Konflik Timur Tengah Memanas, Pertamina Pastikan Stok BBM Nasional Aman 21 Hari!

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poin Utama:

  • Kapasitas Pasokan: Stok BBM nasional saat ini berada dalam kondisi aman dan terkendali pada kisaran operasional 21 hari.
  • Langkah Mitigasi: Pertamina melakukan diversifikasi pasokan minyak mentah dan produk BBM menyikapi eskalasi geopolitik di Timur Tengah.
  • Sistem Distribusi: Rantai pasok terintegrasi dipastikan berjalan lancar untuk menjangkau seluruh pelosok wilayah Indonesia secara merata.
  • Himbauan Konsumsi: Masyarakat diminta tetap tenang, tidak melakukan panic buying, dan membeli bahan bakar sesuai kebutuhan.

​Pertamina Patra Niaga Jamin Keamanan Pasokan Energi Domestik

Jakarta – Di tengah dinamika geopolitik global yang kian fluktuatif, PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Commercial & Trading, PT Pertamina Patra Niaga, membawa kabar baik bagi masyarakat Indonesia.

Pertamina memastikan bahwa pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional saat ini berada dalam kondisi sangat aman, stabil, dan terkendali.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Saat ini, ketahanan stok BBM nasional berada pada kisaran 21 hari. Angka ini bukanlah batas ketersediaan akhir, melainkan standar pasokan operasional normal yang dikelola secara optimal dalam sistem logistik energi nasional guna menjamin kelancaran distribusi ke seluruh penjuru Nusantara.

​Makna Stok 21 Hari dan Sistem Pengelolaan Terintegrasi

​Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menjelaskan bahwa pasokan operasional tersebut adalah volume BBM yang telah memenuhi kapasitas fasilitas penimbunan nasional.

Pasokan ini bersifat dinamis; artinya, volume akan terus diperbarui dan diisi kembali (top-up/re-fill) seiring dengan terserapnya konsumsi energi harian masyarakat.

​”Stok sekitar 21 hari yang dikelola Pertamina Patra Niaga merupakan stok BBM yang secara normal selalu dijaga dalam sistem logistik. Pengadaan dan penambahan produk dilakukan rutin melalui produksi kilang domestik maupun impor yang sudah direncanakan jauh hari. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM,” tegas Roberth.

​Untuk menopang hal tersebut, Pertamina Patra Niaga menerapkan sistem rantai pasok energi yang terintegrasi dari hulu ke hilir.

Proses ini mencakup pengadaan minyak mentah, pengolahan di kilang, logistik transportasi laut dan darat, hingga distribusi akhir ke berbagai wilayah di Indonesia. Sistem inilah yang menjamin ketersediaan energi tetap stabil.

​Langkah Mitigasi Menghadapi Geopolitik Global

​Menanggapi eskalasi geopolitik, terutama konflik di kawasan Timur Tengah yang kerap memengaruhi harga dan rantai pasok minyak dunia, Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan serangkaian strategi mitigasi yang komprehensif.

​”Kami terus memantau perkembangan situasi global secara cermat. Berbagai langkah antisipatif telah disiapkan, antara lain diversifikasi sumber pasokan minyak mentah dan produk BBM, penguatan logistik, optimalisasi kilang dalam negeri, serta sinergi erat dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya,” jelas Roberth lebih lanjut.

​Himbauan Bijak Bermobilitas: Hindari Panic Buying

​Dengan terjaminnya rantai pasok energi nasional, kelangsungan roda perekonomian, dunia usaha, dan kebutuhan mobilitas harian dipastikan tetap berjalan tanpa hambatan. Terkait hal ini, Roberth secara khusus mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak.

​”Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan menggunakan energi secara efisien. Hindari pembelian berlebihan atau panic buying, karena hal tersebut justru berpotensi mengganggu ritme distribusi yang sejatinya sudah berjalan normal. Pembelian sesuai kebutuhan adalah kunci agar seluruh warga mendapat akses energi secara merata,” pungkasnya.

​Komitmen Pelayanan Berkelanjutan

​Pertamina Patra Niaga berkomitmen penuh memastikan kebutuhan energi nasional terpenuhi tanpa kendala.

Pemantauan situasi global dan koordinasi lintas sektor akan terus dilakukan untuk mengambil langkah strategis demi keberlanjutan pelayanan masyarakat di seluruh Indonesia.

Punya pertanyaan seputar ketersediaan bahan bakar, lokasi SPBU terdekat, atau layanan Pertamina di daerah Anda?

Jangan ragu untuk segera menghubungi layanan pelanggan resmi di Pertamina Contact Center 135.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keselamatan Harga Mati! Taksi Green SM Gandeng Korlantas Polri
Kemenkes Awasi Hantavirus, Warga Bekasi Diminta Waspada Tikus!
Waspada! 4 Kasus Hantavirus Muncul di Jakarta, Bekasi Aman?
15 Ribu Buruh Bekasi Serbu Jakarta, Tuntut Hapus Outsourcing!
KRL Bekasi Timur-Cikarang Normal, Menhub Pastikan Jalur Aman Beroperasi
Usai Sidak, Kemenhub Dalami Audit Operasional Taksi Green SM
Pasca Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur, Ditjen Hubdat Periksa Pool Taksi Green SM
Pasca Kecelakaan KA, Menhub Pastikan Stasiun Bekasi Timur Buka Siang Ini, Aman?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:31 WIB

Keselamatan Harga Mati! Taksi Green SM Gandeng Korlantas Polri

Selasa, 12 Mei 2026 - 05:57 WIB

Kemenkes Awasi Hantavirus, Warga Bekasi Diminta Waspada Tikus!

Senin, 11 Mei 2026 - 20:51 WIB

Waspada! 4 Kasus Hantavirus Muncul di Jakarta, Bekasi Aman?

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:46 WIB

15 Ribu Buruh Bekasi Serbu Jakarta, Tuntut Hapus Outsourcing!

Rabu, 29 April 2026 - 16:14 WIB

KRL Bekasi Timur-Cikarang Normal, Menhub Pastikan Jalur Aman Beroperasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x