Jelang Idul Adha, DKPPP Kota Bekasi Himbau Pedagang Hewan Kurban Tertib K3

- Jurnalis

Selasa, 21 Mei 2024 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DKPPP Kota Bekasi Herbert Panjaitan.

Kepala DKPPP Kota Bekasi Herbert Panjaitan.

KOTA BEKASI – Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Bekasi mengimbau kepada para pedagang hewan kurban musiman pada perayaan Idul Adha 2024 mendatang agar tetap mematuhi aturan Kebersihan, Keindahan dan Ketertiban (K3) wilayah bilamana hendak berjualan.

Hal tersebut disampaikan, agar para pedagang lebih memerhatikan lingkungan, supaya tidak semrawut di sembarang tempat.

“Pertama ketentuan K3 bagi para pedagang hewan kurban musiman di beberapa wilayah, dipersilahkan berjualan untuk tetap memerhatikan ketentuan K3,” ucap Kepala DKPPP Kota Bekasi Herbert Panjaitan saat dihubungi RakyatBekasi.com, dikutip, Selasa (21/05/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah Daerah, kata Herbert, tentunya tidak melarang para pedagang apabila mereka hendak menjajakan hewan qurban kepada masyarakat dengan catatan yang utama adalah tertib secara penataannya.

“Kita tidak melarang mereka berjualan dalam pelaksanaan Idul Adha, tetapi tetap memerhatikan lingkungan sekitar. Baik itu sebelum dan sesudah pelaksanaan,” jelas Herbert.

Adapun terkait kesiapan pihaknya dalam menyambut pelaksanaan Idul Adha, kata Herbert, DKPPP Kota Bekasi nantinya akan meminta kepada seluruh stakeholder wilayah, baik Camat maupun Lurah agar ikut melakukan pemantauan maupun monitoring.

“Nanti kita bagi tugas. Untuk di kewilayahan khususnya Camat dan Lurah, kalau seumpamanya didapati pedagang yang hewan kurbannya berasal dari wilayah luar agar Camat, Lurah menanyakan sumber hewan itu dari mana dan menanyakan untuk keterangan sehat hewan tersebut dari wilayah asalnya,” bebernya.

Ketentuan tersebut menurutnya perlu dilakukan agar mengetahui kondisi sehat atau tidaknya hewan kurban yang nanti akan dikurbankan. Usai melakukan cek kesehatan, kata dia, petugas akan memasang ear tag terhadap hewan kurban yang dinyatakan sehat dan siap kurban.

“Nanti mereka (Stakeholder Wilayah) didampingi oleh kita (selaku dinas) untuk berkeliling melakukan pengecekan kesehatan hewan kurban. Untuk, Camat dan Lurah lebih fokus ke ketentuan K3. Nanti untuk kesehatannya kita yang muter dengan unsur wilayah untuk melakukan pengecekan surat asal kedatangan hewan kurban. Nanti kita periksa sehat atau tidak hewan tersebut,” paparnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ironi Bekasi, Kota Santri yang Ramah Prostitusi
Usai Fly Over Bulak Kapal, Pemkot Bekasi Bidik Proyek Underpass Duren Jaya
Kabar Duka dari Mina, Arab Saudi! Dua Jemaah Haji Kota Bekasi Meninggal Dunia Akibat Cuaca Ekstrem
Dishub Kota Bekasi Terapkan Rekayasa Lalin di Jembatan Kemang Pratama hingga 18 Juni 2026
Tak Mau Disalahkan, Pengawas Proyek Sebut Pihak PGN Salah Marking Titik Utilitas Pipa Gas
Proyek Rp7,6 Miliar Pemkot Bekasi Hantam Pipa Gas PGN, Dugaan Kelalaian Pihak Ketiga Mencuat
Alat Berat Proyek DBMSDA Senggol Pipa PGN Bekasi, Semburan Air 10 Meter Gegerkan Warga!
Memalukan! ASN PPPK Pemkab Bekasi Diciduk Edarkan Sabu
Berita ini 51 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:31 WIB

Ironi Bekasi, Kota Santri yang Ramah Prostitusi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:02 WIB

Usai Fly Over Bulak Kapal, Pemkot Bekasi Bidik Proyek Underpass Duren Jaya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:45 WIB

Kabar Duka dari Mina, Arab Saudi! Dua Jemaah Haji Kota Bekasi Meninggal Dunia Akibat Cuaca Ekstrem

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:08 WIB

Dishub Kota Bekasi Terapkan Rekayasa Lalin di Jembatan Kemang Pratama hingga 18 Juni 2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:41 WIB

Proyek Rp7,6 Miliar Pemkot Bekasi Hantam Pipa Gas PGN, Dugaan Kelalaian Pihak Ketiga Mencuat

Berita Terbaru

Aktivitas prostitusi terselubung berkedok relaksasi antara terapis dan pengguna jasa di dalam kamar yang disediakan oleh Be Glow Massage. (Foto: Eksklusif/RakyatBekasi)

Bekasi

Ironi Bekasi, Kota Santri yang Ramah Prostitusi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:31 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x