Komisi II DPRD Kota Bekasi Soroti Alokasi Anggaran Dinas Tata Ruang

- Jurnalis

Rabu, 13 November 2024 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi.

Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi.

Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi soroti rencana alokasi anggaran untuk Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bekasi tahun anggaran 2025.

Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bekasi, Evi Mafriningsianti, mengungkapkan bahwa anggaran yang dialokasikan untuk Distaru tahun depan sangat minim.

“Di Distaru saya juga sempat menyoroti, anggaran 2025 itu sangat minim,” kata Evi Mafriningsianti dalam sebuah wawancara dengan awak media di Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Evi menjelaskan bahwa dalam laporannya, alokasi anggaran tahun depan lebih besar untuk biaya operasional, sementara anggaran untuk program kerja atau rencana kerja cukup kecil.

“Prosentasenya bahkan mungkin 70 sampai 80 persen untuk operasional. Untuk program dan renjanya sendiri cuma sekitar Rp 4 miliar,” kata Evi.

Padahal, Evi menekankan bahwa Dinas Tata Ruang memiliki peran penting untuk memastikan kondisi tata ruang di Kota Bekasi sesuai peruntukannya.

Menurutnya, wajah Kota Bekasi ke depan sangat ditentukan oleh program kerja dari instansi tersebut.

Diketahui, dalam rencana anggaran tahun 2025, alokasi anggaran untuk Distaru memang sangat terbatas.

Sementara itu, Distaru memiliki tugas penting untuk mengatur tata ruang di Kota Bekasi agar sesuai dengan perencanaan dan kebutuhan pembangunan.

Kekurangan anggaran ini dapat berdampak negatif pada kemampuan Distaru untuk menjalankan program-program strategis yang mendukung perkembangan kota.

“Carut marut yang sekarang jangan sampai besok terjadi kembali, kalau terjadi ya sama saja. Bikin dari ahli dulu, baru kebijakan. Jangan bikin kebijakan dulu, baru bicara ahli. Berarti kan keinginan dia, kalau ahli kan artinya tidak punya kepentingan yang pasti melihat secara komprehensif, minus dan plusnya terkait masalah nanti buat swasta,” paparnya.

Evi juga menekankan bahwa rekomendasi yang diberikan oleh Komisi II harus dipikirkan secara bijak agar pelaksanaan program kerja Distaru berjalan optimal tanpa adanya kegaduhan.

“Kami akan mengadakan rapat lagi dengan Distaru, banyak yang perlu dibahas untuk rencana kerja tahun depan,” ujar Evi.

Dengan adanya perhatian khusus dari Komisi II terhadap rencana anggaran Distaru, diharapkan ada langkah konkret untuk mengatasi masalah anggaran ini dan memastikan program kerja Distaru dapat berjalan dengan baik.

Hal ini penting untuk mendukung pembangunan Kota Bekasi yang lebih terencana dan terstruktur.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Waspada Lonjakan Inflasi Akhir Tahun! Harga Cabai Rawit Merah di Kota Bekasi Tembus Rp80 Ribu, DPRD Desak Sidak Pasar
Wali Kota Bekasi Ngantor di RW Tahun 2027, DPRD Lempar Kritik Tajam Soal Fasilitas dan Kinerja Lurah
Jangan Cuma Tunggu Pusat, DPRD Desak DBMSDA Kota Bekasi Segera Rilis Blueprint Mitigasi Banjir 2026
Jangan Cuci Tangan! DPRD Kota Bekasi Sentil DKI Jakarta soal Wacana Pemotongan Dana Kompensasi TPST Bantargebang
Cegah SiLPA Menggunung! Komisi II DPRD Kota Bekasi Ultimatum DBMSDA dan Disperkimtan Petakan Proyek Rawan Mangkrak
Awas Banjir Mengintai! DPRD Desak DBMSDA Kota Bekasi Kunci Anggaran Normalisasi Kali Bekasi 2027
Kontrak Berakhir 2026, DPRD Wanti-wanti Pemkot Bekasi Jangan Ambil Keputusan Sepihak soal TPST Bantargebang
DPRD Sentil Rencana Wali Kota Bekasi Berkantor di RW: Jangan Sekadar Gimmick Politik!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:37 WIB

Waspada Lonjakan Inflasi Akhir Tahun! Harga Cabai Rawit Merah di Kota Bekasi Tembus Rp80 Ribu, DPRD Desak Sidak Pasar

Jumat, 25 September 2026 - 12:42 WIB

Wali Kota Bekasi Ngantor di RW Tahun 2027, DPRD Lempar Kritik Tajam Soal Fasilitas dan Kinerja Lurah

Jumat, 25 September 2026 - 12:11 WIB

Jangan Cuma Tunggu Pusat, DPRD Desak DBMSDA Kota Bekasi Segera Rilis Blueprint Mitigasi Banjir 2026

Rabu, 23 September 2026 - 15:52 WIB

Jangan Cuci Tangan! DPRD Kota Bekasi Sentil DKI Jakarta soal Wacana Pemotongan Dana Kompensasi TPST Bantargebang

Rabu, 23 September 2026 - 15:32 WIB

Cegah SiLPA Menggunung! Komisi II DPRD Kota Bekasi Ultimatum DBMSDA dan Disperkimtan Petakan Proyek Rawan Mangkrak

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x