Jokowi: Vaksinasi Covid-19 Nasional Capai 280 Juta Dosis di Akhir 2021

- Jurnalis

Senin, 3 Januari 2022 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kesehatan mempersiapkan vaksin COVID-19 jenis Sinovac sebelum disuntikan kepada seorang anak saat vaksinasi massal anak usia 6-11 tahun di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (USU), Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (30/12/2021).

Petugas kesehatan mempersiapkan vaksin COVID-19 jenis Sinovac sebelum disuntikan kepada seorang anak saat vaksinasi massal anak usia 6-11 tahun di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (USU), Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (30/12/2021).

Senin (03/01/2021) pagi, angka vaksinasi bahkan telah mencapai sebanyak 281.299.690 dosis dan angka vaksinasi pada anak-anak telah mencapai 3,8 juta dosis

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, angka vaksinasi Covid-19 di Indonesia tercatat telah mencapai target yang ditetapkan pada akhir 2021, yakni lebih dari 280 juta dosis. Pada Senin (03/01/2021) pagi, kata dia, angka vaksinasi bahkan telah mencapai sebanyak 281.299.690 dosis.

“Pada hari ini juga patut kita syukuri, saya udah khawatir nanti akhir tahun target kita 280 juta dosis vaksin bisa disuntikkan ke seluruh masyarakat tercapai atau tidak. Ternyata tadi pagi saya cek sudah berada di angka 281.299.690 dosis,” kata Jokowi saat peresmian pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2022, Jakarta, Senin (03/01/2021).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut, upaya untuk menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada masyarakat di berbagai daerah pun bukan merupakan upaya yang mudah mengingat kondisi geografis Indonesia yang merupakan negara kepulauan.

Sementara itu, angka vaksinasi pada anak-anak juga tercatat terus mengalami peningkatan. Terkini angka vaksinasi pada anak-anak telah mencapai 3,8 juta. Jokowi mengatakan, sebanyak 79,6 persen masyarakat pun tercatat telah menerima suntikan vaksin dosis pertama dan sebanyak 54,8 persen masyarakat menerima suntikan vaksin dosis kedua.

“Dan untuk ibu kota-ibu kota provinsi, kota-kota besar yang interaksi masyarakatnya tinggi juga sudah di atas 70 persen,” tambah Jokowi.

Selain itu, sebanyak 27 provinsi juga tercatat telah mencapai target dosis pertama di atas 70 persen. Capaian ini, kata dia, merupakan kerja keras seluruh pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI dan Polri, BIN, dan juga perusahaan-perusahaan swasta, serta organisasi masyarakat.

“Kebersamaan, gotong royong inilah modal kita,” kata Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi juga menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia kini juga masih terkendali. Saat ini, kasus harian bahkan turun drastis menjadi 174 kasus per 2 Januari sejak puncak kasus kedua yang terjadi pada Juli 2021. Ia pun berharap agar penurunan kasus ini dapat terus dipertahankan di tahun ini.

“Inilah yang harus kita syukuri dan kita jaga agar tidak terjadi kasus seperti tahun 2021 di pertengahan Juli,” katanya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konflik Polri vs Kejagung, Syahrul E Dasopang: Bahaya Keseimbangan Koruptif
Tanpa Presiden Prabowo, CEO Danantara dan Menko Zulhas Resmikan PSEL Perdana di Bali
OTT Syah Afandin: Akrobat Politik KPK Tutupi Korupsi Raksasa?
Sorotan Kritis DPP GMNI: Program Makan Bergizi Gratis Harus Lahirkan Kemandirian Ekonomi Desa!
DPP GMNI Kritik Efisiensi APBN: Jangan Hanya Hemat di Atas Kertas
Antrean Mengular di Sejumlah SPBU? Tenang, Pertamina Jamin Stok BBM Warga Bekasi Aman
Awas Macet! Ini Titik Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Terbaru
Tepis Isu ‘Recehan’, Sutrisno: Taktik Elite Pecah Mahasiswa
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:33 WIB

Konflik Polri vs Kejagung, Syahrul E Dasopang: Bahaya Keseimbangan Koruptif

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:01 WIB

Tanpa Presiden Prabowo, CEO Danantara dan Menko Zulhas Resmikan PSEL Perdana di Bali

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:56 WIB

OTT Syah Afandin: Akrobat Politik KPK Tutupi Korupsi Raksasa?

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:53 WIB

Sorotan Kritis DPP GMNI: Program Makan Bergizi Gratis Harus Lahirkan Kemandirian Ekonomi Desa!

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:37 WIB

DPP GMNI Kritik Efisiensi APBN: Jangan Hanya Hemat di Atas Kertas

Berita Terbaru

BAPAK PENDIDIKAN AGAMA: Suasana lalu lintas dan aktivitas masyarakat di sekitar Jalan K.H. Wahid Hasyim yang terletak di kawasan Menteng, tidak jauh dari Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat. Nama jalan strategis ini didedikasikan untuk menghormati Pahlawan Nasional K.H. Abdul Wahid Hasyim, arsitek Piagam Jakarta, ayahanda Gus Dur, sekaligus Menteri Agama pertama Republik Indonesia yang memelopori integrasi kurikulum pendidikan nasional. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan KH Wahid Hasyim: Menteri Agama Pertama RI

Jumat, 17 Jul 2026 - 03:47 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x