan langkah nyata dari sinergi Pemkot Bekasi dan Pemerintah Pusat dalam menjamin keselamatan warganya.

Bagaimana pendapat Anda tentang urgensi pembangunan flyover di kawasan Bulak Kapal ini? Sampaikan opini serta harapan Anda di kolom komentar, dan jangan lupa bagikan artikel ini kepada rekan atau keluarga Anda. Baca terus berita teraktual seputar pemerintahan dan layanan publik Kota Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Purbaya dan Teddy Menteri Terbaik Presiden Prabowo, Pigai Paling Disorot
Tinggalkan Masalah Sinyal, APJII Desak Pemerataan Kualitas Internet Indonesia
Pemda Kesulitan Bayar Gaji ASN dan PPPK, Menkeu Purbaya Cairkan Rp20,5 Triliun Pekan Depan
Lampaui Nasional, Ekonomi Jawa Barat Q2 2026 Tumbuh 5,73 Persen
Tak Ada Kompromi! BGN Beri Batas Waktu Dapur MBG urus SLHS hingga 10 Agustus 2026
Pakar Ungkap Alasan AS Tak Bangun Pangkalan Militer di Indonesia
Nasib PPPK Terancam! IPR Tuntut Pusat Ambil Alih Jaminan Gaji
MUI Resmi Ganti Istilah LGBT Jadi LGSP, Ini Alasannya
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 01:29 WIB

Purbaya dan Teddy Menteri Terbaik Presiden Prabowo, Pigai Paling Disorot

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:16 WIB

Tinggalkan Masalah Sinyal, APJII Desak Pemerataan Kualitas Internet Indonesia

Jumat, 7 Agustus 2026 - 04:19 WIB

Pemda Kesulitan Bayar Gaji ASN dan PPPK, Menkeu Purbaya Cairkan Rp20,5 Triliun Pekan Depan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Lampaui Nasional, Ekonomi Jawa Barat Q2 2026 Tumbuh 5,73 Persen

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:23 WIB

Tak Ada Kompromi! BGN Beri Batas Waktu Dapur MBG urus SLHS hingga 10 Agustus 2026

Berita Terbaru

Seniman Kemerdekaan, Zenza TekSas, tengah berinteraksi dan dikelilingi antusiasme warga saat memecahkan rekor menjawab 2.026 soal kalender tahun 2026 secara langsung di area Car Free Day (CFD) Grand Kamala Lagoon, Kota Bekasi, Minggu (09/08/2026).

Bekasi

Aksi Zenza TekSas Pecahkan Rekor 2.026 Soal di CFD Bekasi

Senin, 10 Agu 2026 - 17:30 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x