Eks Kadisdik Diduga Masih Tandatangani SPM, Buat Modal Pilkada Kota Bekasi?

- Jurnalis

Selasa, 30 Juli 2024 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Daftar proyek pekerjaan pengadaan langsung di Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

Daftar proyek pekerjaan pengadaan langsung di Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

KOTA BEKASI – Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad mengapresiasi langkah dari eks Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bekasi Uu Saeful Mikdar yang mengundurkan diri dari status ASN untuk maju Pilkada Kota Bekasi mendatang.

Adapun, Uu telah mengundurkan diri dengan status pensiun dini. Sebelum datang masa pensiunnya sebagai Pegawai Pemerintah Daerah.

“Pak Uu ini mengundurkan diri terhitung mulai 1 Agustus. Berdasarkan surat pengunduran yang dia buat, saat ini dia lagi cuti,” ucap Pj Gani saat ditemui RakyatBekasi.com di Aula Nonon Sonthanie Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Kamis (18/07/2024) lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun demikian, redaksi rakyatbekasi.com menerima informasi bahwa Uu Saeful Mikdar diduga masih menandatangani Surat Perintah Membayar (SPM) sejumlah pekerjaan pengadaan langsung di Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

Patut diduga puluhan bahkan ratusan pekerjaan pengadaan langsung, SPM-nya masih ditandatangani Uu selaku pengguna anggaran meskipun yang bersangkutan telah mundur dari Kadisdik Kota Bekasi dan berstatus cuti hingga efektif mundur per tanggal 1 Agustus 2024.

“Pelaksanaan PPDB Online nampaknya disengaja dibuat carut marut dan gaduh agar publik lupa akan kegiatan pengadaan barang dan jasa termasuk ratusan pekerjaan Pengadaan Langsung dengan pagu yang bervariasi, sehingga patut diduga buat modal Pilkada,” ucap Lamhot Capah kepada rakyatbekasi.com, Selasa (30/07/2024).


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Usulkan 458 Formasi CPNS 2026, Guru jadi Prioritas
Kepepet Aturan Pusat, Pesan Makanan Online di Bekasi Bakal Kena Pajak
Tragedi SPBE Cimuning: Pemkot Bekasi Telat Awasi K3 dan SLF?
WFH Geser Jumat Ikut Pemerintah Pusat, Pemkot Bekasi Kaji Ulang Kebijakan Sehari Tanpa Kendaraan BBM
Terseret Suap Bekasi, KPK Segera Garap Pimpinan DPRD Jabar!
Tragedi SPBE Cimuning: Sekuriti Tewas Akibat Luka Bakar 90 Persen
Lebaran Usai, Dirut Tirta Bhagasasi ‘Pecut’ Karyawan Cabang Genjot Pendapatan!
WFH Pemkot Bekasi Geser Jumat, Sistem Pengawasan Berlapis Pastikan ASN Tidak Leha-Leha di Akhir Pekan

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 12:21 WIB

Pemkot Bekasi Usulkan 458 Formasi CPNS 2026, Guru jadi Prioritas

Selasa, 7 April 2026 - 11:24 WIB

Kepepet Aturan Pusat, Pesan Makanan Online di Bekasi Bakal Kena Pajak

Selasa, 7 April 2026 - 09:46 WIB

Tragedi SPBE Cimuning: Pemkot Bekasi Telat Awasi K3 dan SLF?

Selasa, 7 April 2026 - 09:25 WIB

WFH Geser Jumat Ikut Pemerintah Pusat, Pemkot Bekasi Kaji Ulang Kebijakan Sehari Tanpa Kendaraan BBM

Selasa, 7 April 2026 - 04:47 WIB

Terseret Suap Bekasi, KPK Segera Garap Pimpinan DPRD Jabar!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca