Imbas Kasus Keracunan, Dinkes Bekasi Akan Evaluasi Total 70 Dapur Makanan Bergizi Gratis

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menjenguk salah satu korban keracunan usai santap MBG, Kamis (2/10/2025).

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menjenguk salah satu korban keracunan usai santap MBG, Kamis (2/10/2025).

BEKASI – Buntut dari insiden dugaan keracunan yang menimpa enam siswa SDN 03 Kota Baru, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi mengumumkan akan mengambil langkah tegas.

Seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur penyedia Makanan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kota Bekasi akan dievaluasi secara menyeluruh.

Langkah berskala kota ini diambil sebagai respons cepat untuk menjamin keamanan dan kualitas pangan dalam program MBG serta mencegah terulangnya kejadian serupa di sekolah lain.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data terbaru Dinkes, saat ini terdapat 70 SPPG yang beroperasi di Kota Bekasi.

Langkah Tegas: Inspeksi Ulang dan Pengambilan Sampel

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti Anggraeni, menegaskan bahwa evaluasi ini tidak akan main-main.

Timnya akan melakukan serangkaian pemeriksaan ketat terhadap semua penyedia jasa.

​”Tentu, kami akan melakukan evaluasi menyeluruh,” ujar Satia saat ditemui jurnalis rakyatbekasi.com di RS Ananda Bekasi, Kamis (02/10/2025).

“Pasti kita ambil sampelnya (dari setiap SPPG), kita juga nanti melakukan inspeksi kesehatan lingkungan ulangan untuk setiap lokasi,” tambahnya

​Inspeksi kesehatan lingkungan ini mencakup pemeriksaan sanitasi, kebersihan dapur, cara pengolahan, hingga standar penyimpanan bahan baku di seluruh 70 lokasi SPPG tersebut.

Investigasi Kasus SDN 03 Kota Baru Terus Berjalan

Sembari mempersiapkan evaluasi berskala kota, investigasi spesifik terhadap kasus di SDN Kota Baru 3 terus berjalan.

Satia menegaskan kembali bahwa sampel sisa makanan siswa dan dari SPPG terkait telah diamankan dan sedang diuji di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

“Kita belum tahu kan penyebabnya apakah memang dari makanan atau memang dari kondisi anak-anak yang lemah,” katanya seraya menekankan pentingnya menunggu hasil lab yang diperkirakan akan keluar dalam 2 hingga 3 hari ke depan sebelum menarik kesimpulan.

Komitmen Pemerintah Kota untuk Perketat Pengawasan

Langkah evaluasi total yang diinisiasi oleh Dinkes ini sejalan dengan instruksi tegas dari Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.

Ia sebelumnya telah memerintahkan agar pengawasan terhadap program MBG diperketat di semua lini.

​”Program Makanan Bergizi Gratis ini adalah ikhtiar baik untuk menyehatkan generasi kita. Karena itu, keamanan, kebersihan, dan kualitas makanan akan menjadi prioritas utama,” tegas Tri Adhianto dalam pernyataannya.

​Wali Kota juga telah mengimbau para orang tua dan pihak sekolah untuk tetap tenang seraya meyakinkan bahwa pemerintah telah menurunkan tim investigasi dan berkomitmen penuh untuk menjadikan program MBG lebih baik dan lebih aman ke depannya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Angkut Paksa Aset Terbengkalai di Lahan Warga Tanpa Izin, Panik Pak?
Fenomena Kesehatan Mental Mengintai Gen Z Bekasi: Antara Tekanan Masa Depan dan Jebakan Diagnosis AI
Harga Sapi Impor Melambung, Pedagang Daging Bekasi Pilih Mogok Tiga Hari
Alamak! Dishub Perpanjang Masa ‘Shut Down’ Layanan Uji KIR Kota Bekasi
Wali Kota Bekasi Larang ASN Nikah Siri dan Selingkuh
Wali Kota Bekasi Dorong Percepatan Pencairan Dana Rp100 Juta per RW Pasca Audit BPK
FOPERA Endus Potensi Kerugian Negara di RSUD CAM Kota Bekasi
Tanggul Citarum Jebol Rendam Ribuan Rumah di Muara Gembong Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:26 WIB

Pemkot Bekasi Angkut Paksa Aset Terbengkalai di Lahan Warga Tanpa Izin, Panik Pak?

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:17 WIB

Fenomena Kesehatan Mental Mengintai Gen Z Bekasi: Antara Tekanan Masa Depan dan Jebakan Diagnosis AI

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:28 WIB

Harga Sapi Impor Melambung, Pedagang Daging Bekasi Pilih Mogok Tiga Hari

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:42 WIB

Alamak! Dishub Perpanjang Masa ‘Shut Down’ Layanan Uji KIR Kota Bekasi

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:58 WIB

Wali Kota Bekasi Larang ASN Nikah Siri dan Selingkuh

Berita Terbaru

Tangkapan layar Surat Edaran Nomor 800.1.5/219/BKPSDM.PKA tertanggal 19 Januari 2026.

Bekasi

Wali Kota Bekasi Larang ASN Nikah Siri dan Selingkuh

Rabu, 21 Jan 2026 - 13:58 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca