2.200 Hewan Qurban Sapi Masuk Kota Bekasi, DKPPP Pastikan Kesehatan dan Keamanan

- Jurnalis

Rabu, 28 Mei 2025 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kota Bekasi mencatat sebanyak 2.200 ekor sapi qurban dari berbagai wilayah luar daerah mulai masuk ke Kota Bekasi.

Selain sapi, jumlah kambing qurban yang masuk masih relatif sedikit, yakni kurang dari 200 ekor.

Kepala DKPPP Kota Bekasi, Herbert Panjaitan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pendataan terhadap lapak-lapak pedagang hewan musiman yang berjualan hewan qurban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita juga sudah mendata lapak-lapak, terhitung kemarin itu sudah ada sekitar 2.200 ternak sapi yang masuk dari luar daerah. Sementara, untuk kambing masih sedikit, sekitar tidak sampai 200-an secara angka,” ujar Herbert dalam keterangannya pada Selasa (27/05/2025).

Untuk memastikan pelaksanaan qurban berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan syariat Islam, DKPPP Kota Bekasi telah membentuk Tim Terpadu Penyelenggaraan Qurban 2025.

Tim ini bertugas melakukan monitoring kesehatan hewan qurban serta menyusuri setiap lapak pedagang guna memastikan hewan yang dijual dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.

“Pemerintah Kota Bekasi melalui DKPPP selalu membentuk Tim yang terdiri dari beberapa unsur OPD maupun organisasi profesi lainnya, seperti Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia,” jelas Herbert.

Selain pembentukan tim terpadu, DKPPP juga telah melakukan monitoring kesehatan hewan qurban sejak dua pekan lalu.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan bahwa hewan yang akan disembelih bebas dari penyakit dan memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan.

Tim pemantau kesehatan hewan qurban berjumlah 60 orang, yang terdiri dari tenaga ahli dan akademisi dari Institut Pertanian Bogor (IPB).

Mereka akan bertugas hingga hari H Idul Adha, mulai dari H-1 hingga H+1, untuk melakukan pemeriksaan terhadap daging yang sedang dipotong, memastikan bahwa daging tersebut aman dan sehat.

“Timnya sendiri berjumlah 60 orang, yang bersumber dari IPB Bogor yang turut kita kerjasamakan secara bantuan. Kita akan mengerahkan petugas itu hingga hari H Idul Adha. Mulai dari H-1 sampai H+1, di mana mereka bertugas melakukan pemeriksaan terhadap daging yang sedang dipotong, apakah itu aman dan sehat,” paparnya.

Selain pengawasan langsung, Pemerintah Kota Bekasi juga menerapkan standar kesehatan ketat bagi hewan qurban yang berasal dari luar daerah.

Hewan yang masuk ke Kota Bekasi harus memiliki sertifikat kesehatan dan telah menjalani vaksinasi untuk mencegah penyakit seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD).

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa hewan qurban yang disembelih benar-benar sehat dan aman dikonsumsi oleh masyarakat.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raup Rp 2,5 Miliar, Ratusan Bank Sampah Kota Bekasi Justru Mandek?
Tragedi Bekasi Timur: Pemkot Sudah Dua Kali Ajukan Palang Pintu Sejak 2022
Terdesak Aturan, Pemkot Bekasi Batasi Belanja Pegawai 2027
Imbas Tragedi Kereta, Pemkot Bekasi Kebut Pembebasan Lahan Fly Over Bulak Kapal
PSU Ditahan 13 Tahun, Warga Grand Galaxy City Bekasi Demo Tolak Parkir Berbayar
Pasca Kecelakaan, KRL Bekasi Timur-Cikarang Mulai Uji Coba Jelang Operasional
Lumpuh Total! Stasiun Bekasi Timur Tutup Imbas Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek
Evaluasi Tabrakan Maut, Pemkot Bekasi Bakal Hapus 4 Perlintasan Sebidang!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

1 Comment
Inline Feedbacks
View all comments
Bung Ewox
Admin
14 hours ago

selain bebas macet, juga tidak adalagi kecelakaan maut yang disebabkan karena melintasi rel kereta api

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 15:47 WIB

Raup Rp 2,5 Miliar, Ratusan Bank Sampah Kota Bekasi Justru Mandek?

Kamis, 30 April 2026 - 14:32 WIB

Tragedi Bekasi Timur: Pemkot Sudah Dua Kali Ajukan Palang Pintu Sejak 2022

Kamis, 30 April 2026 - 13:08 WIB

Terdesak Aturan, Pemkot Bekasi Batasi Belanja Pegawai 2027

Kamis, 30 April 2026 - 11:47 WIB

Imbas Tragedi Kereta, Pemkot Bekasi Kebut Pembebasan Lahan Fly Over Bulak Kapal

Rabu, 29 April 2026 - 20:11 WIB

PSU Ditahan 13 Tahun, Warga Grand Galaxy City Bekasi Demo Tolak Parkir Berbayar

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x